Tips Mendidik Anak Dengan Tepat

Tips Mendidik Anak Dengan Tepat

Tips Mendidik Anak Dengan Tepat – Orang tua memiliki peran yang sangat penting untuk mendidik anak. Kebiasaan baik yang ditanamkan orang tua sejak anak masih kecil membawa pengaruh yang sangat besar seiring dengan tumbuh kembang anak. Mendidik anak bukanlah tugas yang mudah bagi orang tua, namun dapat dilakukan dengan berbagai cara sehingga membuatnya menjadi semakin mudah.

Memang tak dapat dipungkiri bahwa setiap orang tua memiliki caranya masing – masing dalam mendidik anak. Tak sedikit orang tua yang melakukannya dengan cara yang halus dan sabar agar anak tidak membangkang. Namun banyak pula beberapa orang tua melakukan cara kasar dengan membentak, menjewer dan memukulnya dengan maksud agar anak merasa takut dan tunduk pada didikan orang tua. Padahal, justru dengan melakukan hal yang kasar akan membuat anak merasa terkekang. Untuk itu orang tua dapat memulainya dengan menanamkan bebiasaan baik sejak kecil, serta menjadi teladan karena saat anak masih kecil banyak hal bebas yang ingin dilakukan sesuka hatinya.

Perlu diketahui bahwa kesalahan memilih cara mendidik anak yang baik oleh orang tua dapat membuat anak tidak bertanggung jawab dan memiliki kepribadian yang kurang baik. Salah satu kesalahan dalam mendidik anak yang sering kali dilakukan oleh orang tua adalah mendidiknya dengan cara kasar seperti marah atau main tangan kepada anak. Hal tersebut sebaiknya dihindari oleh orang tua, dan melakukan beberapa tips mendidik anak agar lebih disiplin dan memiliki kepribadian baik sampai nanti dewasa.

Beberapa tips dari multibet88.online yang dapat diikuti oleh orang tua untuk mendidik anak-anaknya, yaitu :

1. Mengikuti pemikiran anak
Cara mendidik anak yang dapat dilakukan orang tua kali ini sangat membantu pertumbuhannya. Memang tak dapat dipungkiri, anda sebagai orang tua akan merasa kesal jika anak membuat berantakan seisi rumah karena banyak mainan yang berserakan dan anak merasa senang telah melakukan hal tersebut. Anak memiliki pola pikir yang berbeda dengan anda sebagai orang tua, cobalah sesekali untuk mengikuti bagaimana pola pikir tersebut. Maksudnya, ketika melihat anak yang membuat berantakan seisi rumah jangan anda bereskan dengan sendiri, namun berilah contoh kepada anak bagaimana cara membereskan mainan dengan baik dan biarkan anak melakukan tugasnya. Melalui hal tersebut akan tertanamkan kebiasaan baik pada anak.

2. Konsisten dalam mendidik
Mendidik dengan cara yang tepat akan membuat anak semakin bertumbuh kearah yang lebih baik, khususnya di masa mendatang. Salah satu cara tepat dalam mendidik anak adalah melakukannya secara konsisten. Seorang spesialis perkembangan anak menyatakan bahwa cara mendidik yang dilakukan dengan konsisten akan membuat anak merasa lebih terlindungi dan aman. Dalam hal ini, anak akan mengetahui apa yang menjadi harapan orang tua dan membuatnya memiliki sikap lebih tenang melakukan setiap perintah orang tua. Sebagai contoh ketika anak membuang sampah sembarangan, sesekali anda memperingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya pasti keesokan harinya akan tetap diulangi. Namun berbeda hal ketika anda memperingatkannya secara konsisten setiap hari kepada anak. Sedangkan apabila anda melakukannya dengan tidak konsisten, anak akan merasa bingung. Sesekali anda memperingatkan untuk tidak bermain lompat tali dan keesokan harinya anda membiarkanya. Pada saat itulah anak anda akan menganggap bahwa anda tidak melarangnya.

3. Jangan takut memberi hukuman
Setiap orang tua memiliki hak untuk mendidik anak, namun orang tua juga berhak memberi hukuman kepada anak ketika anak membangkang perintahnya. Tidak ada salahnya jika anda sebagai orang tua memberi hukuman bagi anak karena hukuman yang dimaksudkan pun menunjukkan sebagai salah satu sikap tegas dalam mendidik anak. Namun, hukuman yang diberikan kepada anak tetaplah dalam hal yang wajar karena maksud dari hukuman tersebut adalah untuk mengajarkan kedisiplinan pada anak.

Mendidik anak nyatanya dapat dilakukan dengan tips – tips sederhana sehingga membuat orang tua semakin mudah untuk melakukannya. Untuk itu, bagi para orang tua, mulailah untuk mendidik anak dengan cara yang tepat agar kelak anak memiliki kepribadian dan karakter terbaik.

Situs Judi Slot Online Terbaik di Indonesia Tahun 2022

Situs Judi Slot Online
Agen Slot Situs Judi Slot Online Terbaik mempunyai banyak penggemar yang sudah memainkannya. Apalagi sekarang zaman serba online permainan tersebut sudah bisa dimainkan secara online. Itu membuat banyak orang mencoba dan menikmati permainan ini. Bisa dimainkan dari rumah membuat para pemain tersebut bisa lebih mudah menikmati permainan.  Untuk permainan yang lebih maksimal sebaiknya bermain menggunakan situs yang sudah teruji dan digunakan banyak orang. Inilah Situs Judi Slot Online Terbaik yang menyediakan permainan tersebut. 

Situs Judi Slot Online Terbaik: Pocket Games Soft

Situs Judi Slot Online Terbaik yang pertama adalah Pocket Games Soft yang diminati banyak orang. Tampilan dari situs ini unik dan berbeda dengan situs yang lain. Secara permainan situs ini hanya memiliki 41 permainan yang sudah siap dimainkan. Meskipun tergolong sedikit namun permainan yang ada sangat unik dan menarik untuk dimainkan. Itulah mengapa situs ini tetap populer meskipun secara jumlah permainan kalah dengan situs lainnya. Keuntungan yang akan didapat juga menjanjikan jika berhasil meraih kemenangan

Situs Judi Slot Online Terbaik: Habanero

Termasuk Situs Judi Slot Online Terbaik yang memiliki RTP tinggi pastinya situs habanero banyak menjadi incaran orang untuk dimainkan. RTP bisa digunakan sebagai penentu keuntungan yang bisa didapat. Cara perhitungannya adalah semakin tinggi RTP yang dimiliki maka akan semakin besar keuntungan yang didapat jika meraih kemenangan. Selain RTP yang tinggi situs ini juga memiliki keunggulan lainnya seperti fitur yang sangat berguna hingga permainan yang beragam dan memiliki banyak jenis. Pemain bisa memilih permainan yang ingin dimainkan secara mudah

Situs Judi Slot Online Terbaik: Big 777

Situs judi slot big 777 juga merupakan Situs Judi Slot Online Terbaik yang memiliki nilai RTP tinggi. Menyediakan banyak permainan yang siap dimainkan oleh para pemain. Pastinya juga memiliki hadiah yang dipersiapkan bagi pemain yang berhasil memenangkan permainan. Bermain di situs big 777 bisa lebih mudah lagi karena sudah disesuaikan dengan android sehingga lebih mudah untuk dimainkan. Fitur yang disiapkan juga sangat beragam dan pastinya bisa memberi keuntungan tambahan bagi pemain yang memainkannya 

One Touch Slot 

Situs Judi Slot Online Terbaik ini sangat nyaman jika dimainkan dari ponsel. One touch slot menginginkan permainan yang mudah yaitu dengan sekali sentuhan saja. Itulah kenapa permainan yang ada didalamnya pun cukup sederhana untuk dimainkan. Banyak permainan sederhana yang bisa dimainkan disini. Karena mudah untuk dimainkan tersebut banyak pemain baru yang bisa beradaptasi dengan cepat di situs ini. Hadiah juga pastinya sudah disiapkan sebagai imbalan dari memenangkan suatu permainan. 

Microgaming 

Merupakan Situs Judi Slot Online Terbaik online yang sudah lama dan berpengengalaman. Microgaming terus berkembang dan memunculkan permainan serta fitur baru agar bisa bersaing dengan situs baru. Situs ini sudah memiliki banyak sekali mesin slot yang bisa memungkinkan banyak pemain bisa bermain secara bersamaan tanpa mengalami kendala. Untuk permainan yang ada didalamnya ada banyak jenis yang bisa dimainkan. Fitur yang disediakan juga cukup lengkap sehingga pemain tidak akan kebingungan saat bermain

CQ 9 

Bermain di situs CQ 9 sangatlah mudah dan sederhana. Permainan yang ada didalamnya sangat banyak dan bervariasi sehingga pemain tidak jenuh ketika bermain 1 permainan. Banyaknya permainan juga memungkinkan pemain mencari permainan yang cocok dan akan dimainkan lebih lanjut. Ada jackpot dan hadiah yang siap diperebutkan oleh semua pemain. Fitur yang ada juga banyak sehingga pemain khususnya yang baru bermain tidak akan kesulitan saat mencoba bermain di situs ini

Joker

Mungkin sudah tidak asing dengan nama Situs Judi Slot Online Terbaik yang satu ini. Joker merupakan situs lama yang sudah dimainkan dan banyak digemari oleh orang-orang di indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kemiripannya dengan casino asli di dunia nyata. Banyak permainan yang ada didalamnya merupakan permainan yang ada di casino. Situs ingin bermain permainan di casino namun tidak memiliki waktu untuk pergi ke casino asli. Itulah situs judi slot online yang tersedia dan populer hingga saat ini. Semakin banyak dimainkan orang maka semakin baik reputasi situs tersebut. Sebelum bermain sebaiknya tentukan situs yang cocok dan ingin dimainkan. Itu bertujuan agar bisa lebih menguasai fitur dan permainan yang ada di dalam situs tersebut. Dengan begitu permainan akan lebih mudah dan peluang menang akan lebih besar

Macam-Macam Jenis Permainan Judi Online Yang Sedang Trend

Permainan Judi Online

Mengingatnya kemajuan era dengan kemajuan digital membuat seluruhnya jadi serba online ataupun yang lazim kita ucap dengan Daring. Terus menjadi banyak orang yang dapat mengakses, Serta terus menjadi banyak pula orang yang dapat mulai memainkan Permainan Judi Online ini.

Tetapi bersamaan bertumbuhnya zaman terdapat banyak pula game Permainan Judi Online dengan fitur fitur terkini atau dengan metode game yang terkini. Hingga dari itu, kita kantong pemeran lama atau pemeran terkini wajib cerdas menyesuaikan diri buat mencari kebahagiaan yang terkini, pengalaman yang terkini, atau profit yang lebih besar yang dapat kita menghasilkan dari tipe game yang berlainan beda tiap harinya.

Dapat kita tahu kalau game judi klasik berjenis kartu Remi misalnya pake, ataupun baccarat, Ataupun game judi kartu ataupun yang lazim diketahui dengan judi remi yang lain adalah game yang banyak sekali dimainkan oleh pemeran pemeran judi lawas.

Atau game tipe cermin ataupun spin yang lagi banyak dimainkan ataupun lagi trending dalam durasi satu tahun terakhir ini. Diyakini judi spin ini banyak memberikan jackpot besar atau hadiah yang berlimpah dengan jumlah yang amat luar biasa.

Tetapi kali ini, pada wajib mulai mencermati sebagian tipe game permainan yang terdapat pada sebagian situs Permainan Judi Online ini supaya Kamu senantiasa aktif serta dapat meraup banyak sekali provit dalam bermacam tipe berbagai permainan.

Terus menjadi banyak terdapat mengurai jumlah permainan hingga terus menjadi banyak pula peluang Kamu buat memperoleh profit yang berkali kali bekuk bila dibanding dengan bila Kamu cuma dapat memahami satu tipe permainan saja.

  1. Permainan Judi Online: Slot Progresif

Online berjenis lo Progresif ini adalah salah satu tipe game slot online yang lumayan mengundang para pemeran buat memainkan nya sebab membagikan jackpot dengan kemenangan yang amat Luar biasa.

Dengan upaya terakhir yang amat sedikit tetapi dapat memperoleh memiliki hadiah yang amat besar jadi salah satu alibi para fair memainkan tipe game dibanding dengan memainkan tipe game yang yang lain.

Dengan Wainwright yang lumayan besar game tipe ini pula membagikan impian yang besar pula buat kemenangan di tiap pemeran nya.

  1. Permainan Judi Online: Tambahan Jackpot

Bkt ini ialah game yang amat menggoda buat para pemeran yang mengejar kemenangan dengan jumlah yang amat besar. Di mana tambahan ini nyatanya menawarkan tambahan kemenangan yang amat amat besar dengan angka yang layak.

Dengan kesempatan kemenangan yang amat besar pula, tambahan game yang satu ini pasti yang hendak bawa kamu buat memperoleh pundi pundi Rupiah yang lebih besar lagi apalagi berulang kali bekuk dari modal yang telah kamu keluarkan di dini game.

  1. Permainan Judi Online: Multiple Line Slot

Multiple line slot Ataupun dengan tutur lain game dengan baris yang banyak jadi harapan Para pemeran judi online. Kala Kamu memakai serta memilah game tipe ini Kamu dapat memperoleh peluang besar buat berhasil Hadiah besar yang amat besar dengan jumlah yang amat amat tidak sempat Kamu duga.

  1. Slot Gratisan

Yang satu ini adalah game yang banyak sekali di mainkan oleh orang orang yang sedang Raku buat turun ke bumi judi online tetapi mau berupaya pola game yang terdapat di Permainan Judi Online.

Dikala gratisan ini adalah permainan yang lazim dimainkan semacam permainan game anak anak ataupun permainan reguler yang ada di play store atau App Store mayoritas. Semacam permainan lazim saja kamu dapat mulai menata strategi pada game gratisan ini tanpa terdapat wajib menghasilkan duit buat deposito permainan. Dengan bayaran nihil Rupiah kamu dapat mulai berlatih strategi buat memenangkan hadiah dengan jumlah yang amat besar esoknya bila terdapat langsung turun ke bumi judi online.

Seperti itu sebagian tipe game yang butuh kamu tahu ataupun pakan butuh kamu kuasai buat turun langsung ke bumi judi online supaya Kamu dapat memperoleh profit yang amat besar serta tidak cuma hanya hanya main serta menghambur- hamburkan duit saja.

Terus menjadi banyak tipe game permainan yang dapat kamu kuasai terus menjadi banyak pula tipe profit serta ajuan menarik dari tiap situs fasilitator layanan Permainan Judi Online.

Bagaimana Mengajari Anak Anda Menjadi Bersih dan Rapi

Bagaimana Mengajari Anak Anda Menjadi Bersih dan Rapi – Saya punya kabar baik untuk para ibu yang kewalahan yang merasa seperti mereka terus-menerus mengambil dan satu-satunya yang bertanggung jawab untuk menjaga rumah mereka tetap rapi.

Bagaimana Mengajari Anak Anda Menjadi Bersih dan Rapi

saferouteswa – Inilah cara mengajar anak Anda untuk menjadi bersih dan rapi sejak usia sangat muda yang tidak hanya akan meningkatkan kedamaian dan ketenangan rumah, tetapi juga akan menciptakan orang dewasa yang tertib dalam prosesnya. Orang dewasa yang rapi, bersih, dan teratur jarang ‘terjadi begitu saja’.

Banyak yang sepakat bahwa keadaan tempat kita (rumah, kamar tidur, lemari) adalah keadaan pikiran kita. Apakah menurut Anda itu benar untuk diri Anda sendiri? Apakah rumah Anda rapi, bersih, dan teratur berkontribusi pada ketenangan pikiran, atau apakah rumah Anda berantakan, dan setelah direnungkan, Anda mendapati pikiran Anda berantakan dan stres? Demikian juga, jika kita membantu anak-anak kita memiliki ketertiban dalam rutinitas sehari-hari dan juga di lingkungan mereka, itu akan menghilangkan banyak tekanan pengambilan keputusan yang mungkin harus mereka lalui.

Mengajar anak-anak untuk tertib adalah penting untuk hal-hal fisik di luar dunia mereka, tetapi dengan mengajari mereka untuk mengatur barang-barang fisik dunia mereka, Anda juga mengajari mereka untuk mengatur kehidupan mereka secara mental. Tatanan luar berkontribusi pada keteraturan interior dan pemikiran logis.

Manfaat Ketertiban (Rapi, Bersih, Teratur)

  • Ketertiban berkontribusi pada kedamaian rumah.
  • Ketenangan pikiran adalah konsekuensi dari lingkungan yang teratur
  • Menjaga ketertiban menghormati orang lain dengan siapa kita hidup.
  • Mengajarkan ketertiban kepada anak-anak kita membantu mereka berpartisipasi dalam tanggung jawab bersama untuk menjaga rumah tetap rapi dan bersih.
  • Perintah mengajar membantu anak-anak memahami bahwa ada tempat untuk segala sesuatu, dan segala
  • sesuatu harus ada di tempatnya. Ketika mereka pergi mencari sesuatu, daripada membuang-buang waktu untuk menemukannya, itu harus di tempatnya.

Bagaimana Cara Mengajarkan Anak Menjadi bersih dan rapi?

Tetapkan Contoh-

Oke, pertama, jangan panik atau merasa Anda tidak akan pernah bisa mengajari anak Anda tentang ketertiban karena Anda sendiri yang berjuang dengan ketertiban. Yang mengatakan, selalu ada ruang untuk meningkatkan permainan kami di departemen pesanan. Anak-anak tidak mengharapkan kita untuk menjadi sempurna, jadi jangan khawatir bahwa Anda memiliki gangguan di rumah Anda kadang-kadang. Jika Anda mencoba menciptakan keteraturan, anak-anak akan melihat itu dan akan tahu bahwa itu adalah tujuan rumah.

Tetapkan Harapan –

Seringkali kita lupa bahwa anak-anak perlu diajari keterampilan, kebiasaan, rutinitas. Anda harus mengutarakan harapan Anda dengan jelas tentang bagaimana mereka menjaga mainan/pakaian/kamar mereka teratur dengan menunjukkan kepada mereka, dan membantu mereka menetapkan rutinitas. Dan Anda harus menunjukkan/membantu mereka berkali-kali.

Mempelajari suatu kebajikan (kebiasaan yang baik) adalah seperti mempelajari alat musik baru. Anda harus berlatih setiap hari sebelum Anda mahir melakukannya.

Mengajar dengan Kasih –

Saya yakin bahwa ketika saya mengajar di sekolah, anak-anak menerima saya dan berprestasi dengan baik karena saya benar-benar peduli pada mereka. Meskipun terkadang saya harus mengoreksi mereka, sebagian besar waktu saya mendorong mereka, memuji mereka dan menghargai mereka atas usaha dan pekerjaan mereka yang dilakukan dengan baik.

Ingatlah bahwa Anda adalah guru pertama anak-anak Anda. Terkadang kita perlu mengingatkan diri sendiri bahwa kita harus lembut namun tegas, baik hati saat menuntut anak-anak kita sendiri. Mengajar dengan kasih sayang menghasilkan hasil yang jauh lebih cepat dan lebih tahan lama daripada mengomel dan membentak.

Baca Juga : Mengedukasi Anak Untuk Mengaji

Sekarang, saya tidak hidup dalam gelembung, dan anak-anak saya di rumah akan memberi tahu Anda bahwa saya sering kehilangan kesabaran saat mereka lebih tua, tetapi tidak ada yang menarik seperti kesenangan dan dorongan jadi beri semangat daripada mengeluh atau mengomel. Dan TIDAK ADA SUAP! Hadiahnya harus berupa pekerjaan yang dilakukan dengan baik, dan mungkin sesekali memberikan kejutan.

Mengajar dengan Melakukan Bersama-

Saya tidak akan pernah melupakan hari ketika saya bertanya kepada ibu saya apakah saya bisa membantunya mengosongkan mesin pencuci piring. Saya tidak mungkin lebih dari 8 tahun dan tentu saja dia dengan senang hati menunjukkan caranya! Itu adalah cara yang bagus untuk menunjukkan bahwa 1. Anda harus melakukannya dengan hati-hati agar tidak ada yang rusak, dan 2. Semuanya memiliki tempat.

Berikut adalah beberapa cara Anda dapat bekerja sama dengan anak kecil Anda untuk mengajari mereka urutan:

  • Kosongkan mesin pencuci piring bersama-sama
  • Singkirkan peralatannya – mereka suka menumpuk garpu dengan garpu, sendok, sendok dll..buat permainan darinya
  • Lipat kain lap
  • Singkirkan cucian – kaus kaki, pakaian dalam
  • Sortir mainan mereka dengan mereka ke dalam tempat sampah yang disatukan.

Menjaganya agar tetap nyata – Ada beberapa kali ketika saya memberi tahu satu atau lebih dari 5 putra remaja saya bahwa jika mereka tidak mengambil dan membersihkan kamar mereka, saya akan membuang semuanya ke dalam kantong sampah dan membuangnya. Mereka tahu saya serius.

Suatu kali, saya mengambil semuanya dan memasukkan semuanya ke dalam kantong sampah. Mereka harus melakukan tugas tambahan untuk mendapatkan barang-barang itu kembali – satu per satu. Itu adalah pelajaran yang bagus!

Tiga Hal Penting untuk Mengajarkan Anak Anda Berpenampilan bersih dan rapi
Memesan dalam Kebiasaan

Bantu mereka mengembangkan rutinitas. Lihat posting ini dan unduh untuk rutinitas dan kebiasaan yang sesuai dengan usia yang dapat dan harus dilakukan anak Anda.

  • Rutinitas Pagi – segera bereskan tempat tidur, sarapan pagi, gosok gigi, ganti baju, buang pjs
  • Rutinitas Tengah Hari – penjemputan sebelum makan siang, waktu tidur siang/waktu tenang
  • Rutinitas Makan Malam – semuanya diambil, mengatur meja, tidak makan sampai ibu duduk, semua orang membersihkan piring mereka dan membantu membersihkan.
  • Rutinitas Malam Hari – jemput, bersiap-siap tidur, gosok gigi, membaca sesuai waktu yang ditentukan, sholat, tidur tanpa bangun sesudahnya
  • Rutinitas Membersihkan Kamar – Hari Sabtu membersihkan sprei (sedikit bisa melakukannya!), debu, vakum, buang sampah, taruh semua pada tempatnya

Memesan dalam Harta

  • Miliki apa yang mereka butuhkan atau mainkan dan singkirkan sisanya. Jangan memiliki terlalu banyak barang di kamar mereka atau Anda mengaturnya agar gagal. Terlalu banyak hal – apakah itu pakaian, mainan atau keduanya, membuat anak-anak kewalahan. Mereka akan menghabiskan seluruh waktu mereka untuk membersihkan dan mengatur barang-barang mereka daripada menggunakannya dengan benar.
  • Berhati-hatilah saat mendeklarasikan mainan. HANYA jauhi apa yang sebenarnya mereka mainkan. Simpan mainan lain dan putar keluar. Jika Anda menemukan mereka tidak pernah bermain dengan mainan tertentu, berikan saja. Bantu kakek-nenek dengan menawarkan saran mainan yang menurut Anda akan mereka nikmati sebagai hadiah. Sebagai kakek-nenek, saya tidak ingin menyia-nyiakan uang saya. Saya lebih suka membeli sesuatu yang menurut Anda akan mereka sukai daripada sesuatu yang saya harap akan mereka sukai. Dan pada akhirnya, jika mereka tidak memainkannya, simpanlah untuk anak-anak lain atau sumbangkan untuk tujuan yang baik.
  • Dengan 7 anak, kami selalu memiliki anggaran yang ketat. Itu sebenarnya sangat membantu, karena saya hanya membeli apa yang benar-benar mereka butuhkan. Tidak ada hadiah mode di keluarga kami, tetapi mereka memiliki pakaian bersih dan tidak terlalu banyak sehingga berantakan di kamar mereka.
  • Pakaian- 1 pr sepatu tenis, 1 pr. sepatu gereja (pakaian), 2 pakaian gereja, 2 prs. jeans, 2 pr. celana bermain lainnya, 5 kemeja, 1 kaus, 1 mantel musim semi/musim gugur, 1 mantel musim dingin, 8-10 prs. pakaian dalam, 8 prs. kaus kaki -semua gaya yang sama, 2 prs. pjs.
  • Laci/rak yang diperuntukkan untuk pakaian tertentu. Mereka harus kembali ke laci itu (yaitu laci pakaian dalam/kaus kaki, laci celana, laci baju atau keranjang di dalam lemari)
  • Setiap kamar memiliki keranjang cucian sendiri.

Pesan tepat waktu

Bantu mereka menyelesaikan aktivitas bila perlu.

  • Beri mereka peringatan 5 menit untuk acara berikutnya dan patuhi itu. Bantu si kecil bersih-bersih.
  • Waktu makan di rumah kami adalah 20 menit kecuali makan malam selama yang dibutuhkan keluarga kami. Jika Anda tidak selesai dalam waktu itu dan menghabiskan waktu Anda berbicara atau membuang-buang waktu, peringatan diberikan, maka makanan segera dibawa pergi. Aku berjanji, mereka tidak akan kelaparan.

Dorong mereka untuk bertanggung jawab dengan waktu

  • Jangan biarkan mereka memulai sesuatu yang baru lima menit sebelum makan malam, atau 10 menit sebelum tidur.
  • Jika seorang teman menelepon untuk bermain dengan mereka, tetapi mereka sudah memulai tugas yang harus diselesaikan, bantu mereka mengatakan, “Saya tidak bisa bermain sekarang”.
  • Ajari mereka sejak dini bahwa hanya karena mereka ingin melakukan sesuatu sekarang, bukan berarti mereka bisa atau harus.

Jadwal pekerjaan rumah

  • Biarkan mereka berlari-lari sepulang sekolah dan jajan, tetapi punya waktu yang jelas setiap hari ketika mereka berkumpul kembali dan kembali mengerjakan pekerjaan rumah dengan waktu yang cukup sebelum makan malam.

Jadwal proyek sekolah

  • Ketika mereka bertambah tua, ajari mereka kebiasaan mempersiapkan tenggat waktu terlebih dahulu. Jangan biarkan mereka menunggu sampai malam sebelumnya untuk memulai sebuah makalah atau proyek. Tunjukkan pada mereka cara melihat tenggat waktu kalender, lalu buat cadangan untuk hari-hari yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek dua hari sebelum tenggat waktu. Akan selalu ada penyesuaian menit terakhir dan kelonggaran beberapa hari itu akan memberi Anda waktu yang dibutuhkan.

Ajari Anak Anda untuk Menjadi bersih dan rapi

Begitu banyak ibu yang kewalahan dengan perawatan dan ketertiban rumah mereka. Sebagian besar masalahnya adalah kita memiliki terlalu banyak barang sehingga sulit untuk menjaga ketertiban. Periksa posting ini tentang cara mendeklarasikan. Namun selain itu, kita sebagai ibu, telah mengambil tanggung jawab penuh untuk menjaga kebersihan rumah.

Setiap orang, mulai dari suami hingga anak terkecil yang bisa berjalan, dapat dan harus berpartisipasi dalam menjaga rumah tetap rapi dan teratur. Ini masalah keadilan bahwa setiap orang merasakan tanggung jawab itu, dan itu juga membantu anak-anak kita mengembangkan rasa keteraturan yang baik – menciptakan fondasi yang kokoh di mana banyak kebajikan lainnya dapat dikembangkan.

Mengedukasi Anak Untuk Mengaji

Mengedukasi Anak Untuk Mengaji

saferouteswa – Saat ini dunia mempunyai pergantian amat kilat serta dipengaruhi oleh banyak aspek yang susah dikontrol. Salah satu akibat terbanyak dari perpindahan bumi di era saat ini pasti saja dipengaruhi oleh teknologi. Kecekatan teknologi serta data hendak mempengaruhi style hidup seorang, tercantum kanak kanak.Jadi gimana kedudukan orangtua dalam membesarkan si buah batin supaya mempunyai psikologis serta kepercayaan yang kokoh dalam berkeyakinan? Betul, nyatanya membagikan pembelajaran agama buat bekal kehidupan mereka esoknya. Oleh sebab itu, mengarahkan membaca pada anak bisa dicoba kala telah merambah umur 2 tahun.

Mengedukasi Anak Untuk Mengaji – Untuk mengajar anak membaca, Anda perlu mencari dan mencoba panduan latihan yang benar dan benar. Soal ini diupayakan untuk membantu anak berlatih membaca dengan semangat dan tidak mudah bosan. Sangat membantu untuk melatih membaca agar anak-anak dapat memperoleh pengetahuan yang lebih dalam dan mendalam tentang masalah-masalah Islam.

Mengedukasi Anak Untuk Mengaji

Mengedukasi Anak Untuk Mengaji

Latihan membaca juga dapat membantu melindungi seseorang dari perilaku buruk dan menuntun mereka ke jalan yang lebih baik. Mengingat pentingnya membaca, sebagai orang dewasa, kita harus mendidik anak-anak kita untuk membaca sejak dini.
Berbagi wawasan ilmu agama dengan anak-anak bermanfaat tidak hanya bagi anak-anak itu sendiri, tetapi juga bagi para lansia. Nanti, pada hari terakhir besok, orang tua akan dimintai pertanggungjawaban atas anak-anaknya.

Sayangnya, tidak semua anak yang ingin berlatih membaca tidak mengerti alasan berat kakinya atau lebih tertarik bermain dengan teman. Tapi jangan takut. Dengan begitu, ada jalan bagi anak-anak untuk tertarik membaca dan memperdalam ilmu agamanya.

1 Biasakan Anak Anda Untuk Mengikuti Buku Puisi Al-Qur’an Setiap Hari
Orang tua yang beragama Islam tentu ingin anaknya bisa membaca Al-Qur’an dengan baik. Nah, sebagai tahap awal, orang tua bisa membimbing mereka sejak dini. Ketika balita menjiplak dan cenderung mengulangi situasi yang mereka inginkan.
Oleh karena itu, dampingi anak sejak dini untuk mencintai Al-Qur’an. Dengarkan Quran melalui pembacaan setiap hari dalam situasi apa pun, bahkan jika Anda tidak tahu Anda ingin merekam bagian ini. Anda mungkin ingin mendengarnya seperti biasa pada awalnya, tetapi Anda bisa perlahan-lahan terbiasa.

Dengan membiasakan anak mengikuti Perpustakaan Al-Qur’an agar lebih sering diajak dalam kegiatan membaca. Bila sering diulang, ingatan anak menyerapnya dengan baik.

2. Bagikan deskripsi tentang peran Al-Qur’an dal
am praktik.
Mengapa orang tua harus membimbing Al-Qur’an dan mendorong anak-anak mereka untuk menghafalnya? Ya, inilah salah satu wujud kebesaran Islam yang wajib dicoba oleh orang tua. Jadi jelaskan pentingnya Al-Qur’an dalam kehidupan umat Islam.
Sebagai seorang Muslim, orang tua tentu dapat menetapkan berbagai bentuk aturan hidup dan ibadah yang harus dipatuhi. Salah satunya adalah membaca.

Ibu-ibu bisa berbagi penjelasan bahwa membaca itu mulia penemunya, menambah ilmu agama, dan mengetahui apa itu perintah atau pantangan Allah SWT. Dengan cara ini, anak-anak mudah termotivasi untuk mempelajari dan melaksanakan isi Al-Qur’an.

3. Berbicara Huruf Hijaiyah
Langkah selanjutnya yang dapat Anda coba untuk membuat anak Anda senang membaca adalah dengan memasang huruf Hijaiyah di kamar mereka. Mulailah dengan melantunkan bagan Hijaiyah bersama setiap hari.
Tapi itu tidak harus langsung dan konstan. Para ibu bisa mengambil jalan yang menarik agar tidak bosan. Ciptakan suasana yang menyenangkan agar anak-anak Anda dapat mengingat kenangan mereka untuk waktu yang lama.
Anda dapat merender grafik Hijaiyah dengan menjalankan tes seperti berikut: B.Hijaiyah Mengacak grafik. Kemudian minta dia untuk menjawab dan jangan lupa untuk bertepuk tangan dan memberikan hadiah. Berbagi ID bisa dilakukan dengan cara membobol sampai anak bisa mengucapkan dan mengingatnya.

Baca Juga : Cara Mengajarkan Anak Anda Bermain Gitar

4. Pertama-tama bagikan novel Iqra kepada anak-anak
Kemudian jelaskan kepada anak-anak langkah-langkah menyuruh anak membaca apa yang bisa diikuti orang tua, ketika wajib sebelum membaca Alquran Adalah berbagi dan mulai mengamalkan iqra terlebih dahulu. Tolong beri tahu dia identifikasi yang lebih sederhana untuk membedakan antara perpustakaan yang benar dan perpustakaan yang salah. Membujuk anak untuk mengikuti perpustakaan.
Mulailah membacanya dengan volume demi volume novel Iqra. Setiap novel volume demi volume dibuat datar dengan warna berbeda untuk memudahkan anak-anak membaca.
Namun, nilai penting dalam mengarahkan iqra kepada bayi adalah keberlanjutan. Mengadakan motivasi motivasi supaya anak mengarah menggemari kegiatan berlatih membaca. Sehabis berakhir berlatih membaca Iqra, berikanlah anak apresiasi berbentuk perkataan kasih cinta serta aplaus.

5. Mengajak anak berlatih membaca di TPA ataupun TPQ
Sesungguhnya mengarahkan anak berlatih membaca wajib diawali semenjak dini. Dengan berlatih Al Qur` an semenjak dini hingga bisa membuat aqidah yang kuat pada dirinya.
Untuk merangsang rasa ingin tahu anak, orang tua dapat membawa anak ke TPA atau TPQ terdekat. Dalam proses ini, anak mulai mengeksplorasi berbagai kegiatan membaca, mulai dari mengingat kebutuhan perpustakaan hingga membaca dan menulis catatan Hijaya.
Anda mungkin tidak yakin pada awalnya, tetapi semakin dekat dengan pengalaman terbaru akan membantu Anda berlatih beradaptasi dengan situasi yang berbeda. Dengan cara ini, dia terbiasa membaca dari waktu ke waktu tanpa diminta oleh ibu dan ayahnya untuk melakukannya.
Ini adalah 5 cara terbaik yang dapat Anda coba untuk membantu bayi Anda membaca. Karena kedua hal tersebut merupakan kunci keberhasilan pendidikan membaca, maka hendaknya diusahakan secara stabil dan disiplin.

6. Secara konsisten mempraktekkan
bacaan yang tidak berubah, anak-anak mungkin tidak dapat mengingat pengetahuan Al-Qur’an. Untuk itu, latihan membaca harus dilakukan secara rutin dan dianjurkan untuk mencobanya setiap hari. Dengan cara ini, anak-anak akan segera lebih mudah membaca.

7. Mengajak anak-anak untuk mengikuti Al-Qur’an
Saat ini, ada banyak alat yang tersedia untuk mengamati Al-Qur’an. Jika anak Anda tidak tahu di rumah, Anda dapat berdoa dengan menggunakan ponsel Anda atau mencari pancaran radio membaca Al-Qur’an. Kini setelah anak
dalam kandungan, rutinitas ini bisa dimulai. Rutinitas mengamati irama Al-Qur’an secara rutin dibiasakan untuk memotivasi anak-anak untuk mengamalkan dan membaca bahkan buku yang bersih.

8. Bercerita dalam Al-Qur’an
Anak-anak cenderung lebih menyukai cerita dan narasi yang dibacakan oleh orang-orang seusia mereka. Berkaitan dengan hal ini, hingga orang tua, tidak ada salahnya meriwayatkan buah batin dalam Al-Qur’an. Rutinitas ini dapat dicoba untuk membuat anak lebih menarik dan meningkatkan perhatian mereka untuk membaca.

9. Jawab kuis
Anda dan keluarga bisa menjawab kuis berdasarkan isi Al-Qur’an. Metode mengajari anak membaca ini akan membimbing putri Anda untuk mengamalkan dan menguasai Al-Qur’an lebih dalam.
Salah satu kuis yang bisa kamu coba adalah mengacak gambar Hijaiyah lalu meminta anak-anak untuk mengikutinya. Anak akan lebih tertarik untuk meluangkan waktu untuk berlatih membaca agar dapat menjawab kuis dengan benar.

10. Berbagi pujian
Apakah ada yang membenci tepuk tangan? Khusus untuk anak kecil, tepuk tangan dapat memotivasi mereka untuk berlatih berulang-ulang. Mereka juga ingin orang tua bangga dengan perkembangan membaca mereka.

11 Kado
Tidak hanya bisa bertepuk tangan, tapi juga bisa memberikan kado untuk meningkatkan keceriaan membaca pada batin anak. Dengan adanya hadiah, anak-anak juga tertarik untuk menerima hadiah tersebut dengan meningkatkan kemampuan membaca mereka.
Memberi hadiah tidak selalu wajib dan itu mahal. Dalam hal ini, orang dewasa dapat berbagi makanan favorit anak mereka atau membeli mainan baru.

12 Chain Reading
Chain Reading adalah sistem untuk membaca hubungan antara satu orang dengan orang lain. Hal ini dapat membangkitkan semangat, karena kegiatan membaca tidak hanya diujikan saja. Anda bisa mencoba trik ini dengan mengumpulkan jenazah keluarga di rumah dan mengantri di perpustakaan.

13. Berbagi Penjelasan Pentingnya Mempelajari Al-Qur’an
Penjelasan tentang pentingnya berlatih membaca dapat diberikan sejak usia dini. Sebagai seorang muslim, Al-Qur’an merupakan petunjuk untuk mendekatkan diri kepada Allah dan sarat dengan ilmu dan kisah masa lalu yang dapat dijadikan pelajaran.
Anda dapat mengutip kebijaksanaan dan ajaran yang terkandung dalam Quran. Para lansia juga bisa berbagi penjelasan dari jawaban yang didapat dengan membaca Al-Qur’an.

Cara Mengajarkan Anak Anda Bermain Gitar

Cara Mengajarkan Anak Anda Bermain Gitar – Mengajar anak-anak bermain gitar seringkali membutuhkan pendekatan “berfokus pada kesenangan” dibandingkan dengan orang dewasa! Pelajari tips dan trik untuk mengajar gitar untuk anak-anak dengan Fender.

Cara Mengajarkan Anak Anda Bermain Gitar

Two people, man guitar teacher working with little boy on guitar lessons.

saferouteswa – Belajar bermain gitar di usia muda dapat memberi anak-anak apresiasi baru untuk musik dan outlet kreatif yang dapat mereka gunakan selama sisa hidup mereka. Musik itu sendiri adalah bahasanya sendiri. Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak yang belajar memainkan alat musik membantu mengembangkan sisi kiri otak, yang terlibat dengan pemahaman bahasa dan bahkan belajar bahasa kedua.

Mengajari anak-anak bermain gitar atau alat musik lain tidak hanya membantu mereka dengan keterampilan bahasa, tetapi ritme dan menghitung yang terlibat dalam belajar bermain juga dapat meningkatkan keterampilan matematika. Selain itu, mempelajari instrumen membantu anak-anak mengembangkan keterampilan mendengarkan dan harga diri. Belajar bermain gitar dapat membantu anak merasa lebih percaya diri dengan kemampuan mereka seiring dengan berjalannya waktu.

Meskipun belajar bermain bisa menjadi pengalaman yang luar biasa bagi anak-anak, mengajar anak bermain gitar dapat sedikit berbeda dari belajar sebagai orang dewasa. Dari melihat ke gitar yang lebih kecil dan ramah anak hingga cara Anda mendekati mengajar anak dan lagu yang mungkin ingin mereka pelajari, kami akan membahas tip untuk mengajar gitar kepada anak-anak dan bagaimana membantu membuat belajar menjadi menyenangkan!

Tips Mengajarkan Gitar pada Anak

Jika Anda pernah mencoba membuat anak makan sayuran atau membersihkan kamar, Anda menyadari bahwa itu bisa menjadi perjuangan berat untuk membuat mereka melakukan sesuatu yang mungkin baik untuk mereka, tetapi tidak menyenangkan.

Saat mengajar gitar anak kecil, semakin banyak alasan untuk menemukan cara untuk membuatnya menyenangkan! Membuat belajar bermain gitar menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menyenangkan dapat mengubah pelajaran gitar dari sesuatu yang anak-anak merasa tertekan untuk melakukannya menjadi sesuatu yang mereka ingin terus berlatih.

Berikut adalah beberapa cara untuk membuat mengajar anak-anak bermain gitar menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat:

  • Bersabarlah dengan anak-anak dan ambil langkah-langkah kecil . Seperti belajar kata-kata baru dan belajar berjalan atau membaca, bersabarlah dengan anak-anak yang baru mulai bermain gitar. Bagi pelajaran menjadi langkah-langkah kecil. Mulailah dengan mengajari mereka dasar-dasar gitar seperti memainkan nada individu, penempatan jari, dan belajar memetik. Demikian pula, bagi sesi latihan menjadi blok-blok yang lebih pendek alih-alih mengharapkan seorang anak berkomitmen untuk belajar dan berlatih selama satu jam penuh. Jika mereka ingin belajar dan bermain lebih banyak, bagus! Tapi itu selalu yang terbaik untuk membuat mereka ingin belajar lebih banyak dan membangun kebiasaan latihan harian yang lebih baik daripada satu sesi yang panjang.
  • Putar musik di sekitar rumah secara teratur untuk menginspirasi mereka. Bagi anak-anak, dunia adalah tempat penjelajahan tanpa akhir. Musik yang Anda dengar jutaan kali adalah hal baru bagi mereka. Memutar musik di sekitar rumah setiap hari dapat membantu mereka mengembangkan selera mereka sendiri. Ini juga merupakan batu loncatan yang bagus untuk percakapan tentang band dan artis yang Anda sukai saat tumbuh dewasa. Mendengarkan musik dapat membantu menginspirasi anak-anak untuk ingin belajar lebih banyak dan bermain gitar sendiri.
  • Letakkan gitar di depan mata sehingga mereka dapat mengingat untuk bermain dan berlatih. Anda tahu pepatah: “Di luar pandangan, di luar pikiran.” Menyimpan gitar di tempat di mana seorang anak dapat melihatnya dapat menginspirasi mereka untuk mengambilnya dan berlatih lebih sering.
  • Hadiahi usaha, bukan hasil dan pertahankan mindset berkembang. Sangat sedikit anak yang akan menjadi virtuoso hanya dalam beberapa sesi latihan singkat. Setiap gitaris pernah menjadi pemula. Wajar jika anak-anak meletakkan jari mereka di tempat yang salah di fretboard atau merasa frustrasi jika mereka tidak dapat memposisikan tangan mereka dengan benar untuk memainkan akord. Tidak apa-apa! Yakinkan mereka bahwa, dengan waktu dan latihan, mereka akan menjadi lebih baik. Hadiahi mereka untuk tindakan sederhana mengambil gitar dan mencoba. Ketika seorang anak tidak merasa sedih karena tidak bermain dengan sempurna setiap saat, mereka akan lebih terdorong untuk terus berlatih dan hasilnya menjadi lebih baik!

Pada Usia Berapa Anak Bisa Belajar Gitar?

Usia terbaik bagi seorang anak untuk mulai belajar bermain gitar biasanya antara 6 dan 10 tahun. Meskipun memberikan gitar mainan kepada balita Anda untuk dipetik adalah hal yang bagus, agar mereka benar-benar menyerap pelajaran dan membangun teknik yang baik, mereka harus mengembangkan keterampilan motorik halus, serta rentang perhatian yang diperlukan untuk belajar bermain. gitar.

Kebanyakan anak tidak memulai prasekolah atau taman kanak-kanak sampai sekitar usia 4 atau 5 tahun. Mengembangkan keterampilan motorik halus seperti memegang pensil dan belajar menulis nama mereka, memegang sendok untuk makan sereal, dan banyak lagi sering kali menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari yang dipelajari anak-anak yang menjadi mekanis.

Baca Juga : Bagaimana Mengajari Anak-anak Anda untuk Hidup Lebih Sehat

Jika anak Anda masih terlalu muda untuk menguasai belajar memegang pensil, mungkin akan lebih sulit untuk mengajari anak kecil bermain gitar. Mereka mungkin merasa sulit untuk membungkus tangan mungil mereka bahkan dengan gitar ramah anak dan mengarahkannya di sekitar fretboard untuk menghasilkan nada dan akord. Menunggu sampai mereka berusia setidaknya enam tahun untuk memulai pelajaran gitar bisa jadi sepadan dengan menunggu.

Belajar bermain gitar atau alat musik apa pun bisa menjadi pengalaman yang positif dan bermanfaat bagi anak-anak dan dapat memulai perjalanan musik mereka seumur hidup. Yayasan Fender Play nirlabamembantu melengkapi, mendidik, dan menginspirasi generasi pemain berikutnya. Melalui kemitraan dengan LA Unified School District, Fender Play Foundation merancang model berkelanjutan untuk meningkatkan akses ke pendidikan musik.

Fender Play Foundation menyediakan ribuan instrumen, akun Fender Play, dan kurikulum yang diajarkan oleh guru musik sekolah umum bersertifikat untuk menumbuhkan kecintaan pada musik dan pembelajaran. Langkah pertama adalah mendapatkan instrumen di tangan pemain muda. Bahkan jika seorang anak terlalu muda untuk mulai belajar bermain gitar sekarang, menyalakan api inspirasi dengan seniman generasi berikutnya adalah cara yang bagus untuk membuat mereka tetap bersemangat dan terlibat dengan musik sampai mereka cukup besar untuk mulai bermain.

Cara Mengajari Anak Bermain Gitar

Salah satu cara terbaik untuk mengajari anak bermain gitar adalah dengan membuatnya menyenangkan. Jika ada sesuatu yang menyenangkan, semakin besar kemungkinan seorang anak bertahan dengan memainkan alat musik. Anak-anak dapat dengan mudah frustrasi jika ada sesuatu yang dipaksakan pada mereka. Mulailah dengan latihan gitar yang mudah untuk membiasakan mereka memegang gitar dan belajar di mana mereka dapat menemukan nada yang berbeda di fretboard.

Jika Anda mengajar anak-anak bermain gitar, berikut adalah beberapa tip untuk membuat segala sesuatunya menyenangkan dan membuat mereka tetap terlibat dengan belajar lebih banyak:

1. Pilih Gitar yang Tepat Untuk Anak-Anak

Instrumen yang tepat dapat membuat semua perbedaan di dunia saat Anda mencoba mengajari anak kecil bermain gitar. Anak-anak dengan tangan yang lebih kecil mungkin tidak dapat memegang gitar ukuran penuh dengan benar. Gitar skala kecil, seperti gitar akustik dan elektrik dalam ukuran adalah beberapa gitar terbaik untuk anak-anak yang ingin mulai bermain.

Meskipun ukulele terbesar lebih kecil dari gitar berukuran , tidak selalu merupakan alasan yang tepat untuk merekomendasikan seorang anak mulai belajar bermain ukulele ketika mereka ingin belajar gitar. Meskipun keduanya adalah alat musik petik, suara ukulele dan gitar sangat berbeda satu sama lain.

Seorang anak yang mungkin tertarik pada suara gitar listrik mungkin tidak ingin memainkan akord ukulele yang lembut dan bergemerincing dan sebaliknya. Meskipun gitar selalu menjadi alat musik yang populer di kalangan anak-anak, ada banyak pelajaran dan lagu yang dapat dipelajari anak-anak untuk dimainkan dengan ukulele jika mereka lebih suka mengambil uke daripada gitar.

Ada begitu banyak pilihan ukuran yang bervariasi untuk anak-anak yang ingin belajar bermain gitar. Memilih instrumen berukuran tepat dapat membantu memotivasi anak untuk terus berlatih. Dan cara terbaik untuk membuat anak tetap belajar bermain adalah dengan membiarkan mereka belajar memainkan alat musik yang paling mereka sukai.

2. Tunjukkan pada Anak Cara Memegang Gitar

Membangun kebiasaan baik sejak usia muda sangat penting untuk belajar bermain gitar. Salah satu hal pertama yang harus dilakukan ketika Anda mencoba mengajari seorang anak cara bermain gitar adalah dengan menunjukkan cara memegangnya.

  • Duduk di kursi yang nyaman tanpa lengan atau di atas bangku. Jangan membungkuk!
  • Pegang leher gitar dengan tangan kiri Anda, letakkan di antara ibu jari dan jari telunjuk.
  • Tarik bagian belakang gitar ke arah perut Anda, sehingga menempel rata pada Anda.
  • Letakkan gitar di paha Anda sambil duduk. Kiat pro: Bagian bodi gitar yang melengkung membuatnya ideal untuk menahannya di tempatnya.
  • Pegang pick gitar di tangan kanan Anda dan dengan lembut sampirkan lengan kanan Anda di atas senar di dekat lubang suara (untuk gitar akustik) atau pickup (pada gitar listrik).

Menunjukkan kepada mereka cara memegang gitar dan mengambil posisi untuk memainkan nada di fretboard dan teknik memetik yang benar adalah cara yang bagus untuk membuat anak-anak nyaman bermain.

3. Gunakan Frase untuk Mempelajari Nama Senar Gitar

Mungkin sulit bagi orang dewasa untuk mengingat nama senar, apalagi anak-anak. Salah satu cara untuk membantu anak-anak mengingat nama senar adalah dengan menggunakan mnemonik frasa yang dirancang untuk menggerakkan ingatan mereka dengan menghubungkan kata dengan huruf tertentu.

Misalnya, urutan senar dari yang paling tebal hingga yang paling tipis pada gitar adalah:

  • E
  • A
  • D
  • G
  • B
  • E

Itu bisa menjadi tantangan bagi seorang anak untuk mengingat ketika mereka belajar bermain gitar. Menggunakan frasa yang menyenangkan dapat membantu mereka mengingat nama senar gitar . Sebagai contoh:

  • Eat
  • All
  • Day
  • Get
  • Big
  • Easy

Atau

  • Elephants
  • And
  • Donkeys
  • Grow
  • Big
  • Ears

Atau

  • Eddie
  • Ate
  • Dynamite
  • Good
  • Bye
  • Eddie

Anda mendapatkan ide! Buat itu menyenangkan dan lucu dan kemungkinan besar, seorang anak tidak akan pernah melupakan nama senar mereka!

4. Teliti Cara Mengajarkan Kunci Gitar Anak

Belajar memetik akord adalah salah satu blok bangunan dasar dari pendidikan gitar. Untuk anak kecil, mungkin sulit untuk memainkan akord penuh yang mungkin memerlukan dua atau tiga jari. Karena tangan mereka lebih kecil, mungkin frustasi untuk mencoba memainkan akord penuh, hanya untuk jari-jari mereka menyentuh senar lain dan meredam suaranya.

Salah satu cara untuk menyiasatinya saat Anda mengajari anak Anda bermain gitar adalah dengan menunjukkan kepada mereka cara memainkan akord sederhana yang lebih cocok untuk tangan yang lebih kecil. Ada cukup banyak variasi chord yang hanya menggunakan satu jari untuk memainkannya dan dapat memudahkan anak-anak memainkannya.

Meskipun akord versi satu jari ini mungkin tidak memberi Anda suara penuh yang akan Anda dengar seolah-olah Anda memainkannya dalam inkarnasi dua dan tiga jari mereka, belajar memainkan versi akord yang dimodifikasi membuat anak-anak merasa seperti mereka telah mencapai sesuatu yang besar! Ini mungkin akan menjadi pengalaman yang tidak terlalu membuat frustrasi bagi mereka. Kemudian, setelah mereka menguasai versi satu jari, mereka dapat mempelajari akord penuh tepat waktu.

Dua akord paling populer yang dapat didengar di banyak lagu adalah akord G mayor dan akord C mayor . Cara yang menyenangkan untuk membuat anak-anak mengenal seperti apa bunyi akord ini adalah dengan meminta mereka mendengarkannya di beberapa lagu favorit mereka. Anak-anak dapat mendengarkan akord G dan akor C dalam lagu-lagu seperti “How Far I’ll Go” dari film Moana atau “Let it Go” dari soundtrack Frozen .

Bagaimana Mengajari Anak-anak Anda untuk Hidup Lebih Sehat

Bagaimana Mengajari Anak-anak Anda untuk Hidup Lebih Sehat – Tempat terbaik bagi anak-anak untuk belajar tentang manfaat gaya hidup sehat bukanlah sekolah atau pusat kesehatan tetapi di rumah. Pendidikan orang tua sangat terkait dengan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak dan memainkan peran penting dalam memerangi penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup seperti diabetes yang berkembang di kemudian hari.

Bagaimana Mengajari Anak-anak Anda untuk Hidup Lebih Sehat

saferouteswa –  Negara-negara Asia menyumbang lebih dari 60 persen populasi diabetes dunia. Angka ini mungkin membunyikan lonceng alarm bagi orang tua di Asia, di mana perubahan gaya hidup telah menolak epidemi penyakit. Anda dapat memainkan peran utama dalam memerangi diabetes dengan menanamkan kebiasaan gaya hidup sehat pada anak-anak Anda. Untuk membantu Anda memulai, kami telah mengidentifikasi empat cara sederhana namun efektif untuk mendidik anak-anak Anda tentang cara tetap sehat dan mengurangi risiko diabetes tipe 2 – bentuk penyakit yang paling umum dan dapat dicegah.

Aktiflah dengan aktivitas keluarga yang menyenangkan

Latihan aerobik secara teratur telah dikaitkan dengan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari sehingga penting untuk tetap aktif sebagai sebuah keluarga. Dorong anak-anak Anda untuk melakukan olahraga aerobik seperti menari dan sepak bola atau seni bela diri yang memusatkan perhatian mereka pada mengalahkan lawan atau yang terbaik daripada latihan yang sebenarnya.

Pertimbangkan latihan yang dapat Anda lakukan dengan anak-anak Anda: berjalan-jalan ke taman atau berenang ke pantai atau pusat air terdekat. Mengendarai sepeda adalah olahraga yang populer dan dapat dinikmati bersama oleh satu orang dari berbagai usia. Anda juga dapat berolahraga di dalam ruangan dengan anak-anak Anda menggunakan ‘exer-gaming‘ video game yang tersedia di konsol seperti Wii dan Xbox yang membuat pengalaman menjadi menyenangkan.

Membatasi waktu layar untuk Anda dan anak-anak Anda

Menurut British Medical Journal 1, anak-anak yang menghabiskan lebih dari tiga jam menonton televisi, bermain video game atau terpaku pada smartphone cenderung memiliki lebih banyak lemak tubuh dan memiliki risiko lebih besar terkena diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang hanya menghabiskan waktu satu jam. sehari di depan layar.

Anak-anak Anda yang terobsesi dengan teknologi mungkin tidak akan berterima kasih karena Anda membatasi waktu mereka di Facebook dan YouTube, tetapi ada beberapa cara untuk mengurangi rasa sakit mereka. Daripada menetapkan batas waktu harian yang sewenang-wenang, bagikan kekhawatiran Anda yang sah dengan mereka dan dapatkan tunjangan harian yang dapat Anda jalani. Tetapkan zona bebas teknologi seperti meja makan dan waktu bebas teknologi seperti sebelum tidur.

Baca Juga : Mengajarkan Anak Berwirausaha Sejak Dini

Pada tahun 2016, para peneliti di University of California2 membuktikan kurang tidur diperbesar oleh paparan cahaya biru smartphone, sementara semakin banyak bukti menunjukkan kurang tidur dapat menyebabkan keadaan pra-diabetes.

Camilan yang menyenangkan untuk keluarga & anak-anak

Karena gula dalam tubuh berasal dari makanan kita, cara tercepat menuju gaya hidup sehat dan mengurangi risiko anak Anda terkena diabetes tipe 2 adalah dengan membatasi asupan makanan ringan manis seperti permen dan minuman ringan. Tapi gula rafinasi bukanlah satu-satunya pendorong diabetes dan penambahan berat badan. Tahukah Anda bahwa karbohidrat seperti keripik kentang dan nasi putih berubah menjadi gula begitu sampai di perut?

Solusinya, menurut Dewan Kesehatan dan Kesejahteraan Nasional Swedia3, adalah diet rendah karbohidrat, tinggi lemak (LCHF) yang dapat diterapkan pada semua jenis makanan bahkan makanan ringan. Alih-alih menyimpan cokelat, keripik, dan mie cangkir, simpan beberapa telur rebus di lemari es dengan mayones untuk menambah rasa. Camilan rendah karbohidrat seperti stik keju, keripik rumput laut, dan roti gulung gunakan irisan daging dingin, lembaran nori atau selada sebagai pembungkus dan isi dengan keju mudah dimasukkan ke dalam kotak makan siang sementara saus yang terbuat dari alpukat, telur, atau ubi jalar dapat menyembuhkan Anda rasa lapar keluarga terasa setiap saat sepanjang hari. Pastikan Anda memiliki banyak wortel dan batang seledri untuk dicelupkan.

Pimpin dengan memberi contoh

Jangan berharap anak-anak Anda memperhatikan kekhawatiran Anda yang sah tentang membatasi waktu teknologi ke hati jika Anda minta diri untuk menjawab email kantor. Demikian juga, mengunyah makanan ringan berkarbohidrat tinggi dan minum alkohol secara berlebihan merupakan contoh yang buruk.

Berolahraga dengan anak-anak Anda hanya dengan berjalan ke taman setempat atau bermain sepak bola dapat membantu mengurangi risiko diabetes dan sejumlah penyakit modern, sementara penelitian baru oleh Statistics Canada4 menunjukkan tingkat aktivitas fisik anak-anak meningkat lima hingga 10 menit untuk setiap peningkatan 20 menit dalam aktivitas fisik orang tua.

Studi yang sama menemukan anak-anak dengan orang tua yang kelebihan berat badan dua kali lebih mungkin untuk kelebihan berat badan dibandingkan dengan anak-anak dengan orang tua yang tidak kelebihan berat badan, dan kita tahu sembilan dari 10 orang dengan diabetes tipe 2 kelebihan berat badan atau obesitas. Jika diabetes dan obesitas cenderung diturunkan dalam keluarga, maka begitu juga kebiasaan gaya hidup sehat – jika orang tua memberi contoh.

‘Tertawa adalah obat terbaik’ bukan hanya pepatah; depresi, kecemasan, dan stres terkait dengan hasil kesehatan yang lebih buruk. Dalam nada yang sama, emosi positif seperti rasa syukur dan kepuasan sebenarnya mendorong Anda untuk menjalani gaya hidup sehat. Bersenang-senanglah dengan keluarga Anda!

Kenali Dan Kembangkan Potensi Anak Anda

Untuk mempersiapkan kesuksesan anak-anak Anda di masa depan, kita perlu mengenal bakat dan kemampuan mereka sejak dini. Dengan menemukan bakat anak, kita dapat membantu mengembangkan karir masa depan mereka di kemudian hari. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan.

1. Perhatikan kebiasaan dan hobi anak Anda

Setiap hari, perhatikan apa yang biasanya dilakukan anak-anak Anda dan hal-hal yang mereka sukai. Kebiasaan dan hobi sehari-hari mereka bisa menjadi ‘sesuatu’ untuk dikembangkan lebih lanjut.

2. Biarkan mereka mengeksplorasi kemampuan mereka

Biarkan anak Anda mencoba banyak hal positif untuk menggali bakat terpendamnya. Jangan membatasi mereka selama masih aman dan masuk akal. Anda dapat melihat mereka melakukan hal-hal mereka, dan ketika Anda melihat hal-hal baru yang mereka sukai, Anda dapat membimbing mereka untuk mengembangkan bakat potensial lainnya.

3. Berikan stimulasi pada anak Anda

Untuk lebih mengenal bakat anak Anda, Anda bisa mencoba memberikan berbagai stimulasi, seperti permainan atau kursus interaktif (musik, tari, menyanyi, dll) sesuai minat mereka.

4. Jaga komunikasi dengan anak-anak Anda

Beri anak Anda perhatian yang mereka butuhkan, jangan abaikan hal-hal favorit mereka. Bangun percakapan mendalam tentang apa yang mereka sukai dan ingin menjadi apa ketika mereka dewasa. Ini dapat menciptakan ikatan emosional dengan mereka, sehingga mereka dapat memberi tahu Anda tentang apa pun.

5. Beri mereka waktu yang cukup untuk bersosialisasi

Bersosialisasi dan berkomunikasi dengan teman-teman sangat diperlukan bagi anak-anak Anda. Mereka dapat berbagi tentang bakat mereka dengan teman-teman mereka. Perhatikan perilaku anak Anda saat bersosialisasi dengan teman-temannya. Dengan melihat cara mereka berkomunikasi, Anda mungkin menemukan potensi tersembunyi mereka yang lain.

Bimbing anak Anda dalam pengambilan keputusan, dan dukung keputusan mereka. Perluas wawasan mereka untuk membantu mereka menemukan bakat mereka untuk masa depan yang lebih cerah.

Cara Mudah, Menyenangkan, dan Sederhana Cegah Anak Terkena Diabetes pada Anak

Kita tahu bahwa gaya hidup yang tidak sehat, termasuk konsumsi gula yang berlebihan dan kurang olahraga, menjadi salah satu pemicu diabetes mellitus. Namun, kita sering melupakan fakta bahwa anak-anak juga bisa terkena penyakit ini.

Diabetes melitus sendiri merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (hiperglikemia) akibat kekurangan insulin dalam tubuh.

Anak-anak dengan diabetes biasanya dapat diidentifikasi dengan beberapa gejala klinis. Gejalanya antara lain penurunan berat badan yang drastis meski makan banyak, sering buang air kecil, dan kebiasaan mengompol yang berlanjut hingga melewati usia lima tahun.

Selain gejala-gejala di atas, Anda juga perlu memperhatikan apakah anak Anda mudah lelah, mengalami infeksi jamur, penyembuhan luka yang lambat, penglihatan kabur, kulit gatal dan kering, serta sering merasa kesemutan di kaki.

Jika dibiarkan, penyakit ini tidak hanya berpotensi mempengaruhi perkembangan anak Anda, tetapi juga dapat menyebabkan komplikasi jangka pendek dan jangka panjang.

Oleh karena itu, kurangi atau hentikan kebiasaan mengajak anak Anda makan di restoran junk food atau memberi mereka makanan ringan atau minuman manis yang dikemas dalam kemasan. Cobalah membuat sendiri atau pilih makanan yang lebih sehat.

Tetapi bagaimana cara mengajari anak Anda kebiasaan makan makanan sehat dan menikmatinya? Simak tips berikut ini.

Bermain dengan Warna Kombinasi Warna

Warna yang berbeda berarti jumlah nutrisi yang berbeda yang terkandung dalam buah dan sayuran. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak Anda, pastikan untuk menyediakan beragam buah dan sayuran dengan berbagai warna setiap hari.

Selain itu, bermain dengan warna bisa menjadi cara yang menyenangkan bagi si kecil untuk menyukai buah dan sayur. Jangan lupa untuk memilih buah atau sayuran dengan rasa yang manis. Untuk hidangan sayuran, coba sajikan dengan saus keju atau mayones untuk menambah rasa.

Dorong anak Anda untuk melakukan aktivitas fisik

Coba dorong anak Anda untuk bermain atau melakukan aktivitas fisik yang menghabiskan banyak energi, seperti berenang, lompat tali, bermain tag, atau mencoba wahana di taman. Kegiatan seperti itu akan membantu membuat anak Anda merasa lapar.

Saat nafsu makan mereka meningkat, mereka akan kurang pilih-pilih dan akan memakan makanan apa pun di depan mereka.

Ubah presentasi

Mengubah penyajian tidak hanya membuat suatu hidangan terlihat lebih menarik, tetapi juga mengubah bentuk, tekstur, dan rasa. Anda bisa mencoba membuat bakso atau nugget dengan campuran daging dan aneka sayuran. Setelah anak Anda terbiasa, coba tambah porsi sayur dan kurangi dagingnya sedikit demi sedikit.

Untuk camilan, Anda bisa menyajikan kue wortel, roti pisang, atau es loli buah. Satu hal yang perlu diperhatikan saat membuat jajanan berbahan dasar buah adalah kadar gulanya. Karena buah mengandung gula alami, Anda harus memperhatikan jenis buah dan jumlah yang tepat sekaligus mengurangi penggunaan pemanis tambahan.

Porsi lebih sedikit, waktu makan lebih banyak

Hindari memaksa anak untuk menghabiskan makanannya karena hanya akan menimbulkan stres. Jika mereka menganggap waktu makan sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, nafsu makan mereka akan berkurang.

Alih-alih menyajikan satu piring penuh, Anda bisa mengurangi porsi dan menambah jumlah makan dalam sehari. Dengan begitu, anak Anda bisa lebih mudah menyelesaikannya. Mudah dan menyenangkan, bukan? Semoga berhasil membuat anak Anda makan lebih sehat!

Merawat Anak Anda Sambil Mengurangi Pengeluaran

Setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Ini lebih dari Bukan hanya makanan dan pakaian. Selain itu, hal-hal yang berkaitan dengan masa depan mereka, seperti kesehatan dan pendidikan, tidak luput dari perhatian mereka.

Namun, membahagiakan anak tidak selalu berarti memberikan barang bermerek atau sesuatu yang mahal. Anda tetap bisa memberikan yang terbaik untuk mereka tanpa mengeluarkan banyak biaya. Salah satunya dengan mengadaptasi gaya hidup rendah hati sejak dini. Hal ini sebenarnya tidak hanya dapat membantu menjaga kondisi keuangan keluarga Anda. Selain itu, cara ini juga dapat meningkatkan kecerdasan dan kedisiplinan anak Anda.

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat anak Anda bahagia sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Masak untuk si kecil

Memasak makanan sendiri berarti Anda dapat memberikan asupan makanan yang bergizi, seimbang dan bervariasi untuk semua anggota keluarga, terutama anak-anak Anda. Dengan menyiapkan dan mengemas makan siang mereka, Anda tidak perlu lagi mengeluarkan uang saku jajan. Cobalah untuk membangkitkan selera makan mereka dengan mendekorasinya dengan presentasi ala bento.

Sama halnya dengan perayaan ulang tahun anak Anda. Alih-alih mengadakan perayaan akbar di restoran, Anda bisa mengadakan pesta sederhana di rumah. Ajak saja dengan hanya mengundang keluarga dan teman anak Anda, dan sajikan makanan dan kue buatan sendiri. Untuk menghemat lebih banyak uang, lebih baik hanya mengundang orang-orang terdekat Anda saja, seperti sepupu dan teman anak Anda serta orang tuanya.

Dorong anak Anda untuk aktif

Olahraga atau aktivitas fisik merupakan salah satu aktivitas menyenangkan yang tidak membutuhkan banyak biaya. Khasiatnya juga sangat beragam, antara lain meningkatkan perkembangan otak dan pertumbuhan fisik.

Sebagai permulaan, cobalah untuk mengajak anak Anda berjalan atau bersepeda di taman atau lapangan olahraga setiap pagi atau sore hari. Seiring bertambahnya usia, Anda bisa mulai mengenalkan jenis olahraga lain, seperti jogging, sepeda roda dua, basket, dan bulu tangkis. Cara ini juga akan membantu membatasi penggunaan gadget anak Anda.

Belajar sambil bermain dengan si kecil

Pergi ke mal memang menyenangkan, tapi pergi ke museum atau kebun binatang bisa jauh lebih menyenangkan. Selain menghabiskan lebih sedikit uang, Anda dapat mendorong mereka untuk belajar sambil bermain. Konsep ini lebih menggairahkan anak-anak Anda dan memudahkan mereka menyerap pengetahuan.

Anda bisa mengajarkan banyak hal tentang budaya dan sejarah di museum. Sementara itu, kebun binatang menawarkan wawasan dan memelihara kasih sayang mereka terhadap hewan.

Ajari anak-anak Anda untuk menghemat uang

Ketika mereka berada di usia yang tepat, Anda bisa mulai mengajari mereka untuk hidup dengan rendah hati. Anda bisa mengenalkan uang saat anak Anda berusia antara satu hingga tiga tahun. Pertama, biasakan mereka untuk menabung dengan menggunakan celengan.

Begitu mereka di sekolah dasar, lanjutkan dari fase menabung ke fase pengelolaan uang, seperti membuka rekening tabungan sendiri. Mulailah dari yang kecil dan ajari anak Anda untuk menyisihkan minimal Rp1.000 dari uang saku mereka untuk tabungan mereka.

Mudah, bukan? Tidak ada alasan untuk menunda mengajarkan cara hidup rendah hati kepada anak-anak Anda demi keuangan keluarga yang lebih sehat di masa kini dan masa depan.

Mengajarkan Anak Berwirausaha Sejak Dini

Mengajarkan Anak Berwirausaha Sejak DiniPemilik bisnis mana yang tidak menginginkan kesuksesan wirausaha serupa untuk anak-anak mereka, apakah mereka memiliki harapan untuk meneruskan bisnis keluarga suatu hari nanti atau dapat melihat anak mereka menciptakan bisnis mereka sendiri.

Mengajarkan Anak Berwirausaha Sejak Dini

saferouteswa – Saya suka mengajar anak-anak bagaimana menjadi pemimpin, mengembangkan kepercayaan diri, dan belajar bagaimana menciptakan kehidupan yang sukses melalui pelatihan olahraga dan pendidikan kewirausahaan. Berikut adalah beberapa langkah untuk mengajari anak Anda menjadi wirausaha pemula.

1. Penetapan tujuan sangat penting untuk kesuksesan masa depan

Mengajari anak-anak Anda cara menetapkan dan mencapai tujuan mereka adalah kegiatan yang menyenangkan dan mengasyikkan! Tahukah Anda bahwa tujuan tertulis lebih dari 80 persen lebih mungkin untuk dicapai? Bayangkan kemungkinannya!

Cara mengajar: Minta anak-anak Anda untuk mendefinisikan dan menuliskan 10 tujuan teratas mereka dan kemudian memilih satu tujuan yang akan memberikan dampak positif terbesar dalam hidup mereka. Tujuan itu harus menjadi fokus utama mereka. Selanjutnya, tuliskan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang menarik ini dan dorong mereka untuk segera mulai mengambil tindakan pada langkah-langkah tersebut.

2. Anak-anak harus belajar bagaimana mengenali peluang

Banyak orang tidak pernah mencapai potensi penuh mereka karena mereka gagal mengenali peluang. Mengajari anak-anak Anda untuk mencari peluang dan mengambil tindakan terhadapnya, akan secara langsung berkontribusi pada tingkat kesuksesan mereka di masa depan.

Cara mengajar: Pujilah anak-anak Anda karena menunjukkan masalah kecil atau kemunduran dalam hidup mereka yang menyebabkan mereka tertekan seperti sandwich basah saat makan siang atau tidak dapat meraih barang-barang di rak tinggi. Brainstorm solusi tentang bagaimana menyelesaikan masalah mereka. Ini akan mengajarkan mereka untuk fokus menciptakan solusi positif, alih-alih berfokus pada masalah itu sendiri. Kebiasaan ini akan memungkinkan mereka untuk menciptakan ide-ide yang menguntungkan untuk bisnis masa depan mereka.

3. Literasi keuangan adalah suatu keharusan

Ini adalah salah satu area yang kita semua dapat menggunakan bantuan. Mengajarkan anak tentang uang pada usia dini akan menanamkan dasar keuangan yang sering gagal diajarkan oleh sekolah.

Cara mengajar: Beri anak-anak Anda kesempatan untuk mendapatkan uang mereka sendiri melalui pekerjaan rumah, bisnis kecil mereka sendiri, dan membantu Anda dalam bisnis Anda. Ajari mereka tentang membayar diri mereka sendiri terlebih dahulu dan kemudian memberi kembali. Ajari mereka tentang berinvestasi dan bagaimana uang mereka dapat digunakan untuk menghasilkan lebih banyak uang di masa depan. Bantu mereka membuat rekening bank dan pelajari cara menganggarkan pendapatan mereka.

Mengajar anak-anak tentang uang ketika mereka masih muda akan memberi mereka dasar keuangan yang kuat yang sering diabaikan di sekolah. Saat ini hanya beberapa negara bagian yang mewajibkan siswa sekolah menengah untuk benar-benar mengambil kelas keuangan pribadi sebelum mereka dapat lulus. Dan ternyata, satu dari setiap lima remaja (berusia 15) tidak memiliki pengetahuan literasi keuangan dasar.

Anak-anak Anda tidak pernah terlalu muda untuk belajar literasi keuangan. Dalam kasus anak-anak, kewirausahaan adalah sarana yang sangat baik untuk memperkenalkannya. Anak-anak perlu belajar bagaimana menyimpan uang mereka dan menginvestasikannya dalam hal-hal yang penting. Mereka juga perlu tahu bahwa mereka tidak bisa hanya mengharapkan uang; mereka harus mendapatkannya.

Baca Juga : Mengajarkan Anak Ibadah Setiap Hari

Dan ketika mereka menerima uang sebagai hadiah (terutama dari kakek-nenek, dan terutama di sekitar hari raya), ajari mereka bahwa uang itu tidak perlu dibelanjakan; mereka dapat diselamatkan. Ilustrasikan bagaimana lebih baik menyisihkan $20 itu dari nenek daripada menghabiskannya untuk keripik atau permen.

Setelah anak-anak Anda cukup besar, bantu mereka mengatur rekening bank mereka sendiri. Tunjukkan pada mereka bagaimana mereka dapat melacak rekening giro dan tabungan mereka. Ajari mereka bagaimana minat bekerja. Selain membuat mereka merasa seperti orang dewasa sejati (yang disukai banyak anak), ini juga akan membantu meningkatkan rasa tanggung jawab mereka atas keuangan pribadi mereka.

4. Kreativitas yang menginspirasi akan membangun keterampilan pemasaran

Mengajar anak-anak tentang pemasaran adalah cara yang bagus untuk mempersiapkan mereka menarik pelanggan ke bisnis masa depan mereka. Seperti yang Anda ketahui, tanpa pelanggan, bahkan bisnis terbesar pun akan gagal. Ini adalah keterampilan yang sangat bermanfaat untuk dipelajari saat muda.

Cara mengajar: Motivasi anak Anda untuk mulai mengamati materi pemasaran seperti baliho, spanduk promosi di depan bisnis, iklan cetak di majalah, dan iklan televisi/radio. Tanyakan kepada mereka apa yang menarik perhatian mereka tentang pesan tersebut dan juga kuis tentang cara mengidentifikasi hal-hal seperti judul, subjudul, dan “ajakan bertindak”. Dorong mereka untuk membuat materi pemasaran mereka sendiri untuk ide bisnis mereka.

5. Sekolah salah tentang KEGAGALAN

Di sekolah, kita semua diajari bahwa kegagalan itu buruk. Di arena kewirausahaan, kegagalan bisa menjadi hal yang hebat jika pelajaran positif dipelajari. Napoleon Hill, penulis Think And Grow Rich, menyatakan bahwa, “Setiap kegagalan membawa benih manfaat yang sama atau lebih besar.”?? Membiarkan anak Anda gagal akan memaksa mereka untuk menciptakan cara baru untuk mencapai tujuan mereka dan belajar dari kesalahan mereka.

Ini akan menuntun pada anak-anak yang percaya diri yang tahu bagaimana bertahan ketika masa-masa sulit. Cara mengajar: Pelajaran ini sederhana. Ketika anak-anak Anda gagal, jangan menghukum, tetapi diskusikan faktor-faktor apa yang menyebabkan kegagalan dan lakukan brainstorming cara untuk mencegahnya terjadi lagi di masa depan. Selalu mencari untuk menemukan “pelajaran pembelajaran”?? dalam setiap kesulitan dan dorong anak-anak Anda untuk TIDAK PERNAH menyerah.

6. Komunikasi yang efektif meningkatkan semua hubungan

Sebagian besar anak-anak saat ini sangat buruk dalam komunikasi tatap muka dan telepon karena popularitas media sosial dan pesan teks. Bisnis yang sukses mengharuskan orang benar-benar berbicara satu sama lain. Mengajar anak-anak Anda untuk berkomunikasi secara efektif akan memberi mereka keunggulan dalam bisnis dan dalam hubungan pribadi mereka.

Cara mengajar: Pertama, pimpin dengan memberi contoh. Ajari anak Anda untuk bersikap sopan dan hormat. Yang terpenting, berlatihlah menjaga kontak mata saat berbicara secara langsung. Saat menggunakan telepon, ajari anak Anda untuk berbicara perlahan dan jelas. Aktivitas bonus adalah berlatih berkomunikasi dengan anak-anak Anda melalui email. Jangan biarkan mereka menyingkat kata dan frasa, tetapi sebaliknya, tulislah kalimat yang benar secara tata bahasa yang mengalir bersama dan menyampaikan pesan yang lengkap.

7. Kemandirian menciptakan rasa percaya diri

Tidakkah Anda ingin memiliki anak yang mandiri dan sukses? Tentu saja! Pola pikir kewirausahaan menyebabkan anak-anak bergantung pada diri mereka sendiri untuk kesuksesan mereka sendiri, yang mengarah pada orang dewasa yang berpengetahuan luas dan pemimpin masa depan.

Cara mengajar: Lain kali anak Anda meminta uang untuk membeli mainan favorit mereka, ini adalah kesempatan Anda untuk meminta mereka bertukar pikiran tentang cara menghasilkan uang melalui kewirausahaan. Ini akan menginspirasi pemikiran kreatif dan akan menyebabkan jus kewirausahaan mengalir.

8. Dapatkan keuntungan dengan menjadi pemimpin sekarang

Anak-anak diajarkan di sekolah untuk mengikuti arus dan mengikuti aturan. Mereka diprogram untuk belajar dan mengingat fakta, bukannya menjadi pemikir yang mandiri. Kewirausahaan memaksa anak-anak untuk berpikir “di luar kotak”,?? menciptakan solusi unik dan memimpin orang lain. Ini akan membuat anak-anak Anda menjadi pemimpin pada usia dini, dan itu akan menghasilkan lebih banyak pendapatan, peluang, dan kepercayaan diri, dalam hidup mereka.

Cara mengajar: Beri anak Anda kesempatan untuk memimpin teman-teman mereka dalam kegiatan yang menyenangkan seperti olahraga luar ruangan, klub buku, latihan musik, dan proyek bisnis kecil. Anda juga dapat mendorong mereka untuk mengusulkan bersulang dan pidato kecil di makan malam keluarga dan pesta ulang tahun untuk memberi mereka pengalaman berbicara di depan umum!

9. Menjual terlibat dalam setiap bagian kehidupan

Kemampuan yang satu ini akan bertahan seumur hidup karena diterapkan pada semua jenis bisnis dan karir. Dari menjual produk dan layanan kepada pelanggan hingga mengumpulkan modal dari investor, keterampilan ini sangat penting untuk keberhasilan bisnis apa pun.

Cara mengajar: Dorong anak-anak Anda untuk memulai dengan proyek-proyek kecil seperti menjual mainan lama mereka, memulai kios limun, atau menjual barang-barang buatan tangan. Biarkan mereka menentukan harga produk mereka, menjual ke pelanggan, dan memfasilitasi transaksi saat penjualan dilakukan.

10. Seni memberi kembali menciptakan kebahagiaan

Mengapa memulai bisnis jika tidak mendukung tujuan yang lebih besar? Penting bagi anak-anak Anda untuk mengembangkan karakteristik membantu orang lain. Atribut ini akan memungkinkan anak-anak Anda untuk tetap rendah hati selama periode kesuksesan besar dan akan memberi mereka wawasan bahwa bisnis yang sukses memberikan manfaat lebih dari sekadar pemiliknya. Orang-orang yang berkontribusi pada kesuksesan orang lain hidup bahagia dan puas.

Cara mengajar: Saat melakukan brainstorming ide bisnis dengan anak-anak Anda, mintalah mereka untuk memilih amal atau tujuan khusus untuk mendukung dengan sebagian dari pendapatan yang mereka hasilkan. Jelaskan konsep bahwa semua bisnis besar berkontribusi untuk meningkatkan kehidupan orang lain.

11. Ajarkan Keterampilan Teknologi

Pengkodean untuk anak-anak melibatkan segudang keterampilan yang tidak diragukan lagi berguna dan, setelah dikembangkan sepenuhnya, hanya akan terbukti bermanfaat bagi mereka dalam jangka panjang. Ini menumbuhkan keterampilan dalam matematika, logika, dan kreativitas. Ini mengajarkan mereka pemecahan masalah dan analisis situasi. Ini melibatkan perhitungan dan penalaran yang mendalam—dua hal yang dapat memengaruhi hampir setiap profesi yang dapat dipilih seseorang, mulai dari pemasaran hingga kedokteran, dari hukum hingga pekerjaan fisik.

Bahkan anak-anak yang tertarik pada seni liberal dan humaniora dapat memperoleh manfaat dari memiliki keterampilan logika dan kreativitas yang dikembangkan melalui pengkodean.

Kemampuan yang dipelajari melalui coding untuk anak-anak pada akhirnya akan berkembang dan menjadi keterampilan hidup yang berharga. Misalnya; disiplin. Pengkodean bukanlah hal yang mudah. Anda harus mempelajari dasar-dasarnya (dan, percayalah, ada banyak hal) bahkan sebelum Anda dapat mulai coding. Dan kemudian ada bahasa pengkodean yang berbeda untuk dipertimbangkan, seperti Python untuk anak-anak atau JavaScript.

Tidak ada jalan pintas untuk mempelajari cara membuat kode. Tentu saja, ada panduan dan platform yang dapat memudahkan mengajar coding untuk anak-anak ., tetapi masih menghadirkan tantangan dalam beberapa hal. Anda perlu disiplin jika ingin belajar cara membuat kode dengan cara yang benar.

Contoh lain? Penentuan. Pengkodean untuk anak-anak bisa bermanfaat sekaligus mengecewakan, terutama ketika ada masalah yang tidak bisa mereka pecahkan. Pengkodean mengilhami jenis tekad yang perlu dipupuk anak-anak jika mereka ingin mengatasi hambatan dan tantangan hidup yang akan mereka hadapi nanti.

12. Bantu Mereka Memulai Usaha Sejak Dini

Ingat situasi yang kami sebutkan sebelumnya? Tempat limun, pemotongan rumput, layanan perlengkapan sekolah? Itulah contoh-contoh kewirausahaan anak yang perlu digalakkan. Tidak masalah jika itu telah dilakukan jutaan kali sebelumnya. Tidak masalah jika usaha mereka tidak menghasilkan sebanyak usaha lainnya. Tidak peduli seberapa sederhana, seberapa sederhana, betapa mudahnya kelihatannya; usaha awal ini adalah semua dorongan yang dibutuhkan anak-anak Anda untuk mempelajari nilai kerja keras.

Bisnis sederhana ini akan mengajarkan keterampilan berharga kepada anak-anak Anda yang dapat mereka bawa dan terapkan di mana saja: Ini juga akan mengajari mereka nilai sebenarnya dari menghasilkan uang melalui kerja keras. Hal ini, pada gilirannya, akan membuat mereka lebih menghargai sumber daya keuangan mereka.

Aplikasi praktis: Begitu anak Anda mengalami kreativitas, kebebasan, dan (semoga) imbalan finansial dalam membangun usaha wirausaha pertama mereka, mereka mungkin akan ketagihan. Hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk memupuk semangat kewirausahaan yang berapi-api ini adalah dengan mendukung mereka dalam semua usaha mereka.

Apakah mereka ingin mendirikan agen babysitter dengan teman-teman mereka? Sebarkan berita. Apakah mereka ingin membuat dan memonetisasi saluran YouTube mereka sendiri dengan video unboxing produk, ulasan produk, atau tutorial Roblox? Bantu mereka menyiapkan sesuatu. Mereka ingin membuat aplikasi dan menjualnya? Berinvestasi dalam materi yang dapat mengajarkan anak-anak untuk membuat kode .

Apapun ide bisnis yang mereka buat, tidak peduli seberapa besar atau kecil, jadilah sponsor pertama mereka. Investor pertama mereka. Pelanggan pertama mereka. Jika mereka kehabisan ide, beri mereka beberapa saran (ada banyak sekali ide kewirausahaan anak dan bisnis online sederhana). Yang penting adalah mereka tahu bahwa bisnis kecil yang mereka dirikan ini memiliki arti, terlepas dari ukuran atau skalanya.

Mengajarkan Anak Ibadah Setiap Hari

Mengajarkan Anak Ibadah Setiap Hari

saferouteswa – Saya bersemangat membantu anak-anak untuk melihat bagaimana setiap bagian dari kebaktian gereja menceritakan kisah Injil. Tetapi Tuhan tidak hanya memerintahkan kita untuk menyembah Dia ketika kita datang ke gereja. Alkitab mengajarkan kita untuk memuji Tuhan di setiap bagian dari hari kita. Tuhan ingin kita mengajar anak-anak kita untuk menjalani kehidupan yang penuh ibadah.

Mengajarkan Anak Ibadah Setiap Hari – Di Mazmur 78:4, penulis lagu, Asaf, menyatakan, ”Kami akan beri tahu generasi berikutnya perbuatan-perbuatan terpuji Tuhan, kuasa-Nya, dan keajaiban-keajaiban yang telah dilakukan-Nya.”

Mengajarkan Anak Ibadah Setiap Hari

Mengajarkan Anak Ibadah Setiap Hari

Asaf adalah contoh baik dari orang tua yang memimpin anak-anaknya dalam ibadah dan seorang pemimpin yang memimpin masyarakat dalam ibadah. Penulis lagu lain, David, menggambarkan adegan serupa dalam Mazmur 145.

Inilah keinginan Tuhan bagi kita sebagai penyembah. Satu generasi menyatakan keajaiban Tuhan dan bekerja ke generasi berikutnya. Bagaimana Anda melakukannya sebagai ibu, ayah, kakek-nenek, atau pengasuh? Berikut adalah beberapa dorongan:

1. Pelan-pelan dan ucapkan terima kasih atas apa yang telah Tuhan berikan kepada Anda.

Daud berkata, “Aku akan merenungkan karya-karyamu yang ajaib” (Mazmur 145:5). Salah satu karya Tuhan yang luar biasa adalah anak-anakmu. Anak laki-laki atau perempuan dalam perawatan Anda dibuat dengan menakutkan dan ajaib (Mazmur 139:14). Lain kali mereka membuat Anda tertawa atau mengatakan sesuatu yang lucu dan Anda tergoda untuk mengeluarkan ponsel Anda untuk berbagi momen itu dengan dunia— sebagai gantinya, ambil saja. Nikmatilah. Dan ingatlah Sang Pencipta yang memberimu hadiah ini. Berhenti dan ucapkan terima kasih.

2. Jangan mengeluh dan pakailah kehidupan yang penuh pujian.

Anak-anak akan membuatmu lelah! Ketika mereka masih bayi, Anda berurusan dengan menyusui tengah malam dan penggantian popok terus-menerus. Saat mereka tumbuh, Anda berlari ke sana kemari untuk berlatih atau klub. Membantu seorang anak tumbuh dewasa itu sulit. Dan tahukah Anda apa yang tergoda untuk kita lakukan? Kita tergoda untuk mengeluh tentang karunia yang telah Tuhan berikan kepada kita. Kita mengeluh tentang mereka ketika menurut perikop ini—kita seharusnya menceritakan, mewartakan, merayakan, dan dengan gembira bernyanyi tentang kebaikan dan kasih Tuhan kepadamereka. Jadi, ketika Anda tergoda untuk mengeluh, berhentilah dan ingatlah bahwa Tuhan mengasihi Anda. Kemudian, rayakan dia di depan anak-anak Anda. Pasang musik yang bagus dan nyanyikan tentang Tuhan saat Anda mengemudi di dalam mobil. Bacalah buku cerita Alkitab sebelum tidur dan doakan sedikit doa terima kasih saat Anda menidurkan anak Anda di malam hari. Tunda mengeluh, arahkan kembali hati Anda, dan nikmati diri Anda saat Anda merayakan Tuhan! Sukacita yang ekspresif dalam Kristus membuat pesannya dapat dipercaya bagi anak-anak kita. Anda adalah kurikulum yang akan dipelajari anak Anda sepenuhnya. Jadi, pakailah kehidupan yang penuh pujian. Sungguh merupakan hal yang baik untuk memuji Tuhan (Mazmur 92:1).

3. Terakhir, dorong anak Anda untuk bersikap responsif dan ekspresif!

Anda seharusnya tidak menuntut ekspresi lahiriah dari anak-anak Anda dalam ibadah, tetapi Anda dapat mendorongnya. Kitab Suci memanggil setiap orang untuk bertepuk tangan kepada Tuhan. Ini adalah daya tarik universal (Mazmur 47:1). Jadi, kita harus jelas dengan anak-anak kita bahwa Tuhan memanggil mereka untuk menanggapi Dia juga. Ajaklah anak-anak Anda untuk menanggapi Tuhan dengan tubuh mereka dengan mengangkat tangan mereka dalam ibadah atau menekuk lutut mereka dalam doa. Gunakan Tuhan Buat Saya untuk Ibadahatau alat lain untuk menjelaskan mengapa kita menyembah seperti yang kita lakukan (Keluaran 13:8). Anda memiliki hak istimewa dan tanggung jawab untuk menunjukkan kepada anak-anak Anda kebesaran, kuasa, dan kemuliaan Yesus. Jadi, luangkan waktu untuk berbicara tentang kata-kata yang kita nyanyikan di hari Minggu. Luangkan waktu untuk mengajukan pertanyaan tentang apa arti sebuah lagu dan bagaimana kata-katanya berlaku untuk kehidupan anak Anda. Pertanyaan Anda dapat membantu Anda menemukan seberapa banyak pemahaman anak Anda.

Ingat: Tuhan ingin generasi demi generasi mengenal, mempercayai, dan menyembah-Nya. Dan Dia akan mencapai ini melalui kita saat kita membiarkan penyembahan kita meluap di hadapan anak-anak kita. Jadi, pelan-pelan dan bersyukur. Jangan mengeluh dan pakailah kehidupan yang penuh pujian. Dan dorong anak-anak Anda untuk bergabung dengan Anda dalam ibadah. Anda bisa memulainya mulai minggu ini. Berikut adalah beberapa ide.

Baca Juga : 11 cara untuk mengajari anak-anak tentang nilai bersih-bersih dan buat mereka melakukannya dengan sukarela

Kegiatan #1: Jelaskan praktik ibadah umum kepada anak-anak Anda.

Anda dapat memilih salah satu praktik yang dijelaskan dalam God Made Me for Worship , atau memilih elemen layanan ibadah lain yang umum di komunitas gereja Anda dan menjelaskan bagaimana hal itu membantu hati dan pikiran kita mendekat kepada Tuhan dengan pujian dan ucapan syukur.

Berikut adalah dua praktik ibadah umum untuk dipertimbangkan sebagai contoh:

Mengangkat Tangan. Kami kadang-kadang mengangkat tangan kami ketika kami bernyanyi atau berdoa. Baca 1 Timotius 2:8 dan kemudian jelaskan bagaimana baik mengangkat tangan dalam penyembahan. Kita tidak mengangkat tangan kita untuk menjadi kudus. Sebaliknya, kita mengangkat tangan kita sebagai ekspresi dari apa yang Tuhan lakukan di dalam kita. Kami “mengangkat tangan suci” seperti anak kecil yang menggapai ayahnya. Kami mengangkat tangan kami dan itu menunjukkan bahwa kami milik Tuhan. Dia telah menjadikan kita umat-Nya yang kudus.

Memberi. Setiap hari Minggu, gereja memasukkan pemberian sebagai bagian dari kebaktian mereka dengan melewati piring atau keranjang persembahan. Baca 2 Korintus 9:6–14. Jelaskan kepada anak-anak Anda bahwa semua yang kita miliki berasal dari Tuhan dan milik Tuhan, sehingga kita dapat dengan sukacita memberikan kembali kepada Tuhan dan gereja-Nya melalui persembahan kita. Memberi juga mengungkapkan kepercayaan kita bahwa Tuhan akan setia memenuhi kebutuhan kita.

Kegiatan #2: Baca Mazmur 98 bersama-sama sebagai sebuah keluarga.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini bersama-sama: Siapa dan apa yang menyembah Tuhan dalam lagu ini? Bagaimana mereka menyembah Tuhan? Bagian tubuh apa yang mereka gunakan? Instrumen apa yang mereka gunakan? Mengapa mereka menyembah Tuhan dengan cara ini?

11 cara untuk mengajari anak-anak tentang nilai bersih-bersih dan buat mereka melakukannya dengan sukarela

11 cara untuk mengajari anak-anak tentang nilai bersih-bersih dan buat mereka melakukannya dengan sukarela

saferouteswa – Anak-anak suka membuat kekacauan, tetapi membersihkan? Biasanya tidak begitu banyak, dan terlalu sering, tanggung jawab untuk merapikan menjadi tanggung jawab ibu atau ayah, dengan survei dari ClosetMaid menemukan bahwa rata-rata orang tua harus menjemput anak mereka 28 kali seminggu — sementara setengah dari orang tua mengerjakan tugas anak-anak mereka bagi mereka untuk memastikan mereka dilakukan dengan benar.

11 cara untuk mengajari anak-anak tentang nilai bersih-bersih dan buat mereka melakukannya dengan sukarela – Merapikan setelah anak Anda – ketika mereka benar-benar mampu melakukannya sendiri – bermasalah pada beberapa tingkatan. Satu, itu menciptakan lebih banyak pekerjaan untuk Anda. Kedua, mengirimkan pesan pada tingkat yang sangat literal, bahwa mereka tidak dapat membersihkan kekacauan mereka sendiri dan/atau bahwa mereka tidak perlu repot karena orang lain akan melakukannya untuk mereka.

11 cara untuk mengajari anak-anak tentang nilai bersih-bersih dan buat mereka melakukannya dengan sukarela

11 cara untuk mengajari anak-anak tentang nilai bersih-bersih dan buat mereka melakukannya dengan sukarela

Penelitian, yang diikuti lebih dari 80 anak sepanjang hidup mereka, menemukan bahwa anak-anak yang mulai melakukan pekerjaan rumah lebih awal (sekitar usia 3 atau 4) lebih mungkin untuk memiliki hubungan yang baik dengan teman dan keluarga, serta keberhasilan akademis dan akhirnya sukses dalam kehidupan mereka. karir bila dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki pekerjaan sebagai anak-anak muda.

Sama seperti anak kecil perlu belajar nilai uang ; mereka perlu mempelajari nilai kebersihan. Berikut adalah 12 cara untuk mengajari mereka mengapa membersihkan itu penting bukan hanya untuk membuat mereka melakukannya dengan sukarela secara teratur (meskipun, itu nilai tambah yang pasti), tetapi sepanjang hidup mereka.

Balita mungkin tidak bisa membersihkan, tetapi mereka masih bisa membantu

Studi yang disebutkan di atas mencatat bahwa anak-anak yang mulai membersihkan diri sejak usia tiga tahun memiliki posisi terbaik di kemudian hari. Kedengarannya sangat muda. Apa anak berusia tiga tahun yang memiliki rentang perhatian dan kemampuan kognitif untuk benar-benar bersih? Sedikit, jika ada — tetapi mereka masih dapat membantu, dan seperti yang ditunjukkan oleh Sonja Meehan , penyelenggara profesional, pemilik Simply Thriving Organization dan ibu dari dua anak laki-laki, balita biasanya sangat ingin terlibat dalam aktivitas apa pun, termasuk merapikan.

“Manfaatkan ini dan bantu mereka membentuk kebiasaan baik saat mereka masih menjadi pekerja yang antusias,” kata Meehan. “Temukan cara agar mereka dapat berpartisipasi dalam melakukan pekerjaan rumah — menyortir kaus kaki, membersihkan permukaan yang rendah, menekan tombol pada mesin cuci, mengambil mainan, dll.”

Buang konsep pembersihan sebagai hukuman

Berapa kali waktu kecil saya disuruh membersihkan halaman atau menggosok lantai dapur sebagai bentuk hukuman? Terlalu sering untuk dihitung. Ibu saya mungkin bermaksud baik (dan itu pasti menyelesaikan pekerjaan pada saat itu), tetapi metode ini bukan pertanda baik jika Anda ingin anak Anda benar-benar ingin membersihkan. Pesan yang lebih baik untuk dikirim ke anak-anak adalah bahwa pembersihan “bukanlah hukuman atau tugas, itu tiket untuk hal-hal lain yang mungkin,” kata Chansky. “Jika Anda bersikap negatif dan berbicara tentang apa yang ‘harus dilakukan’ oleh anak-anak dengan cara yang pemarah, anak-anak akan segera menjadi pemarah.”

Komunikasikan mengapa pembersihan itu penting pada tingkat yang benar-benar higienis

Britta Gidican, seorang profesional komunikasi korporat di Seattle, menemukan bahwa membantu anaknya menghubungkan titik-titik tentang bagaimana rumah yang berantakan dapat menyebabkan masalah yang lebih besar membuatnya tertarik untuk membersihkan.

“Saya menjelaskan kepada [putra saya yang berusia enam tahun] bagaimana kuman menyebar , serangga meletakkan jaring/sarangnya di tempat yang berantakan, dll.” Gidican mengatakan, mencatat bahwa dia mulai melakukan ini ketika dia berusia sekitar tiga tahun. “Itu sepertinya berhasil dalam menggambarkan ‘mengapa’ di balik kebutuhan kita untuk membersihkan sehingga dia sekarang mengerti dan bahkan melangkah lebih jauh untuk menjelaskannya kepada orang lain. [Jika] dia melihat seseorang meninggalkan pakaian kotor di lantai atau tidak membersihkan piring mereka, dia akan menceramahi mereka tentang betapa kotornya dan perlu dirapikan.”

Beri mereka pilihan

Bagian dari apa yang dapat membuat tugas-tugas terasa menghukum adalah ketika Anda tidak mengatakan apa itu atau bagaimana Anda akan menghadapinya. Jadi beri anak-anak beberapa pilihan dalam prosesnya. “Anda dapat membiarkan anak Anda memilih tugas yang mereka sukai dalam parameter yang Anda tetapkan: Anda dapat membuat balok atau pakaian — mana yang Anda suka?” kata Chansky. “Anak Anda juga dapat memilih hal yang ingin mereka lakukan: merobek-robek surat, menyiram tanaman , menata meja — mereka akan mendapatkan rasa memiliki untuk ‘domain’ mereka.”

Tetap kecil dan realistis (ini juga berguna untuk orang dewasa!)

“Mengapa orang dewasa bahkan ingin melarikan diri sambil berteriak dari tugas-tugas rumah tangga?” tanya Chansky. “Ini luar biasa. Lawan bahwa ‘semuanya berantakan dan semuanya perlu dibersihkan ‘ dengan harapan yang realistis: kenali beberapa tugas kecil (atau, jika menyangkut anak-anak — bahkan hanya satu tugas) dan selesaikan. Kemudian Anda dan anak-anak Anda akan memiliki rasa pencapaian daripada rasa takut ketika harus membersihkan.”

Jadikan itu urusan keluarga

“Daripada mengirim anak Anda ke dunia yang sepi untuk membersihkan diri, lakukanlah bersama-sama,” kata Chansky. “Tetapkan waktu ‘sapu bersih’, di mana seorang anggota keluarga menetapkan waktu 10 menit dan semua orang melakukan keajaiban mereka dan semuanya dapat menuai manfaatnya bersama-sama.”

Anda mungkin ingin meningkatkan rasa kebersamaan dan tujuan ini dengan memberi tahu si kecil bahwa jika mereka membantu membersihkan, mereka menciptakan “lebih banyak waktu yang [Anda sebagai] orang tua bebas untuk bermain dengan mereka ,” tambah Chansky.

Gunakan pengatur waktu untuk anak-anak Anda dalam pembersihan

Gidican juga menemukan bahwa menyetel pengatur waktu ketika putranya membersihkan secara efektif menyentuh semangat kompetitifnya.

“Ide untuk menggunakan timer datang kepada kami ketika putra saya mulai berlomba dengan ayahnya untuk setiap hal kecil, makan lebih cepat, mewarnai lebih cepat, berpakaian lebih cepat, dll.” kata Gidican. “Dari sana kami mulai mengatur timer pada hal-hal lain seperti merapikan untuk membuatnya melakukannya dan bersenang-senang dengannya. Dia anak yang sangat kompetitif, jadi itu berhasil dengan baik. Ini menguntungkan keluarga kami dengan menghindari amukan dan kehancuran tentang pembersihan.”

Sherri Curley , penyelenggara rumah, motivator dan pembicara pengorganisasian di The Practical Sort Eco-Organizing Solutions, merekomendasikan penggunaan aplikasi Time Timer untuk “visual yang jelas tentang waktu berdetak”, bersama dengan aplikasi Habitica “untuk penanganan tugas gamifying yang konyol.”

Mintalah faktor anak Anda membersihkan waktu ke dalam tanggal bermain

Apakah anak Anda memiliki perusahaan akhir pekan ini? Pastikan dia tahu bahwa akhir sesi bermain akan dikhususkan untuk merapikan mainan dan kekacauan lainnya yang dibuat. Ini mungkin terdengar sedikit hukuman — tetapi sebenarnya itu hanya mengajari anak-anak bahwa kekacauan yang mereka buat adalah milik mereka untuk dibersihkan jika mereka bisa, dan bahwa merapikan dengan teman dapat membantu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan lebih menyenangkan.

“Sebelum tanggal bermain dimulai dan berakhir, ciptakan harapan akan kebersihan,” kata Curley. “Pastikan standar terpenuhi sebelum teman diundang atau datang. Sekitar 20 menit sebelum tanggal bermain berakhir, beri tahu anak-anak untuk mulai membersihkan. Mereka dapat memilih untuk melakukannya bersama, atau anak Anda dapat melakukannya sendiri sesudahnya. Mereka kemungkinan akan menikmati bantuan karena lebih cepat dan lebih menyenangkan untuk membersihkan diri dengan seorang teman.”

Terapkan ‘Aturan Nenek’

Anda mungkin pernah mendengar tentang taktik disiplin sekolah lama “Peraturan Nenek”, yang lebih formal dikenal sebagai Prinsip Premack. Berikut ini penyegaran, milik Chansky: “Nenek bilang tidak ada makanan penutup sampai kamu selesai makan malam.”

Aturan Nenek berguna ketika mengajar anak-anak untuk membuat kebiasaan membersihkan, dan Chansky merekomendasikan untuk memiliki waktu “menyapu bersih” sebelum waktu bermain atau aktivitas lain yang dinanti-nantikan anak-anak. Contoh musuh: “Kami akan pergi ke bioskop jam 3; Mari kita cari tahu sapu bersih yang harus dilakukan sebelumnya, ”katanya.

Catatan: Anda dapat menerapkan Aturan Nenek untuk sesuatu yang rutin seperti waktu dengan elektronik , saran Curley, seperti dalam “Anda dapat menggunakan iPad Anda setelah dapur ini dibersihkan.”

Menginspirasi anak-anak Anda untuk merapikan dengan membiarkan mereka memilih amal

Studi ClosetMaid yang kami sebutkan sebelumnya menemukan bahwa anak-anak memiliki rata-rata 59 mainan, dan untuk membantu mengurangi ukuran, sekitar 75 persen orang tua mengaku diam-diam menyingkirkan mainan. Niatnya di sini mungkin baik, tetapi ini seperti menyalakan lampu gas untuk anak-anak Anda. Cara yang lebih baik untuk mendeklarasikan kamar anak-anak Anda adalah dengan mengundang mereka dalam prosesnya dan membantu mereka menjadi bersemangat tentang hal itu dengan meminta mereka untuk memilih badan amal untuk disumbangkan .

Baca Juga : Cara Mengajari Anak Anda Makan Sendiri

“Sebelum anak-anak saya dan saya merapikan mainan dan buku , kami memilih badan amal di mana sumbangan kami akan disalurkan. Itu membuatnya nyata ketika Anda tahu siapa yang akan menerima barang Anda, “kata Ali Wenzke , penulis “The Art of Happy Moving: How to Declutter, Pack, and Start Over While Maintain Your Sanity and Finding Happiness”. “Misalnya, sebuah badan amal lokal mengumpulkan perlengkapan pesta untuk anak-anak di panti asuhan yang belum pernah mengadakan pesta ulang tahun sebelumnya. Ketika Anda tahu bahwa menyumbangkan spanduk Elmo atau Transformer Anda akan menciptakan pesta ulang tahun yang tak terlupakan untuk anak lain, mudah untuk mengucapkan selamat tinggal.”

Cara Mengajari Anak Anda Makan Sendiri

Cara Mengajari Anak Anda Makan Sendiri

saferouteswa – Ingin bayi atau balita makan sendiri ? Ikuti tips mudah ini dan dapatkan peralatan terbaik untuk digunakan untuk mendorong bayi atau balita Anda memakannya sendiri.

Salah satu pertanyaan paling umum yang ditanyakan kepada saya adalah… “Bagaimana saya bisa mengajari anak saya makan sendiri?”

Cara Mengajari Anak Anda Makan Sendiri – Makan sendiri adalah masalah besar bagi orang tua yang lelah! Saya cukup termotivasi untuk mengajar anak-anak saya sendiri karena itu berarti saya bisa duduk dan menikmati makanan saya sendiri lagi… yah, kebanyakan. Ini juga merupakan keterampilan yang telah saya kerjakan, BANYAK, dengan anak-anak dari segala usia dan kemampuan sebagai terapis okupasi.

Cara Mengajari Anak Anda Makan Sendiri

Cara Mengajari Anak Anda Makan Sendiri

Bagaimana Mengajarkan Makan Sendiri

Saya akan membahas semuanya untuk Anda di sini dalam panduan makan mandiri yang lengkap ini. Saya akan memberi tahu Anda cara mengajar bayi atau balita Anda untuk:

– umpan jari
– makan dengan sendok
– makan dengan garpu

Masing-masing sebenarnya keterampilan independen mereka sendiri, dan mereka biasanya dicapai pada usia yang berbeda. Saya akan memberi Anda pedoman usia yang harus dicari saat anak Anda berusaha menguasai cara makan sendiri terlebih dahulu, dan kemudian, strategi PL/Ibu saya tentang cara membantu mereka belajar. Tentu saja, saya akan berbagi dengan Anda peralatan terbaik untuk bayi dan balita yang belajar makan sendiri juga! Jadi, mari kita mulai…

Cara Mengajari Anak Anda Menggunakan Jarinya untuk Makan Sendiri

Kapan Bayi Memberi Makan Sendiri?

Mudah-mudahan anak Anda sudah mulai atau akan mulai memberi makan sendiri isapan kecil yang bisa meleleh itu langsung dari nampan mereka sekitar 8 bulan. Awalnya, Anda akan melihat bahwa mereka menggenggam makanan mereka dengan seluruh tangan mereka dalam gerakan menyapu. Mereka sering mendapatkan banyak di tangan mereka sekaligus dan akan mencoba memasukkan seluruh tangan mereka ke dalam mulut mereka.

Ini adalah metode yang cukup tidak efektif, tetapi mereka berhasil. Perlahan-lahan, mereka akan mulai menggunakan beberapa jari untuk mengambil lebih banyak makanan, yang seharusnya berkembang menjadi genggaman menjepit (lihat gambar atas atau yang di bawah) sekitar usia 9 bulan (tetapi bisa berkisar antara 7-11 bulan). Genggaman menjepit ini penting karena meletakkan dasar untuk keterampilan motorik halus di masa depan seperti menulis.

Bagaimana Anda Mengajar Mereka!

Pertama-tama, pastikan Anda memberi mereka kesempatan. Biarkan mereka mencoba dan mencoba lagi, tidak apa-apa membiarkan mereka berjuang sedikit. Begitulah cara mereka belajar! Beri mereka hal-hal seperti isapan yang kering dan cukup besar untuk diambil, tetapi tidak terlalu besar sehingga mereka bisa tersedak. (Saya juga suka menggunakan ikal keju atau keripik kacang yang dirancang untuk bayi yang dipecah menjadi potongan-potongan kecil). Sebagian besar anak-anak termotivasi untuk makan dan akan mencari cara untuk memasukkannya ke dalam mulut mereka.

Masalah terkadang muncul dengan genggaman penjepit.

Jika mereka tidak mengisolasi jari dan ibu jari mereka, sisihkan waktu di awal makan mereka untuk memberi mereka satu potong makanan pada satu waktu. Coba letakkan satu isapan tunggal di baki mereka terlebih dahulu, tanpa banyak isapan, mereka dapat mengisolasi jari-jari itu untuk Anda. Jika mereka tidak menggunakan penjepit, pegang di depan mereka, seperti yang ditunjukkan suami saya pada gambar di atas.

Jangan lepaskan sampai Anda melihat mereka meraihnya dengan jari telunjuk dan ibu jari. Luangkan hanya beberapa menit untuk “berlatih” di awal makan dan biarkan mereka menyelesaikan makan dengan normal sehingga mereka tidak terlalu frustrasi. Kemungkinan, tidak akan lama sebelum mereka menguasai keterampilan baru ini!

Salah satu alat favorit saya untuk memotong makanan menjadi potongan-potongan kecil adalah pemotong FunBites , alat kecil praktis yang memotong potongan-potongan kecil menjadi bentuk yang menyenangkan. Tepi keras yang dibuat oleh pemotong ini akan menjadi awal yang baik untuk mengambil makanan yang sedikit lebih lembut. Untuk bayi, beberapa bentuk mungkin perlu dipotong dua lagi.

Baca Juga : Mengajarkan Anak Membaca

Mengajari Balita Anda (atau Bayi) untuk Makan Sendiri dengan Sendok

Kapan balita Anda akan makan dengan sendok?

Kami mencari balita untuk makan sendiri dengan sendok, sepenuhnya mandiri pada usia 2 tahun. Namun, kebanyakan anak mampu belajar jauh lebih muda dari itu jika mereka diberi kesempatan. Pada usia satu tahun, mereka bisa dengan mahir dan berantakan memberi makan diri mereka sendiri.

Bagaimana Anda Dapat Mengajar Mereka!

Seperti halnya pemberian makan dengan sendok, hal terpenting yang dapat Anda lakukan pada awalnya adalah membiarkan bayi atau balita Anda mencobanya. Pada hari-hari awal menyusui bayi Anda, ini berarti memberi mereka sendok sendiri saat Anda memberinya makan.

Hal ini memungkinkan bayi untuk mengasosiasikan sendok dengan makan dan mereka mulai melatih keterampilan motorik halus mereka juga. Mudah-mudahan, anak Anda akan memasukkannya ke mulutnya sebentar-sebentar, dorong ini. Begitu mereka mulai memasukkannya ke mulut mereka, letakkan tangan Anda di atas tangan mereka dan celupkan ke dalam makanan, taruh di sendok secukupnya saja jadi itu hanya rasa. Lakukan ini beberapa kali selama makan sampai mereka mulai menguasainya sendiri.

Setelah mereka memiliki ini di bawah ikat pinggang mereka, sekarang saatnya untuk memberi mereka mangkuk kecil mereka sendiri saat Anda memberi mereka makan. Saya sudah bisa merasakan kepanikan yang terjadi pada banyak dari Anda – Apa, mangkuk mereka sendiri?!? Mangkuk yang bisa mereka lempar dan masukkan tangan mereka? Ya, itulah yang saya sarankan!

Mangkuk hisap mengagumkan dan akan membantu menjaga mereka dari melemparkan seluruh mangkuk ke lantai. Triknya adalah hanya memberi mereka sedikit makanan dalam mangkuk pada satu waktu. Pada titik ini, Anda masih memberi mereka sebagian besar makanan. Jika mereka berhasil menyendoki makanan dengan baik dan setidaknya memasukkan sebagian ke mulutnya, masukkan lebih banyak makanan ke dalam mangkuk untuk mereka makan sendiri.

Jika mereka tidak menunjukkan minat atau kesulitan memanipulasi sendok, bantulah mereka dengan meletakkan tangan Anda di atas tangan mereka dan melakukan semua langkah menyendoki dan memasukkan gigitan ke dalam mulutnya (lihat gambar di atas) . Setelah Anda mencapai titik ini, anak Anda mungkin berusia sekitar 8-9 bulan, dengan asumsi Anda mulai memberi mereka makanan bayi pada usia 6 bulan. Jika kekacauan menjadi terlalu mengganggu, yang kemungkinan besar akan terjadi, ingatkan mereka dengan lembut bahwa makanan masuk ke mulut mereka. Cobalah untuk mengingat bahwa kekacauan dan bermain dengan makanan adalah bagian dari proses. Saya tahu ini menantang, tetapi itu tidak berlangsung lama.

Frustrasi lain yang sering muncul adalah melempar mangkuk atau makanan mereka. Lihat Cara Menghentikan Bayi dari Melempar Makanan untuk kiat lainnya.

Anda akan melanjutkan cara ini dengan 2 mangkuk sampai Anda memberi mereka lebih banyak dan lebih banyak makanan yang sebenarnya dan lebih sedikit gigitan dari sendok Anda. Ketika mereka memberi makan diri mereka sendiri sebagian besar makanan, Anda dapat berhenti menggunakan mangkuk Anda sendiri. Dalam waktu singkat, Anda hanya akan sesekali membantu mereka dengan gigitan besar atau ketika mereka memutar sendok ke arah yang salah.

Meskipun, itu akan terus menjadi proses yang diawasi untuk beberapa waktu. Juga, mereka akan menjadi pemakan yang cukup berantakan untuk sementara waktu, jangan khawatir tentang makanan yang jatuh di oto dan dagu mereka. Saya harap saya bukan pembawa berita buruk, tetapi mereka akan makan seperti ini sampai sekitar 2 – 2 dan 1/2. Sisi baiknya, kemandirian mereka memberi Anda kesempatan untuk benar-benar makan makanan Anda sendiri atau menjawab telepon atau mencuci beberapa piring!

Penting juga untuk diingat bahwa makanan yang lebih kental seperti yogurt dan puding akan lebih mudah diambil dan disimpan di sendok. Tekstur yang lebih tipis mungkin membuat frustrasi pada awalnya.

Mengajari Balita Anda untuk Makan Sendiri dengan Garpu

Kapan anak Anda akan memberi makan mereka sendiri dengan garpu?

Perkenalkan cara memberi makan garpu setelah mereka menguasai penggunaan sendok dan memiliki genggaman penjepit yang bagus untuk makan sendiri. Sekali lagi, kami mencari anak-anak yang mampu menggunakan garpu pada usia 2 tahun, meskipun sebagian besar lebih suka menggunakan jari mereka, itu tidak masalah. Anak-anak mampu menggunakan garpu sekitar 15-18 bulan.

Bagaimana Anda Dapat Mengajar Mereka!

Mulailah dengan menempatkan garpu balita yang aman di piring atau nampan kursi tinggi mereka dengan sesuatu yang sangat mudah ditusuk seperti kubus keju atau nugget ayam. Mie dan buahnya lembut, tetapi licin, dan bisa hancur berantakan. Pada awalnya, kami ingin menjaga tingkat frustrasi mereka tetap rendah, dan memberi mereka kesempatan nyata untuk sukses. Itu akan memotivasi mereka untuk mencoba lagi dan lagi. Jika mereka kesulitan memasukkan makanan ke dalam garpu, berikan bantuan tangan di atas tangan itu lagi sampai mereka menguasainya. Beri mereka bantuan sesedikit mungkin saat Anda bergerak.

Terus tawarkan mereka garpu dan setidaknya, dorong mereka untuk menggunakannya beberapa kali seminggu sampai mereka berada di tahun-tahun prasekolah dan menjadi lebih tidak pantas untuk memakan semuanya dengan jari mereka.

Peralatan Terbaik untuk Balita yang Belajar Makan Sendiri

Sendok FAVORIT Saya

Kedua anak laki-laki saya menggunakan sendok ini dan berbagai spork yang mereka jual juga. Saya suka mereka karena pegangannya yang melengkung lebar, ditambah bentuknya yang memungkinkan mereka untuk mencelupkan sedikit dan masih mendapatkan sesendok. Itu penting di hari-hari awal, ketika koordinasi mereka tidak begitu panas. Saya juga menyukai mangkuk yang dalam dari sendok yang sebenarnya karena bahkan ketika beberapa makanan jatuh, semuanya tidak hilang, yang dapat membuat frustrasi orang-orang ini ketika mereka berusaha keras.

Garpu FAVORIT Saya

Saya suka garpu kecil ini karena mereka juga memiliki pegangan yang lembut dan lebar. Bagian yang terbaik adalah bahwa mereka adalah logam dan benar-benar akan menembus sesuatu. Tapi garpunya dibulatkan secukupnya sehingga tidak berbahaya untuk anak kecil.

Cara Mendorong Balita untuk Makan Sendiri

Jika anak Anda sudah balita dan Anda melewatkan langkah-langkah yang baru saja saya jelaskan, tidak apa-apa, Anda masih akan melanjutkan dengan cara yang hampir sama. Anda mungkin akan melewati langkah-langkah awal tersebut dengan lebih cepat. Banyak orang tua tidak berpikir untuk memberi anak mereka sendok begitu muda atau benar-benar kewalahan dengan kekacauan yang ditimbulkannya.

Dengan balita, penting untuk mengikuti petunjuk mereka dan memberi mereka bantuan sebanyak yang mereka butuhkan, meskipun tidak apa-apa membiarkan mereka sedikit berjuang di sini juga. Konsistensi dalam seberapa sering Anda menyajikannya dengan sendok dan kesabaran sangat membantu!

Saya juga harus menunjukkan di sini, bahwa kadang-kadang, balita tahu cara makan sendiri, atau setidaknya mampu melakukannya, tetapi mungkin menolak karena mereka sangat pemilih makanan.

Jika anak Anda kesulitan untuk memahami atau menolak untuk mencoba, pastikan bukan kekacauan yang mengganggu mereka. Jika Anda curiga mereka tidak suka berantakan, tunjukkan bahwa Anda memiliki serbet di dekat Anda dan berikan serbetnya sendiri. Jika mereka menjadi sedikit berantakan dan itu mengganggu mereka, cepatlah membersihkannya. Lihat bagaimana membantu anak-anak dengan kepekaan sensorik .

Terlepas dari alasan mereka mengalami kesulitan: konsistensi, kesabaran, dan latihan bersama adalah kunci kemajuan.

Mengajarkan Anak Membaca

Mengajarkan Anak Membaca

saferouteswa – Belajar membaca adalah salah satu hal terpenting yang akan dilakukan seorang anak dalam hidupnya. Karena kita hidup dalam masyarakat di mana literasi adalah kunci sukses. Ketika keterampilan membaca tidak berkembang dalam semalam, beberapa orang tua dan pendidik khawatir mereka berada di jalan yang salah menuju pengajaran.

Mengajarkan Anak Membaca – Tetapi memilih buku yang “tepat” dan cara “terbaik” untuk mengajar membaca tergantung pada setiap anak. Tidak ada dua individu yang akan menguasai membaca pada waktu atau kecepatan yang sama, dan kesabaran serta ketekunan adalah suatu keharusan, terutama bagi anak-anak yang berjuang dengan kesulitan atau perbedaan belajar.

Mengajarkan Anak Membaca

Mengajarkan Anak Membaca

Mengajar anak membaca dimulai sejak lahir dengan penguatan keterampilan pra-keaksaraan. Meskipun demikian, sebagian besar anak secara resmi akan belajar membaca antara usia 5 dan 7 tahun.

Salah satu cara yang paling umum untuk mengajar membaca adalah melalui metode sounding out di mana anak-anak didorong untuk membaca dengan suara keras, melafalkan setiap huruf atau kelompok huruf sampai mereka mengenali kata dengan suara.

Pada saat yang sama, pendidik akan mengajarkan kata-kata penglihatan, atau kosakata umum yang dapat dihafal oleh anak-anak untuk mengurangi beban kognitif dalam menguraikan kalimat. Teorinya adalah semakin sedikit kata yang perlu diucapkan anak-anak, semakin banyak perhatian yang mereka miliki untuk memproses lebih banyak istilah dan memahami kosakata yang belum pernah mereka temui sebelumnya.

Ketika anak-anak menjadi pembaca yang kuat, mereka semakin jarang membaca dengan suara keras dan mengenali lebih banyak kosakata dengan melihat. Ini membuat mereka lebih cepat. Mereka juga dapat berbuat lebih banyak saat berinteraksi dengan buku yang mereka baca, termasuk mengikuti narasi yang lebih rumit, memahami detail spesifik, intisari, dan membuat kesimpulan serta prediksi.

Mereka mengembangkan kosa kata mereka karena membaca memperkenalkan mereka pada kata-kata baru yang dapat mereka pahami dari konteks. Selain itu, membaca berdampak pada kemampuan menulis. Anak-anak mengembangkan keakraban dengan struktur kalimat yang lebih kompleks dan mulai menggunakan dan menyesuaikannya untuk mengekspresikan diri. Ini adalah keterampilan penting yang akan membantu mereka di semua bidang kurikulum, mulai dari kelas bahasa Inggris hingga studi sosial.

Keterampilan pra-keaksaraan

Ada keterampilan pra-keaksaraan tertentu yang diidentifikasi oleh para pendidik sebagai hal yang penting dalam mempersiapkan anak-anak untuk instruksi membaca. Anak-anak dapat berbicara bahasa ibu mereka, tetapi mereka mungkin tidak selalu mengenali komponen fonem yang membentuk kosakata bahasa Inggris. Lagu dan sajak konyol dapat membantu menarik perhatian mereka pada suara “Sssss” atau “ssst” yang harus mereka kaitkan dengan huruf untuk membaca kata pertama mereka. Mereka harus belajar alfabet tentu saja, tetapi membaca buku juga bergantung pada pemahaman konsep naratif.

Ini adalah sesuatu yang dapat diajarkan orang tua dengan meminta anak-anak untuk mengingat tindakan dalam urutan di mana mereka terjadi atau hanya memimpin dengan memberi contoh dan melatih kegiatan hari itu bersama mereka. Orang tua juga dianjurkan untuk membacakan kepada anaknya karena menumbuhkan kecintaan terhadap buku dimulai dari rumah. Anak-anak yang sangat kecil mungkin tidak mengerti apa yang Anda baca tetapi mereka akan terbiasa dengan cara kerja buku, termasuk membedakan cetakan dari gambar.

Bayi suka meniru orang dewasa dan membalik halaman adalah cara yang bagus untuk melatih keterampilan motorik halus dan genggaman menjepit. Jika membaca menjadi rutinitas, mereka akan mulai mengharapkan cerita yang menyenangkan dan menghibur. Asosiasi positif yang ditempa melalui banyak waktu berkualitas yang dihabiskan bersama orang tua mereka akan membantu mereka lebih tertarik membaca buku sendiri.

Baca Juga : Cara Mengajari Anak Anda Bernyanyi

Bagaimana cara mengajar membaca?

Phonics – Membaca membutuhkan menyatukan pengetahuan anak tentang sistem suara bahasa ibunya dan kombinasi huruf dan huruf yang mewakili fonem yang berbeda. Untuk alasan ini, beberapa instruksi phonics sangat penting.

Kata-kata yang familiar – Karena mereka adalah pembicara yang fasih, anak-anak memiliki kosakata dasar untuk memulai. Itulah mengapa belajar membaca kata-kata yang sudah mereka kenal adalah awal yang baik. Ini mungkin termasuk nama mereka sendiri dan kata benda konkret lainnya yang dapat diminta menggunakan gambar.

Satu kata pada suatu waktu – Pada awalnya, terlalu banyak teks dapat membebani pembaca baru. Pastikan tidak ada terlalu banyak kata di halaman dan mulailah dengan membuat kata-kata itu mengeluarkan istilah tunggal sebelum melanjutkan ke frasa dan kalimat.

Eksposur yang cukup dan banyak pengulangan – Membaca kata-kata yang mengandung huruf dan kombinasi huruf yang sama dan melihat kata-kata itu berkali-kali membantu anak-anak melatih keterampilan membaca awal. Tahukah Anda bahwa 50-75% kata di sebagian besar buku anak-anak berasal dari daftar Dolch?

Ilustrasi dan cetakan besar – Gambar dapat membantu anak pada awalnya dengan mendorongnya untuk mengenali kata yang mereka baca. Ini membantu jika kata-kata cukup besar dan dicetak dengan huruf tebal, mudah dibaca.

Kosakata frekuensi tinggi – Mengingat kata- kata yang ditemui di beberapa besar novel anak- anak membantu kurangi beban kognitif yang terpaut dengan pelafalan frasa serta kalimat sederhana. Anak-anak dapat menggunakan kartu flash dan berlatih mengeja secara bersamaan.

Buku yang ingin mereka baca – Anak-anak sering ingin membaca lebih banyak jika mereka tertarik dengan materi sejak awal. Ajak anak-anak ke perpustakaan dan biarkan mereka memilih buku yang ingin mereka baca dari awal. Jika teksnya ternyata terlalu rumit, setidaknya Anda tahu topik apa yang Anda minati.

Mengambil tantangan – Memulai dengan buku-buku yang terlalu keras dapat membuat pembaca awal putus asa. Buat anak-anak tetap termotivasi dengan memilih campuran materi mudah yang sesuai dengan level mereka, diselingi dengan buku-buku menantang yang selangkah lebih maju. Cara yang bagus untuk melihat betapa sulitnya sebuah buku adalah dengan meminta anak-anak membaca halaman itu dan mengangkat jari mereka setiap kali mereka menemukan kata yang tidak mereka ketahui. Jika ada halaman yang berisi lebih dari 5 kata yang tidak diketahui anak, simpan buku untuk nanti.

Pembaca yang dinilai – Banyak novel dan cerita pendek berbahasa Inggris yang cocok untuk pembaca dari semua tingkatan. Periksa pembaca yang dinilai dan coba gunakan beberapa level dalam perkembangan untuk memastikan kosakata yang familier dan peningkatan kesulitan yang konsisten.

Konstruksi dan interaksi – Merupakan ide bagus untuk mendorong membaca aktif vs pasif dengan bertanya kepada anak-anak tentang apa yang telah mereka baca. Pada awalnya mereka akan fokus untuk mengenali kata-kata tetapi kemudian mereka harus mendapatkan inti dari teks dan dapat memberi tahu Anda lebih banyak tentang detailnya juga!

Disleksia dan kemampuan membaca

Beberapa anak mengalami kesulitan dalam membaca dan ini mungkin karena kesulitan belajar atau perbedaan. Salah satu kesulitan belajar yang paling umum adalah disleksia, suatu kondisi di mana keterampilan literasi termasuk membaca dan mengeja, terpengaruh. Meskipun ada banyak jenis disleksia dan tidak ada dua individu yang mengalami gejala yang sama, ketidakmampuan untuk mendengar fonem dalam kata-kata sering kali menjadi akar penyebab kesulitan tersebut. Akibatnya, anak-anak mungkin perlu mempelajari pemetaan huruf suara dan kosakata frekuensi tinggi, dan menggunakan strategi, seperti membuat perangkat mnemonik, untuk mengingat ejaan.

Pemrosesan lambat, TAMBAHKAN dan ADHD

Anak-anak yang berjuang dengan pemrosesan yang lambat dapat mengalami kesulitan dengan proses decoding dan dengan menyimpan semua detail teks dalam memori cukup lama untuk membuat makna. Mengurangi beban kognitif dengan mengajarkan kata-kata penglihatan dan menyediakan waktu sebanyak yang dibutuhkan anak untuk membaca teks, dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan literasi yang kuat.

Anak-anak yang berjuang dengan ADD dan ADHD dapat memperoleh manfaat besar dari berkurangnya gangguan dan lingkungan yang tenang untuk belajar membaca. Buat mereka tetap fokus pada teks dan biarkan mereka sering beristirahat dan bergerak sebelum kembali ke kegiatan membaca. Kesabaran dan waktu sangat penting untuk mencegah frustrasi dan memastikan anak-anak mengembangkan asosiasi positif dengan membaca. Pelajari lebih lanjut tentang masalah membaca ADHD.

Mengetik dan membaca

Salah satu cara untuk membantu pembaca yang kesulitan adalah dengan mengajari mereka mengetik mengikuti program yang dirancang khusus seperti Baca dan Eja Tipe Sentuh. Ini karena tahap awal melibatkan pendekatan bertahap yang mencakup satu huruf pada satu waktu dan kemudian berlanjut ke kombinasi huruf, dan akhirnya kosakata dan kalimat sederhana.

TTRS bersifat multi-indera dan siswa diminta untuk mengetik teks yang ditampilkan di layar dan dibacakan secara bersamaan. Ini memperkuat phonics dan melibatkan memori otot, yang bisa sangat bermanfaat bagi anak-anak yang memiliki kesulitan belajar dan berjuang dengan keterampilan literasi. Mengetik juga merupakan keterampilan penting bagi anak-anak dengan disgrafia dan dispraksia yang kesulitan menulis menggunakan pena dan kertas. TIPS: Tahukah Anda bahwa anak-anak dapat belajar mengetik sejak usia 6 atau 7 tahun, saat tangan mereka pas dengan nyaman di keyboard?

Dengan tercapainya modul yang lebih kompleks, program mengetik juga berdampak positif pada kemampuan mengeja selain meningkatkan pengetahuan kosakata frekuensi tinggi dan meningkatkan keterampilan menulis. Kursus TTRS memberikan banyak umpan balik positif, sesuatu yang dibutuhkan pembaca yang kesulitan untuk mengembangkan harga diri dan dapat diselesaikan dengan kecepatan yang tepat untuk setiap pelajar individu.

Cara Mengajari Anak Anda Bernyanyi

Cara Mengajari Anak Anda Bernyanyi

saferouteswa – Saya sangat percaya bahwa jika Anda dapat berbicara, Anda dapat bernyanyi. Namun, belajar menyanyi selaras tidak mudah untuk semua orang. Bagi sebagian orang, itu tampaknya datang secara alami. Untuk lebih banyak lagi, itu adalah sesuatu yang kita harus belajar dan berlatih.

Cara Mengajari Anak Anda Bernyanyi – Anak-anak dapat meniru instrumen dan bernyanyi dengan sengaja sejak usia 12 bulan. Melalui latihan, paparan yang disengaja terhadap berbagai macam musik dan suara, serta permainan dan dorongan, anak Anda dapat belajar menyanyi.

Cara Mengajari Anak Anda Bernyanyi

Cara Mengajari Anak Anda Bernyanyi

Jika anak Anda sedang belajar menyanyi atau sedang berjuang untuk bernyanyi dengan selaras, baca terus. Panduan ini penuh dengan ide, saran, dan teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan nada suara anak Anda. Ini mungkin akan membantu Anda juga!

1. Bernyanyi Bersama Dengan Instrumen yang Disetel dengan Baik

Saat Anda berlatih dengan anak Anda, pastikan Anda melakukan yang terbaik untuk memainkan alat musik yang selaras. Jika Anda memiliki piano tegak, aturlah! Jika Anda memiliki gitar akustik, berikan sedikit perhatian ekstra pada penyetelannya. Lebih sulit bagi siapa pun untuk bernyanyi dengan instrumen yang tidak selaras, dan itu bisa sangat membuat frustasi bagi seorang anak yang mengalami kesulitan menyanyikan nada yang tepat.

Di luar itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa memainkan musik anak-anak ketika mereka dalam perkembangan awal dapat membantu telinga dan indera nada mereka. Penting untuk membantu perkembangan ini sebanyak mungkin!

2. Mainkan Catatan Individu Untuk Mereka Selama Pengembangan Pendengaran

Pada catatan itu, mari kita bicara tentang bagaimana Anda dapat meningkatkan indra nada anak Anda sejak usia dini – bahkan sebelum mereka bisa bernyanyi! Anak-anak yang tumbuh dengan berbahasa Mandarin tampil tujuh hingga delapan kali lebih baik dalam tes nada daripada anak-anak yang tumbuh dengan berbahasa Inggris, karena bahasa mereka berbasis nada. Arti kata dapat berubah tergantung pada nada kata.

Ini mendukung penelitian yang menunjukkan bahwa bayi yang terpapar nada secara teratur dan bermakna dapat diajarkan untuk memiliki rasa nada mutlak yang lebih kuat. Mengajari anak-anak cara bernyanyi pada saat yang sama Anda mengajari mereka ABC akan membantu mereka menjadi musisi yang lebih baik di masa mendatang!

Jika Anda mengambil pelajaran piano di usia muda seperti yang saya lakukan, Anda mungkin ingat lagu-lagu sederhana seperti “This Is The Sound Of Middle C.” Mereka tampak konyol pada saat itu, tetapi paparan berulang pada satu nada dapat membantu mengembangkan telinga dan indra nada Anda.

3. Dengarkan Musik Informasi Tinggi

Di ujung spektrum yang berlawanan, ada beberapa bukti bahwa mengekspos bayi, bayi, dan balita ke musik informasi tinggi dapat membantu mengembangkan rasa nada. Musik informasi tinggi berarti musik yang kompleks, biasanya cepat, dan nadanya ambigu. Bebop, musik klasik kontemporer, dan musik atonal adalah contoh musik informasi tinggi.

Idenya adalah untuk melawan keterpaparan pada nada-nada individual dan nada-nada dengan keterpaparan yang tidak terkendali pada nada-nada tanpa konteks. Secara teoritis, ini memberi anak-anak kemampuan yang lebih baik untuk secara bebas mengasosiasikan nada dengan nada dalam pikiran mereka. Lihat “musik informasi tinggi” di YouTube, dan coba dengarkan beberapa di antaranya. Hal ini menarik dan menarik untuk orang dewasa juga!

4. Aktivitas Panggilan dan Respons

Aktivitas panggilan dan respons adalah cara yang bagus untuk berlatih musik dengan anak-anak Anda. Ini menyenangkan bagi orang tua, karena mereka bisa membuat musik dengan anak mereka, dan itu menyenangkan bagi anak-anak karena alasan yang sama! Pastikan aktivitas ini tetap menyenangkan, jangan dianggap terlalu serius, atau anak Anda mungkin merasa stres.

Cobalah menyanyikan melodi lima nada dan minta anak Anda menyanyikannya kembali untuk Anda. Jika Anda tahu cara menggunakan Solfege (metode belajar catatan do-re-mi) gunakan Solfege dan minta mereka menyanyikannya kembali untuk Anda.

Anda juga dapat menyanyikan nama not atau nama interval dan meminta mereka menyanyikannya kembali untuk Anda. Dorong anak-anak untuk mencocokkan suaranya dengan suara Anda atau dengan suara instrumen yang Anda mainkan. Seiring waktu, ini mengajarkan mereka untuk menggunakan telinga mereka terlebih dahulu ketika mereka belajar musik.

Saat Anda baru memulai latihan ini, cobalah sesekali mencocokkan nada suara anak Anda saat mereka merespons Anda. Akan sangat membantu bagi mereka untuk mendengar seperti apa rasanya bernyanyi serempak. Beberapa penyanyi pemula kesulitan mengetahui apakah mereka menyanyikan harmoni atau serempak, dan latihan rutin semacam ini dapat menghilangkan masalah ini. Ini mengajarkan anak-anak untuk mengidentifikasi nada, bukan interval.

Baca Juga : Mengajarkan Anak Cara Menari

5. Gabungkan Gerakan

Memasukkan gerakan ke dalam pendidikan musik anak Anda sangat penting, dan guru musik yang mengajar anak kecil mengetahui hal ini. Perkembangan didasarkan pada fungsi motorik untuk anak-anak, dan memanfaatkan perkembangan itu dapat membantu secara musikal.

Saat Anda melakukan panggilan dan tanggapan atau hanya menghangatkan suara Anda, mintalah anak Anda meniru nada dengan tubuhnya. Jika Anda bernyanyi tinggi-tinggi, minta mereka mengangkat tangan. Saat nada turun, minta mereka menurunkan lengan. Membuat suara sirene dan naik dan turun.

Memasukkan gerakan sangat penting dalam perkembangan awal, tetapi juga membantu orang dewasa. Jika Anda telah bernyanyi dalam paduan suara, sutradara Anda mungkin meminta Anda mengangkat tangan atau alis Anda untuk membuat nada disetel lebih tajam, dan itu berhasil! Menggunakan tubuh Anda mengaktifkan lebih banyak otak dan mendorong asosiasi dengan suara dan telinga.

6. Ajari Anak Anda Menggunakan Suara Kepalanya

Anak-anak akan mengalami kesulitan memukul nada yang tepat jika mereka tidak dapat mengakses suara kepala mereka. Suara kepala memiliki nada yang jelas, beresonansi, dan lebih mudah dikendalikan. Suara-suara muda memiliki suara kepala yang tinggi dan indah secara alami, dan biasanya lebih mudah dikendalikan. Tidak mengajarkan ini pada usia muda dapat membatasi jangkauan dan kemampuan gaya anak Anda di kemudian hari.

Salah satu cara untuk mendorong penggunaan suara kepala adalah memulai pemanasan vokal di bagian atas jangkauan mereka, turunkan dan kemudian naik lagi. Sejak usia sangat muda, Anda dapat membantu anak Anda berlatih menguap. Ini terdengar aneh, tapi ini penting. Menguap membantu jakun untuk menurunkan dan melemaskan otot-otot di sekitar leher.

Berlatih menguap akan membantu Anda mengembangkan teknik pernapasan yang baik dan membantu anak Anda mengakses suara kepala mereka dan mengontrol nada mereka.

Saat berlatih menguap, fokuslah untuk menarik napas melalui hidung dan mengeluarkannya melalui mulut. Bersenang-senanglah dengannya, dan tantang anak Anda untuk menahan napas selama mungkin. Saat menghembuskan napas, minta mereka menghembuskan napas perlahan dan hati-hati seolah-olah meniup sedotan. Ini akan mengembangkan kontrol napas dan kontrol vokal akhirnya.

Belajar & Ajarkan Solfege

Solfege adalah alat yang berharga untuk mengajarkan pelatihan telinga kepada siapa pun. Saya tidak mempelajarinya saat tumbuh dewasa, tetapi saya akhirnya belajar bagaimana menggunakannya di universitas.

Solfege adalah tempat asal “Do, Re, Mi”. Solfege ditemukan oleh seorang biarawan Italia bernama Guido yang mengawasi paduan suara gereja. Pada saat itu, musik tidak ditulis dengan cara yang sama seperti sekarang, dan satu-satunya cara paduan suara dapat mempelajari musik adalah melalui pengulangan.

Guido memecahkan ini dengan menamai nada dalam tangga nada dan kemudian menggunakan nyanyian yang memulai nada lebih tinggi dari baris sebelumnya, dan dengan demikian Do, Re, Mi, Fa, So, La, dan Ti lahir.

Metode ini masih digunakan di seluruh dunia. Ini bekerja dengan menggunakan “Do bergerak.” Ini berarti Do selalu menjadi nada pertama dalam tangga nada, apa pun skala yang Anda gunakan. Awalnya, ini terdengar membingungkan, karena C tidak selalu Do – dalam skala C mayor, C adalah Do, tetapi dalam skala G mayor, C adalah Fa, karena merupakan interval skala ketiga.

Setelah Anda mulai menggunakannya, itu tidak serumit kelihatannya. Ini adalah cara yang sangat cepat dan efektif untuk mengubah posisi dan melatih telinga Anda. Ini bekerja dengan membantu Anda mengidentifikasi hubungan antara nada yang berbeda dan mengenali pola yang menentukan kunci, akord, dan melodi. Setiap nada dalam tangga nada memiliki fungsi, dan Solfege membantu Anda memahami fungsi tersebut.

7. Pindah Dari Berbicara Monoton ke Bernyanyi

Salah satu cara untuk mendorong anak-anak bernyanyi dengan nada adalah dengan membantu mereka menemukan nada alami yang mudah untuk mereka nyanyikan. Catatan ini berada di sekitar nada tempat suara yang berbicara secara alami berada.

Mintalah mereka berbicara sesuatu dengan keras. Ulangi kata yang diucapkan, dan minta mereka menyanyikan nada yang dekat dengan tempat mereka bernyanyi. Anda dapat memodelkan teknik ini dengan memulai dengan suara datar dan monoton dan memindahkan nada monoton itu ke nada berkelanjutan yang sebenarnya.

Setelah anak Anda belajar menyanyikan nada yang satu ini, Anda dapat dengan mudah mengajari mereka tentang nada dengan mengajari mereka menyanyikan nada yang lebih tinggi dan lebih rendah daripada nada bicara mereka. Teknik ini dapat digunakan untuk anak-anak, tetapi juga digunakan untuk mengajar orang yang menganggap dirinya tuli nada untuk menyanyikan melodi dasar.

8. Berlatih Menghasilkan Suara Berkualitas Baik

Bernyanyi dengan teknik yang tepat dan nada yang baik sangat membantu mengembangkan nada nada yang tajam dan akurat. Banyak siswa berjuang untuk bernyanyi selaras karena mereka berjuang untuk bernyanyi sama sekali.

Pertempuran pertama menghasilkan nada keras yang berkelanjutan. Penyanyi yang gugup akan bernyanyi terlalu pelan atau kehabisan udara terlalu cepat. Ini tidak membantu mereka bernyanyi di lapangan, karena mereka hampir tidak dapat mendengar apa yang mereka lakukan.

Dorong mereka untuk mengambil napas penuh. Latih teknik pernapasan yang mendorong napas dalam dan terkontrol.

Menggunakan bahasa yang tepat adalah kunci untuk mendorong teknik ini. Alih-alih hanya mendorong anak Anda untuk bernyanyi lebih keras, dorong mereka untuk menggunakan lebih banyak udara dan energi. Ini mendorong mereka untuk menggunakan tubuh mereka untuk menghasilkan suara yang lebih baik.

Jika mereka datar, dorong mereka untuk lebih banyak berputar di udara dan membidik lebih tinggi dengan suara mereka. Gunakan gerakan tangan atau ekspresi wajah untuk meminta ini. Jika mereka mendorong terlalu keras, minta mereka membuat suaranya melayang. Biarkan mereka bernyanyi dengan jelas tetapi tanpa melelahkan.

Saat mereka bernyanyi dengan Anda tetapi tidak selaras, minta mereka membuka tenggorokan dan mulutnya untuk menciptakan nada yang lebih baik. Mintalah mereka membayangkan telur kecil di mulut mereka sambil bernyanyi.

9. Coba Bernyanyi Dengan Drone

Bernyanyi dengan drone adalah cara yang bagus untuk menyetel telinga Anda dan melatih pelatihan telinga. Saya bernyanyi di drone saat saya melakukan pemanasan untuk sebuah pertunjukan. Saya memilih drone dengan kunci yang sama dengan lagu pertama di set, dan kemudian menyanyikan pemanasan vokal dengan drone.

Anak-anak juga bisa berlatih dengan drone. Siapkan drone dengan kunci yang nyaman. Anda dapat melakukannya menggunakan aplikasi atau situs web, atau jika Anda memiliki instrumen, Anda dapat memainkan drone di instrumen tersebut. Jika kuncinya adalah F, mainkan F dan C untuk membuat drone. Setiap interval seperlima akan bekerja dengan baik.

Anda dapat menyanyikan nada yang cocok dengan nada di dalam drone, secara bertahap menjadi tajam atau datar. Mintalah anak Anda mendengarkan ombak atau ketukan di mana nada yang Anda nyanyikan bergesekan dengan drone. Sebagian besar anak-anak dapat mengetahui kapan Anda tidak selaras, dan itu adalah hal yang baik! Itu berarti mereka mendengarkan nada.

Ini adalah cara yang baik untuk menjelaskan apa yang Anda maksud ketika Anda berbicara tentang bernyanyi di lapangan. Sangat mudah untuk melupakan bahwa konsep selaras adalah sesuatu yang harus Anda pelajari. Jika Anda tidak tahu apa artinya selaras, sulit untuk mengetahui kapan Anda tidak selaras dan bagaimana Anda bisa memperbaikinya.

Mintalah mereka melakukan latihan yang sama, dan minta mereka berhenti ketika mereka mendengar diri mereka tidak selaras. Akhirnya, Anda dapat meminta anak-anak menyanyikan tangga nada atau lagu hanya dengan drone untuk memandu telinga mereka. Ini adalah teknik yang sangat baik untuk anak-anak atau siapa saja yang memiliki kesulitan bernyanyi selaras.

10. Tetap Menyenangkan!

Belajar menyanyi atau memainkan alat musik membutuhkan waktu dan pengulangan. Ini bisa menjadi membosankan dan membuat frustrasi bagi siswa dan orang tua. Semoga tidak membuat frustrasi guru musik mereka!

Kunci untuk membantu anak Anda bernyanyi dengan selaras dan meningkatkan kemampuan bernyanyi mereka adalah menjaga latihan tetap menyenangkan. Anak Anda tidak perlu berlatih berjam-jam sehari, terutama pada usia yang sangat muda. Beberapa menit setiap hari akan membuat perbedaan besar.

Bagaimana Anda memperlakukan latihan akan mempengaruhi bagaimana mereka memandang waktu latihan. Jadikan waktu latihan sebagai permainan. Buat itu menyenangkan! Dengan cara ini Anda dapat berlatih secara konsisten – sedikit setiap hari – dan memiliki waktu yang dinanti-nantikan semua orang.

Buat permainan dari latihan dan teknik. Nyanyikan melodi yang mereka kenali dan nikmati. Jika mereka belum bisa membentuk kata, biarkan mereka menggunakan suku kata apa pun yang mereka suka. Mintalah mereka mengeksplorasi suara dan kreativitas mereka.

11. Mendorong Eksperimen & Eksplorasi

Siapa pun yang memainkan alat musik atau telah melatih kemampuan menyanyi mereka tahu perbedaan antara meminta seseorang memberi tahu Anda cara melakukan sesuatu dan mencari tahu sendiri.

Ketika Anda secara tidak sengaja menemukan jilatan keren atau teknik yang mengubah hidup, itu dengan cepat menjadi bagian dari bahasa musik Anda. Mendorong anak-anak untuk mengeksplorasi suara mereka dapat mengarah pada penemuan-penemuan semacam ini.

Dorong anak-anak Anda untuk mempraktikkan berbagai cara bernyanyi, berbicara, berbisik, dan berteriak. Bisakah mereka berteriak dengan suara tinggi dan suara rendah? Bisakah mereka berbisik tetapi tetap memproyeksikan suaranya? Bersenang-senanglah dengan itu! Berteriak, tertawa, bernyanyi, berteriak!

Ini bisa menyenangkan untuk bermain dengan efek suara juga. Bersenang-senanglah dengan anak Anda dan buat suara binatang, seluncuran, sirene, dll. Minta anak-anak Anda menggemakan efek suara Anda. Suruh mereka datang dengan efek suara untuk Anda gema!

Eksperimen menghasilkan kegembiraan. Mendorong anak-anak untuk suka menyanyi dan membuat musik akan lebih bermanfaat daripada seribu latihan vokal.

12. Carilah Kesempatan Untuk Bernyanyi

Membantu anak Anda menjadi penyanyi yang lebih baik bisa jadi sulit, karena mudah terdengar kritis ketika membantu mereka berkembang. Menjadi orang tua panggung bisa menyenangkan dan bermanfaat, tetapi juga bisa memberi banyak tekanan pada anak-anak Anda.

Jangan terlalu memaksa ketika Anda membantu anak Anda berkembang. Hati-hati dan lembut dan bersenang-senanglah dengannya. Sangatlah berharga untuk mendorong mereka untuk berlatih dan berkembang, selama Anda membantu mereka menemukan cara untuk menikmati hobi baru mereka.

Dorong anak Anda untuk bergabung dengan paduan suara, bermain musik dengan teman-teman, dan berpartisipasi dalam kelas musik dan band di sekolah. Jadilah mendukung! Datanglah ke resital dan beri tahu mereka bahwa Anda senang mendengarkan latihan mereka.

Salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan menyanyi anak Anda secara keseluruhan adalah mempekerjakan seorang guru atau mengambil beberapa pelajaran vokal.

Mengajarkan Anak Cara Menari

Mengajarkan Anak Cara Menari

saferouteswa – Mengajar anak-anak cara menari adalah salah satu pekerjaan paling berharga dalam komunitas seni. Meskipun terkadang menantang, Anda membuat perbedaan dalam kehidupan kecil, yang salah satunya mungkin tumbuh suatu hari nanti menjadi penari yang sangat sukses.

Kegembiraan Mengajarkan Anak-Anak Cara Menari

Mengajarkan Anak Cara Menari – Anak-anak suka dipimpin, dan mereka akan menyerap pengetahuan baru apa pun yang tersedia bagi mereka. Untuk gadis kecil dan anak laki-laki! yang tak terhitung jumlahnya setiap tahun di Amerika Serikat, keakraban dengan seni menjadi basis pengetahuan yang penting. Dan karena anak-anak suka aktif, mengikuti kelas dansa sering kali merupakan langkah yang logis.

Mengajarkan Anak Cara Menari
Mengajarkan Anak Cara Menari

Jika Anda memilih untuk menjadi guru tari , hidup Anda akan penuh dengan banyak keuntungan. Jadwal yang fleksibel dan mudah, pekerjaan yang berfungsi ganda sebagai latihan harian, dan kesempatan untuk berkreasi tanpa henti. Namun, hadiah terbaik dari semuanya pasti adalah kegembiraan mengajar anak-anak.

Dengan kepribadian mereka yang tak kenal takut dan kemauan untuk mencoba apa pun, Anda akan menemukan diri Anda bekerja untuk mengikuti perkembangan anak-anak, bukan sebaliknya! Mengajar anak-anak memberi Anda kesempatan untuk mewariskan sesuatu yang sangat istimewa bagi Anda kecintaan Anda pada tari dan menikmati kesempatan melihat bagaimana hal itu ditafsirkan melalui tubuh kecil yang baru belajar bergerak seperti penari.

Namun, mengajari anak-anak cara menari juga bisa jadi sulit. Beberapa anak mengikuti kelas dansa hanya karena orang tua mereka menurunkan mereka di sana, dan banyak keluarga memperlakukan kegiatan ekstra kurikuler sebagai layanan penitipan anak daripada kesempatan pengayaan. Beberapa anak akan terlalu malu atau terlalu tidak tertarik untuk berpartisipasi penuh, membuat Anda menghadapi tantangan canggung untuk memaksa anak melakukan sesuatu yang tidak terlalu penting bagi mereka.

Orang tua juga bisa menjadi tantangan bagi diri mereka sendiri, meneliti semuanya mulai dari harga hingga kostum dan pilihan musik Anda. Jadi bersiaplah – pekerjaan Anda akan luar biasa dan bermanfaat, tetapi pasti akan ada hari-hari yang sulit di sepanjang jalan.

Bagaimana Menjadi Guru Tari

Banyak guru tari memiliki gelar sarjana di bidang tari. Namun, itu tidak selalu wajib. Tergantung pada studio tempat Anda melamar pekerjaan, persyaratan mereka akan bervariasi. Beberapa lebih memilih mereka yang memiliki setidaknya gelar sarjana di bidang seni, sementara yang lain akan mempekerjakan mantan siswa yang telah meningkatkan pangkatnya. Jika Anda kebetulan memiliki pendidikan dalam perkembangan anak, ini juga dapat meningkatkan resume Anda ke puncak tumpukan ketika bekerja dengan anak-anak di studio dansa.

Membuat Kelas Anda

Mengajari anak menari itu mudah, asalkan Anda teratur. Anak-anak dapat merasakan kegelisahan dan ketidaksiapan, jadi luangkan waktu setiap minggu untuk menyediakan lingkungan yang terstruktur dan teratur saat mereka berada dalam perawatan Anda. Semua kelas dansa dimulai dengan pemanasan, dan anak-anak juga akan membutuhkan beberapa waktu di lantai untuk meninjau apa yang telah mereka pelajari minggu sebelumnya.

Jika Anda mengajar balet, luangkan waktu untuk memperkenalkan mereka ke barre dan latihan yang dilakukan di sana, dan jika Anda mengajar hip hop, beri mereka waktu untuk gaya bebas dengan lagu yang menarik. Setiap genre tari memiliki cara yang berbeda untuk berkreasi, jadi jangan takut untuk mencoba hal baru, atau amati kelas dansa dengan gaya pilihan Anda untuk mengumpulkan ide.

Baca Juga : Panduan Mengajar Anak Memasak

Waktu Resital

Ketika Anda seorang guru tari anak-anak, waktu resital adalah momen yang paling penting. Anda mengadakan pertunjukan yang menunjukkan kepada orang tua apa yang mereka bayar, dan juga berfungsi sebagai iklan untuk studio Anda kepada mereka yang mungkin datang untuk mendukung pemain muda, tetapi memiliki anak sendiri.

Konsultasikan dengan orang tua favorit Anda tentang kostum dan tema, sehingga Anda selalu dapat tetap terhubung dengan apa yang diharapkan klien Anda, dan memilih lagu yang akan disukai orang tua dan anak-anak. Terakhir, pastikan setiap anak merasa istimewa dan bangga atas pencapaian mereka di atas panggung – dorongan dan pujian selalu, pertama dan terutama, merupakan bagian terpenting dari pekerjaan Anda.

Tips Mengajar Koreografi Tari untuk Anak-Anak

Sementara anak-anak TK tidak akan menampilkan “Giselle” dalam waktu dekat, Anda dapat mengajari mereka blok bangunan dasar koreografi pembelajaran yang akan menyiapkan mereka untuk sukses di dalam dan di luar studio. Kuncinya adalah memahami tahap perkembangan anak-anak kecil dan mengadaptasi gaya mengajar Anda untuk bekerja dengan tingkat pembelajaran ini, bukan menentangnya. Berikut adalah beberapa tips untuk digunakan saat menyusun koreografi tari untuk anak-anak.

Tetap Sederhana

Anak-anak di atau memasuki taman kanak-kanak suka untuk bergerak dan bersenang-senang di kelas dansa, tetapi Anda tidak dapat mengharapkan mereka untuk selalu mengingat koreografi yang diperluas. Anak usia lima hingga enam tahun memiliki pemahaman gerakan yang lebih baik daripada balita, tetapi mereka tidak dapat memahami rutinitas sebaik anak usia sekolah dasar.

Sebagai hasil dari mengikuti kelas menari, siswa di taman kanak-kanak hingga kelas dua harus dapat meniru bentuk dan pola orang lain, melakukan elemen dasar tari, seperti membuat bentuk bulat atau melompat ke arah tertentu, dan menggambarkan gerakan tari. secara umum, menurut buku “ Mengajar Anak Menari ”.

Sebaliknya, anak-anak kelas tiga hingga lima harus dapat memahami berbagai struktur koreografi, menggambarkan gerakan orang lain menggunakan istilah tari sederhana, dan mereproduksi koreografi dengan beberapa urutan.

Koreografi sederhana dan singkat yang hanya menggunakan gerakan dasar paling cocok untuk kelompok usia lima dan enam tahun, dan pastikan Anda memecah setiap langkah menjadi elemen yang mudah dicerna.

Kenali Irama

Anak-anak kecil harus belajar tidak hanya bagaimana melakukan gerakan-gerakan tertentu, tetapi juga bagaimana bergerak dalam waktu dengan musik. Prioritaskan penguatan rasa ritme siswa Anda dan kemampuan mereka untuk menyesuaikan gerakan mereka dengan kecepatan yang berbeda. Pendekatan ini akan lebih baik mengaturnya untuk kelas yang lebih maju nanti.

Bangun Pengulangan menjadi Koreografi

Anak-anak kecil membutuhkan struktur untuk berkembang di kelas, dan koreografer Jenny Duffy mencatat bahwa lagu dan gerakan sering digunakan di kelas taman kanak-kanak untuk memberi sinyal kapan waktunya untuk beralih dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya. Dia merekomendasikan agar instruktur tari menggunakan pendekatan serupa saat membuat koreografi untuk siswa yang lebih muda.

Dia menyarankan menggunakan gerakan yang sama selama paduan suara sebuah lagu, yang memudahkan anak-anak untuk belajar koreografi dan juga membantu mereka mengembangkan musikalitas.

Hadiahi Siswa

Penguatan positif membuat semua perbedaan ketika mengajar koreografi kepada siswa yang lebih muda. Anak usia lima hingga enam tahun akan merespons pujian dengan lebih baik, dan kritik tentang cara siswa melakukan gerakan tertentu harus digunakan dengan hemat. Seperti yang ditulis Donna Donna Furmanek dalam makalahnya , “Koreografi Kelas: Meningkatkan Pembelajaran Melalui Gerakan:”

“Penting bagi guru untuk lebih sering mengakui usaha dan partisipasi anak daripada memperhatikan apakah anak melakukan gerakan dengan benar atau tidak.”

Sistem penghargaan adalah cara yang bagus untuk meningkatkan penguatan positif ini. Seorang guru tari di Dance.net menulis tentang bagaimana dia membuat bagan untuk setiap siswa dan kemudian memberi mereka stiker atau hadiah kecil lainnya seperti medali emas plastik ketika mereka mempelajari langkah baru.

Fokus pada Kesenangan

“Anda seharusnya tidak berharap untuk mengajarkan teknik pada anak kecil,” tulis Holly Shaw dalam sebuah postingan untuk 365Dances. Siswa usia TK memiliki energi tinggi dan masih belajar bagaimana menggerakkan tubuh mereka, sehingga membuat kelas menari semenyenangkan mungkin akan lebih bermanfaat bagi anak kecil dalam jangka panjang. “Benar-benar apa yang harus Anda fokuskan pada saat ini adalah kegembiraan bergerak dan mempelajari tubuh mereka,” kata Shaw. “Jaga harapan tetap rendah.”

Panduan Mengajar Anak Memasak

Panduan Mengajar Anak Memasak – Mencari info tentang mengajar anak-anak untuk memasak? Saya membantu Anda memecahkan masalah umum dan membuatnya lebih mudah, lebih menyenangkan, dan tidak membuat Anda stres untuk memasak bersama anak-anak Anda!

Panduan Mengajar Anak Memasak

saferouteswa – Saya telah bekerja keras untuk sementara waktu sekarang untuk menyusun panduan utama ini untuk mengajar anak-anak memasak untuk kalian! Jika Anda pernah ada, Anda tahu bahwa salah satu hal favorit saya dengan anak-anak saya adalah menghabiskan waktu di dapur!

Melansir theleangreenbean, Ketiga anak saya telah membantu saya di dapur sejak mereka berusia sekitar 16 bulan dan saya mendapat banyak pertanyaan tentang bagaimana saya mewujudkannya! Saya tahu banyak dari Anda berharap dapat berbuat lebih banyak dengan anak-anak Anda di dapur, tetapi banyak dari Anda memiliki hambatan dan rintangan yang sama yang membuat Anda tidak melakukannya!

Baca juga : Tips Mengajarkan Warna Pada Anak

Mengajarkan Anak Memasak

Saya di sini untuk memudahkan Anda! Pada postingan kali ini saya akan membahas :

  • – Mengurangi kekacauan & meningkatkan kesabaran Anda
  • – Tugas dapur sesuai usia
  • – Masalah umum seperti keamanan dapur, banyak anak, dapur kecil
  • – Resep mudah dan memaafkan untuk memulai
  • – Alat dapur favorit saya untuk anak-anak

Kekacauan dan Kegelisahan

Sejauh ini hambatan paling umum yang saya dengar dari orang tua adalah: Membantu anak-anak berarti lebih banyak waktu dan kekacauan yang lebih besar. Memiliki bantuan anak-anak adalah sumber kecemasan yang besar bagi saya.

Pertama-tama, izinkan saya mengatakan bahwa saya mengerti. Tidak ada jalan lain – memasak dengan anak-anak itu berat. Dan itu sering mengakibatkan bahan yang tumpah atau terbuang, meja dan lantai yang kotor dan itu pasti menambah waktu untuk sesi memasak / memanggang Anda.

Kabar baiknya adalah, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu meminimalkan kekacauan yang tak terhindarkan:

– Siapkan tempat sampah dan sisa sendok. Ini segera memberi anak-anak tempat untuk mengatur peralatan pengaduk mereka untuk membantu menjaga meja tetap bersih dan tempat untuk membuang kulit, sisa sayuran, kulit telur dan banyak lagi tanpa Anda bolak-balik ke tempat sampah sembilan juta kali. Dalam nada yang sama, beri mereka “baju dapur” atau celemek untuk menghindari noda membandel pada pakaian bagus.

– Batasi area. Dapatkan menara belajar atau letakkan bangku/kursi mereka di salah satu ujung konter dan ingatkan mereka bahwa mereka harus tetap di tempat sampai Anda selesai. Letakkan alas kursi tinggi, sprei tua atau bahkan sepotong plastik di bawah kursi/meja untuk menangkap remah-remah. Kemudian kumpulkan saja dan bawa ke luar untuk melepaskannya saat Anda selesai.

– Naikkan ukuran . Jika resep Anda membutuhkan setengah cangkir, biarkan mereka mengisi satu cangkir berukuran setengah, bukan setengah cangkir hingga penuh untuk membantu meminimalkan tumpahan.

– Sertakan mereka dalam pembersihan. Mereka perlu segera belajar bahwa membersihkan adalah bagian dari memasak. Mereka tidak bisa hanya melakukan bagian yang menyenangkan dan meninggalkan kekacauan untuk Anda. Dan Anda mungkin akan terkejut betapa mereka benar-benar menikmati pembersihan! Dapatkan sapu kecil, penghapus debu, atau penyedot debu tanpa kabel yang dapat dengan mudah ditangani oleh anak-anak kecil untuk lantai. Dan dapatkan beberapa pembersih semprotan tidak beracun dan lap untuk membiarkan mereka pergi ke kota di konter.

Sejauh meningkatkan kesabaran dan meminimalkan kecemasan, saya akan mengatasinya dengan rencana tiga bagian ini:

Strategi:

– Jadilah cerdas. Jangan memilih untuk memasukkan anak-anak Anda untuk pertama kalinya ketika Anda sudah stres atau kekurangan waktu. Anda mengatur diri Anda untuk gagal. Pilih sore yang terbuka atau pagi yang lambat.

– Bersikaplah masuk akal. Harapkan beberapa kekacauan. Berharap untuk mengambil sedikit lebih lama. Siapkan beberapa tumpahan. Kemudian jika semuanya berjalan lebih baik dari yang diharapkan, Anda akan terkejut.

– Melatih kesabaran. Berlatihlah bersabar sepanjang hari setiap hari, dengan tugas-tugas kecil yang kurang penting atau membutuhkan lebih sedikit kesabaran sehingga ketika Anda membutuhkan banyak kesabaran untuk sesuatu seperti memasak dengan anak-anak, Anda sudah mengerjakannya.

– Waktu itu! Atur timer untuk melihat berapa lama beberapa sesi pembersihan Anda sebenarnya. Saya yakin itu kurang dari yang Anda sadari. Kadang-kadang saya pikir kita membuat kekacauan di kepala kita dengan proporsi epik, tetapi saya berani menebak bahwa hampir semua kekacauan yang mereka buat (dalam kondisi yang diawasi) dapat dibersihkan dalam waktu kurang dari 15 menit.

Langkah-langkah pengendalian:

– Ingatlah bahwa Anda dapat mengontrol bahan-bahan yang Anda keluarkan dan jumlahnya. Jika Anda ingin mereka berlatih menuang dan Anda membutuhkan setengah cangkir susu, tuangkan satu cangkir susu ke dalam wadah yang lebih kecil dan biarkan mereka berlatih menuangkan alih-alih memberi mereka seluruh karton yang berpotensi tumpah. Sama halnya dengan bahan kering. Tuang 2 cangkir tepung ke dalam mangkuk dan biarkan mereka menyendok satu cangkir, alih-alih menyendok langsung dari wadah.

Tugas Dapur Sesuai Usia

Banyak orang tua yang bersedia dan siap untuk membawa anak-anak Anda ke dapur tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Mereka tidak yakin berapa usia anak-anak yang dibutuhkan atau apa yang dapat mereka lakukan pada usia berapa.

Setiap anak berbeda tetapi saya pikir banyak orang terkejut ketika mereka melihat betapa awal saya membawa anak-anak saya ke dapur. Kami memiliki menara pembelajaran yang telah saya gunakan dengan ketiga anak dan mereka semua mulai membantu sekitar 14 bulan. Saya telah menemukan bahwa dari bulan 14-16 mereka benar-benar senang berada di sana. Mereka suka bisa melihat apa yang ada di konter. Mereka dengan senang hati mengaduk sendok beberapa kali atau menekan tombol pada pengolah makanan.

Biasanya sekitar 16-18 bulan adalah saat mereka benar-benar mulai bersemangat untuk membantu. Saya telah melihat banyak daftar “tugas dapur yang sesuai dengan usia” dan sejujurnya, saya tidak setuju dengan sebagian besar dari mereka. Saya merasa seperti balita dapat melakukan banyak lebih dari yang orang berikan jika mereka diberi kesempatan.

Berikut adalah beberapa ide untuk hal-hal yang dapat dilakukan anak-anak mulai usia 16-18 bulan:

– Tuang & Tiriskan – Ukur bahan untuk mereka dan biarkan mereka membantu Anda menuangkan atau membuangnya ke dalam mangkuk/pan/saringan. Anda bisa mulai dengan membimbing tangan mereka dan kemudian membiarkan mereka melakukannya sendiri.
– Aduk & Kocok – Berikan mereka sendok atau pengocok dan semangkuk bahan dan biarkan mereka pergi ke kota!
– Rip & Mash – Beri mereka kepala selada atau batang kangkung dan tunjukkan cara membuang daunnya, sobek menjadi potongan-potongan kecil dan masukkan ke dalam salad spinner. Mereka juga bisa menumbuk kentang, pisang, dan buah-buahan lunak lainnya.
– Wash & Spin – Letakkan di wastafel dan biarkan buah dan sayuran dibilas. Biarkan mereka membilas sayuran di pemintal salad dan mengeringkannya dan kemudian minta mereka membantu Anda membaginya ke dalam mangkuk.
– Sendok – Buat kue atau muffin dan biarkan mereka membantu Anda menyendok adonan ke dalam nampan atau ke dalam kaleng muffin. Sendok kue sangat bagus untuk ini! Anda juga bisa meminta mereka menyendok daging giling untuk membuat bakso.
– Ambil & Simpan – Biarkan mereka membantu Anda menyingkirkan bahan makanan dan meletakkan barang-barang tertentu di tempatnya. Anda juga dapat meminta mereka mengambil barang dari dapur yang Anda butuhkan untuk resep.
– Segel & Dorong – Biarkan mereka membuka tutupnya dan tekan tombol untuk menyalakan blender atau pengolah makanan
– Ide lain : biarkan mereka menguleni dan membentuk adonan roti atau pizza, mengolesi sesuatu dengan minyak atau mentega cair, mengelap meja dengan lap, membantu Anda memasukkan sesuatu ke tusuk sate untuk membuat kabobs, dll.

Saat mereka mulai mendapatkan kepercayaan diri dan merasa lebih nyaman di dapur, cobalah tugas-tugas ini:

– Kupas – Beri mereka pengupas sayuran dan tunjukkan cara mengupas wortel dan kentang. Mereka juga bisa berlatih mengupas telur rebus.
– Chop – Dapatkan pisau yang aman untuk anak-anak dan biarkan mereka berlatih memotong sayuran lunak seperti jamur, zucchini, kentang matang, paprika, dan buah-buahan seperti stroberi dan pisang.
– Crack – Biarkan mereka berlatih memecahkan telur dan kemudian mencuci tangan mereka
– Penggunaan – Bantu mereka menggunakan mixer tangan, pemeras lemon, pembuka kaleng atau parutan kotak
– Bersih – Suruh mereka menyapu atau menyedot debu setelah memasak, biarkan mereka mencuci piring dan memuat mesin pencuci piring dan berlatih menyemprot dan mengelap meja

Langkah selanjutnya:

– Biarkan mereka mulai memotong buah dan sayuran yang lebih keras
– Biarkan mereka mengaduk semuanya dalam wajan panas di atas kompor dan menggunakan wajan
– Berlatih membaca, matematika, dll saat mengikuti resep

Keamanan Dapur

Saya mendengar dari banyak orang tua bahwa keterampilan pisau mereka sendiri bukanlah yang terbaik dan mereka khawatir anak-anak memotong diri mereka sendiri di dapur. Tip terbaik yang bisa saya berikan kepada Anda adalah meningkatkan keterampilan Anda sendiri. Ada banyak video keterampilan pisau dasar di luar sana yang dapat membantu Anda mempelajari dasar-dasarnya dan kemudian hanya berlatih, berlatih, berlatih! Bagikan dasar-dasarnya dengan anak-anak. Beri mereka pisau yang aman untuk dipelajari. Tunjukkan pada mereka di mana harus meletakkan jari, dll. Video ini mungkin berguna: Keterampilan Pisau Dasar.

Kekhawatiran keamanan lainnya adalah memakan adonan atau adonan setelah telur mentah ditambahkan. Jika ini adalah sesuatu yang Anda khawatirkan, cobalah membuat ritual mencicipi telur terlebih dahulu sehingga mereka dapat memuaskan keinginan mencicipinya atau membuat kue vegan dengan telur rami.

Jika Anda khawatir mereka menyentuh daging mentah, biarkan saja! Awasi mereka dengan seksama, sering ingatkan mereka tentang pentingnya mencuci tangan dan berikan contoh yang baik dengan sering mencuci tangan. Mungkin Anda bisa membuat lagu cuci tangan memasak yang menyenangkan untuk membuat mereka bersemangat mencuci tangan. Anda juga bisa meminta mereka memakai sarung tangan dan segera melepasnya setelah memegang daging. Dan jika mereka benar-benar tidak bisa berhenti memasukkan SEMUANYA ke dalam mulut mereka, maka tunggu saja sampai mereka sedikit lebih tua untuk aspek memasak daging mentah!

Menangani Banyak Anak

Jika Anda memiliki dua (atau lebih) anak dalam usia membantu, kemungkinan paling mudah untuk memulai dengan satu per satu. Siapkan aktivitas khusus untuk yang lain – mungkin buku mewarnai atau playdough baru. Biarkan mereka duduk di konter atau meja dapur sehingga mereka tidak merasa ketinggalan dan pastikan untuk memberi tahu mereka kapan mereka akan mendapat giliran. Jika mereka lebih tua, bantu mereka memasukkan tanggal memasak Anda di kalender dan biarkan mereka menghabiskan waktu merencanakan resep mereka sendiri, dll.

Jika Anda perlu menghibur bayi yang perlu dihibur agar anak yang lebih besar dapat membantu – menidurkan bayi di lantai – beri mereka panci dan wajan, Tupperware, peralatan makan, dll dan biarkan mereka membuat kekacauan dan menggedor. Jika mereka merangkak, beli halaman bermain popup untuk menyimpannya di ruang tertutup atau taruh di gendongan atau gendongan. Jika Anda baru membawa anak ke dapur, cobalah untuk benar-benar memaksimalkan waktu tidur siang atau waktu lain ketika Anda memiliki orang lain untuk menjaga bayi untuk meminimalkan tingkat stres Anda dan agar yang lebih tua dapat memiliki perhatian penuh Anda.

Ruang Dapur Terbatas

Jika Anda tidak memiliki banyak ruang penghitung, belilah meja lipat atau meja baki berukuran anak-anak yang dapat Anda tarik untuk memperluas ruang penghitung Anda. Pertimbangkan untuk melihat opsi yang lebih kecil daripada menara pembelajaran tradisional. Ada banyak di luar sana yang memakan lebih sedikit ruang dan beberapa yang bisa dilipat! Bangku lipat adalah pilihan lain jika mereka sedikit lebih tua.

Juga, pikirkan di luar konter. Ketika anak-anak saya masih kecil dan tidak dapat mencapai cukup tinggi untuk menambahkan barang-barang ke pengolah makanan dari menara pembelajaran, saya hanya akan meletakkan seluruh pengolah makanan di tanah. Anda juga bisa menggunakan meja dapur!

Resep Pemula untuk Anak-Anak

Bagi banyak orang, tidak tahu resep apa untuk memulai adalah rintangan terbesar. Mungkin Anda bukan juru masak terbaik untuk memulai atau tidak terlalu percaya diri dengan keterampilan Anda. Mungkin anak Anda ingin membuat kue tetapi Anda bukan pembuat roti. Kabar baiknya adalah ada banyak resep di luar sana yang sangat memaafkan. Mereka akan tetap bagus meskipun pengukurannya tidak tepat.

Peralatan Dapur untuk Anak-anak

Meskipun tentu saja tidak perlu membeli semua peralatan dapur baru saat Anda mulai memasak dengan anak-anak, itu bisa menyenangkan! Anak-anak senang memiliki barang-barang khusus mereka sendiri. Jangan merasa harus membeli semuanya sekaligus. Sebagian besar barang-barang dapur relatif murah dan merupakan tambahan yang bagus untuk hadiah ulang tahun, stocking stuffers, dll!

Sukses ada di Kekacauan

Ingatlah bahwa pengalaman langsung adalah cara paling efektif untuk mengajar anak-anak. Sama seperti orang dewasa, mereka menjadi lebih baik dengan latihan. Jangan biarkan rasa takut akan kekacauan atau kesalahan menyebabkan peluang yang terlewatkan. Dan ingat, memasak memberi begitu banyak kesempatan bagi anak kecil. Semuanya, mulai dari membangun kepercayaan diri hingga mempraktikkan matematika, sains, dan membaca hingga menyiapkannya untuk sukses secara mandiri di kemudian hari. Jadi ambil anak-anak Anda dan pergilah ke dapur. Saya tidak sabar untuk mendengar tentang semua petualangan memasak Anda!

Tips Mengajarkan Warna Pada Anak

Tips Mengajarkan Warna Pada Anak – Anak-anak biasanya belajar tentang warna selama tahun-tahun prasekolah mereka. Kemampuan untuk mengidentifikasi warna dianggap sebagai penanda dan tonggak dalam proses kognitif anak dan sering menjadi bagian dari skrining awal untuk perkembangan dan penerimaan pendidikan.

Tips Mengajarkan Warna Pada Anak

saferouteswa – Mengenal warna dan mengidentifikasi nama warna merupakan bagian penting dari perkembangan anak. Identifikasi awal warna membantu menciptakan hubungan kognitif antara petunjuk visual dan kata-kata.

Mengutip dari munsell.com, Anak-anak perlu terlebih dahulu memperoleh potongan informasi sebelum mereka dapat mulai memahami warna sebagai sebuah konsep. Mungkin tampak sederhana seperti biru adalah biru, sebelum konsep warna dipahami. Anak-anak tidak memiliki kemampuan untuk memahami bahwa biru muda dan biru tua sama-sama biru dan mereka juga tidak memiliki keterampilan verbal untuk menjelaskannya kepada Anda.

Baca juga : 10 Tips Mengajarkan Perkalian Pada Anak Tingkat SD

Seiring dengan mempelajari apa yang disebut setiap warna, anak-anak perlu memahami apa yang diwakili oleh warna; itu bukan ukuran, bukan bentuk, bukan nama objek, bukan tekstur, bukan jumlah benda yang ditampilkan. Pengulangan terus-menerus dan perluasan tentang apa itu warna dan apa yang bukan warna akan membantu setiap anak memahami apa arti kata warna yang sebenarnya.

Setelah itu, mengajarkan warna pada anak biasanya mudah. Anak-anak secara alami tertarik pada warna-warna cerah, itulah sebabnya sebagian besar mainan dan kegiatan yang ditujukan untuk anak-anak kecil, termasuk balita dan bayi, berwarna cerah. Selama tahun-tahun prasekolah, anak-anak memiliki ketertarikan alami untuk memahami dunia mereka di sekitar mereka.

Dikelilingi oleh dunia warna, mudah untuk menggunakan kesempatan sehari-hari untuk mendiskusikan warna. Tentu saja, karena mengajarkan pengenalan warna kepada anak-anak sangat penting, ada banyak alat yang dapat digunakan oleh orang tua dan pendidik untuk membantu anak-anak belajar tentang warna.

Belajar Tentang Warna Melalui Buku Anak

Ada banyak buku anak-anak untuk mengajari anak-anak tentang bentuk warna. “Buku-buku chunky” seperti seri “Happy Baby” yang biasanya menandai pengalaman “membaca” pertama bayi, adalah buku-buku yang sangat mendidik. Seperti mainan yang ditujukan untuk anak-anak, buku anak-anak adalah kesempatan alami untuk tidak hanya mengajari anak-anak perbedaan antara warna dan mengidentifikasinya, tetapi juga melupakan hubungan antara kata-kata tertulis dan warna yang diwakilinya.

Buku anak-anak terbaik untuk mengajarkan warna menggabungkan minat anak, dengan cerita yang bagus, dan ilustrasi warna-warni membuat pengalaman membaca benar-benar menyenangkan. Buku Anak Guide.commemiliki daftar besar buku anak-anak yang akan memberikan banyak kesempatan bagi orang tua dan pendidik untuk mengajarkan warna kepada anak-anak tanpa mereka menyadari bahwa pelajaran sudah dekat.

Salah satu favorit kami dari daftar adalah ” Beruang Coklat, Beruang Coklat, Apa yang Anda Lihat ” Eric Carles Dianggap sebagai bahan pokok di banyak kelas prasekolah, klasik ini harus dimiliki oleh anak-anak yang belajar tentang warna sejak diterbitkan sebagai pertama Carle buku anak-anak bergambar pada tahun 1967.

Diterbitkan ulang pada tahun 2007, “ Beruang Coklat, Beruang Coklat, Apa yang Anda Lihat ” bukan satu-satunya buku Carle yang dapat digunakan untuk mengajar anak-anak tentang warna. Dikenal karena penggunaan kolase yang kreatif dalam ilustrasinya, buku-buku Carle melampaui penggunaan warna datar yang lebih umum, dan memungkinkan anak-anak untuk mengalami nuansa, pola, dan berbagai warna dalam satu warna.

Game yang Mengajarkan Anak Tentang Warna

Selain buku, banyak permainan menggunakan warna sebagian untuk membuatnya menarik bagi anak-anak sambil mengajari mereka tentang warna. Permainan klasik anak-anak, Candyland, sering kali menjadi permainan papan pertama anak-anak karena penggunaan warna.

Secara alami menarik dengan fantasi berlapis gula, permainan papan tidak menggunakan penghitung atau dadu, tetapi kartu warna yang menentukan langkah anak selanjutnya di papan tulis. Selain pencocokan warna, Candyland juga mengajarkan keterampilan berhitung , strategi, keterampilan sosial, dan alasan spasial kepada anak kecil.

Permainan memori pencocokan warna adalah cara lain untuk menginduksi pembelajaran warna kepada anak-anak dengan permainan. Didasarkan pada permainan menjodohkan khas mengingat di mana dua kartu yang sama akan menjadi pasangan, anak-anak prasekolah harus membandingkan warna dan mencocokkan yang sama untuk menang. Permainan lain yang diarahkan untuk mengajar anak mencocokkan warna adalah domino. Dengan menghilangkan titik-titik yang membutuhkan penghitungan dan penambahan ukuran, Jumbo Color Dominoes.

Anak-anak Belajar dengan Kartu Flash Warna

Karena mempelajari warna adalah bagian penting dari pendidikan awal setiap anak, sekolah dan orang tua sering kali beralih ke kartu flash warna yang lebih mendidik . Kartu flash warna berkisar dari hanya berfokus pada warna hingga mendorong kata-kata bersama dengan warna sebagai keterampilan pra membaca.

Seringkali kartu flash warna menggunakan bentuk dan mengajarkan keterampilan menghitung dasar bersama dengan pengenalan warna. Ada banyak jenis kartu flash yang ditujukan untuk mengajar anak-anak tentang warna. Mereka dapat dibeli langsung, diunduh dan dicetak dari sumber online, atau orang tua yang licik bahkan dapat membuatnya sendiri dengan stok kartu warna.

Mengajar Warna Anak Secara Online:

warna dan bentuk dari harga fisherSementara begitu banyak alat yang digunakan untuk mengajari anak-anak tentang warna bersifat “klasik”, internet dan game online juga memberikan kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak untuk belajar tentang warna. Beberapa alat pendidikan warna online fokus pada keterampilan warna tertentu seperti pengenalan warna , pencocokan dan konsentrasi warna dan mungkin mengharuskan anak untuk memiliki beberapa kemampuan membaca. Lainnya seperti Fishers Price’s Color and Shape permainan bermain lebih seperti video interaktif dan membutuhkan keterampilan komputer yang sangat dasar.

Mengajarkan Warna pada Anak Setiap Hari

Tentu saja, karena warna adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, ada banyak kesempatan untuk mengajari anak-anak tentang warna dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk mengajari anak-anak tentang warna adalah dengan memilih warna baru setiap minggu dan sepenuhnya fokus pada warna itu dengan pilihan makanan, aktivitas, dll.

Jadi, apa pun warna yang Anda pilih untuk minggu ini, nikmatilah membawa keindahan warna kepada anak muda saat Anda mengajari seorang anak tentang warna. Apakah Anda memiliki buku atau permainan favorit yang mengajarkan warna? Kami akan senang mendengar rekomendasi Anda.

Tips Efektif untuk Mengajari Anak Anda Berpakaian Sendiri

Tips Efektif untuk Mengajari Anak Anda Berpakaian Sendiri – Membuat anak Anda mendandani dirinya sendiri memiliki banyak manfaat tidak hanya untuk anak Anda, tetapi juga untuk Anda. Ini adalah satu hal yang kurang yang harus Anda lakukan, terutama setelah anak Anda mulai menghadiri kelas dan ketepatan waktu akan menjadi konsekuensinya.

Tips Efektif untuk Mengajari Anak Anda Berpakaian Sendiri

saferouteswa – Ini juga memberi anak Anda kesempatan untuk bertanggung jawab sambil bersenang-senang dengan apa yang dia kenakan. Karena itu, lebih mudah diucapkan daripada dilakukan untuk membuat anak Anda berpakaian sendiri. Di sini, kami memberikan tips hebat yang dapat Anda gunakan untuk membuat seluruh proses lebih mudah bagi Anda dan anak Anda.

Baca juga : Panduan Utama Belajar Melukis Untuk Anak-Anak

Mengapa Anda Harus Mengajari Anak Anda Berpakaian Sendiri?

Melansir parenting.firstcry, Sementara sebagai orang dewasa kami tidak berpikir dua kali untuk berpakaian sendiri, itu adalah hal yang rumit dan bermanfaat untuk dipelajari anak Anda. Mendandani diri sendiri mungkin tampak seperti kebiasaan bagi Anda sekarang, tetapi ada banyak manfaat untuk mengajari anak Anda cara berpakaian sendiri. Berpakaian membantu mengembangkan banyak keterampilan seperti:

– Keterampilan motorik halus , terutama ketika berhadapan dengan ritsleting dan tali sepatu
– Keterampilan motorik kasar, seperti ketika menyeimbangkan diri dengan satu kaki untuk memakai kaus kaki
– Keterampilan kognitif , ketika mengingat urutan pakaian yang dikenakan dan kesabaran untuk seluruh proses
– Keterampilan bahasa , saat mempelajari nama untuk berbagai item pakaian
– Rasa waktu dan kesempatan, ketika mereka mempelajari jenis pakaian apa yang sesuai dengan acara atau cuaca

Keterampilan Berpakaian di Berbagai Usia

Jika Anda bertanya-tanya pada usia berapa seorang anak harus mulai berpakaian sendiri, maka Anda mengajukan jenis pertanyaan yang salah. Daripada berfokus pada kapan seorang anak harus berpakaian sendiri, Anda harus melihat proses ini sebagai sesuatu yang akan terjadi langkah demi langkah selama periode waktu yang akan berlangsung beberapa tahun. Saat anak Anda tumbuh, Anda akan melihat kemajuan kecil dalam belajar cara berpakaian sendiri. Peran Anda adalah untuk mendorong upaya ini dan bersabar saat dia mempelajari langkah baru berikutnya.

1. Pada 1 Tahun

– Anak Anda akan mengangkat lengannya untuk memakai lengan baju dan kaki untuk memakai sepatu
– Dia bisa melepas kaus kaki dan sepatunya
– Dia bisa mendorong lengannya melalui lengan dan kakinya melalui celana

2. Pada 2 Tahun

– Anak Anda mungkin dapat melepas sweter atau mantel yang tidak dikencangkan
– Anak Anda akan membantu Anda menurunkan celananya
– Dia akan menemukan lubang lengan di kemeja

3. Pada 2 Tahun

– Anak Anda akan dapat melepas celana yang memiliki ikat pinggang elastis
– Dia akan mencoba memakai kaus kaki sendiri
– Mengenakan kemeja atau sweter tanpa mengancingkan mungkin menjadi mudah
– Membuka kancing tombol besar juga dapat dilakukan

4. Pada 3 Tahun

– Anak Anda akan dapat memakai t-shirt dengan sedikit bantuan
– Dia akan memakai sepatunya tanpa mengamankannya. Namun, dia mungkin meletakkannya di kaki yang salah!
– Dia akan bisa memakai kaus kakinya dengan bantuan
– Tarik kaosnya sendiri
– Gunakan ritsleting
– Tombol tombol besar

5. Pada 4 Tahun

– Gunakan gesper di sepatu atau ikat pinggangnya
– Gunakan ritsleting konektor
– Kenakan kaus kaki tanpa bantuan
– Kenakan sepatu dengan sedikit bantuan
– Dapat mengenali bagian depan dan belakang item pakaian

6. Pada 4 Tahun

– Kenakan celana dengan bantuan minimal
– Pasang sabuk melalui loop sabuk

7. Pada 5 Tahun

– Berpakaian tanpa pengawasan
– Kenakan pakaiannya dengan cara yang benar setiap saat

Bagaimana Mengajarkan Anak-anak untuk Berpakaian Sendiri

Mengajari anak Anda cara berpakaian sendiri membutuhkan kesabaran yang sehat. Meskipun mungkin membuat Anda frustrasi melihat anak Anda memakai sepatunya selama lima menit, penting bagi dia untuk mempelajari cara melakukannya. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu dengan aspek yang lebih sulit dari berpakaian.

1. Celana Elastis

Pilih celana yang longgar dengan karet gelang di bagian pinggang. Pergi untuk berkeringat daripada celana jeans sampai Belajar anak Anda bagaimana untuk menarik mereka. Anda kemudian dapat beralih ke tombol daripada snap on atau bahkan tombol slide. Jenis tombol terakhir yang harus dipelajari adalah jenis tradisional karena merupakan yang paling sulit.

2. Duduk Saat Berpakaian

Ini sangat berguna saat mengenakan celana atau bawahan lain seperti sepatu dan kaus kaki. Anak Anda kemudian dapat fokus hanya mengenakan celana dan tidak perlu khawatir tentang keseimbangan dirinya sambil juga memikirkan cara memakai pakaian.

3. Dorong Lengan Melalui Lengan

Dorong anak Anda untuk mendorong lengannya melalui lengan baju. Ini adalah salah satu langkah termudah untuk dicapai dan akan meningkatkan kepercayaan diri anak Anda.

4. Dorong untuk Mengancing

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara mengajar anak untuk mengancingkan kemeja. Untuk anak yang lebih besar, Anda harus mendorong mereka untuk mengancingkan baju mereka sendiri. Meskipun mungkin ada beberapa kancing yang tidak cocok di awal, hasilnya sepadan.

5. Tata Pakaian

Pada awalnya, yang terbaik adalah tidak membingungkan anak Anda dengan terlalu banyak pilihan. Pilih semua pakaiannya dan taruh untuk dia pakai. Anda juga bisa mengaturnya agar dia harus memakai pakaian.

6. Bedakan Antara Depan dan Belakang

Ajari anak Anda cara mengenali tanda-tanda untuk membedakan antara bagian depan dan belakang pakaian. Tunjukkan bahwa label gaun selalu ada di bagian belakang, atau kancingnya biasanya ada di bagian depan.

7. Mulailah dengan Menghapus

Melepas pakaian jauh lebih mudah daripada memakainya dan anak Anda akan merasa lebih mudah melakukannya. Juga, dalam banyak kasus, anak Anda akan mengenakan pakaian berdasarkan jadwal. Saat melepas pakaian, jadwal biasanya lebih santai, seperti sekitar waktu mandi atau waktu tidur.

8. Sepatu

Salah satu aspek penting dalam mengajari balita berpakaian adalah memakai sepatu . Mulailah dengan sepatu yang mudah dimasuki seperti sepatu slip-on yang melar. Tunjukkan pada anak Anda bagaimana Anda memakai sepatu Anda, dengan jari-jari kaki masuk terlebih dahulu dan kemudian tumit. Dorong dia untuk mencoba sendiri.

Baca juga : 10 Tips Kesehatan Sederhana Dan Berguna Untuk Diikuti Anak-Anak

9. Kemeja Mudah Dipakai

Jika ide memasukkan kepala anak Anda melalui lubang kaos membuat Anda dan dia takut, Anda bisa mulai dengan kaos yang mudah dipakai. Cari kemeja yang menempel pada panel atau velcro sebagai pengganti kancing.

Bagaimana Membantu Anak dengan Keterlambatan Perkembangan untuk Berpakaian

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendapatkan seorang profesional di kapal. Ini tidak hanya akan membantu aspek berpakaian tetapi juga area perkembangan lain di mana anak Anda akan membutuhkan perhatian khusus. Pastikan untuk tetap sabar dan gunakan teknik yang berbeda untuk mengajar.

Anda dapat memberikan instruksi kepada anak Anda dengan menceritakan, dengan menunjukkan, atau langkah demi langkah. Pikirkan apakah keterampilan yang Anda ingin anak Anda pelajari adalah sesuatu yang secara fisik mampu ia lakukan. Ada garis tipis antara mengajari anak Anda tentang ketekunan dan dia menjadi frustrasi dengan apa yang Anda anggap sebagai tugas sederhana.

Ada banyak manfaat bagi anak-anak Anda belajar cara berpakaian sendiri. Sementara sebagian besar manfaat ini berkisar pada kemampuan fisik, manfaat mental dan emosional juga tidak dapat disangkal. Mempelajari cara berpakaian sendiri akan meningkatkan kepercayaan diri anak Anda.

Anda dapat memberi tahu anak Anda untuk memilih satu item pakaian pada malam sebelumnya yang dapat ia pakai sepanjang hari. Ini akan mendorongnya untuk berpakaian bahkan jika mereka menemukan beberapa tugas yang sangat menantang dan membuat frustrasi.

Panduan Utama Belajar Melukis Untuk Anak-Anak

Panduan Utama Belajar Melukis Untuk Anak-Anak – Tidak peduli apa minat mereka, anak-anak tampaknya tidak lebih suka bermain-main dan berkreasi dengan cat dan warna.

Panduan Utama Belajar Melukis Untuk Anak-Anak

saferouteswa – Seperti keterampilan apa pun, ada banyak cara untuk mengembangkan minat ini lebih jauh dan mengembangkan kemampuan menggambar dan melukis anak Anda sehingga mereka merasa nyaman mengeksplorasi sisi kreatif mereka, dan bahkan mungkin mengembangkan hasrat untuk seni! Kumpulan pelajaran, latihan, dan tip ini akan membuat anak-anak sibuk selama berjam-jam, dan membuat mereka menciptakan apa pun mulai dari lukisan jari hingga potret diri.

Baca juga : 10 Cara Membuat Anak Anda Menyukai Bunga Dan Berkebun

Melansir kidadl, Setiap pelajaran ini berisi contoh bagaimana Anda dapat menyesuaikan teknik yang digunakan untuk segala usia dan banyak tips dan trik untuk mendapatkan hasil maksimal dari setiap aktivitas. Jadi, ambil kuas Anda, dan mari berkreasi!

1. Belajar Tentang Warna

Memahami hubungan antara warna yang berbeda merupakan blok bangunan penting saat belajar melukis.

Di bawah 5 detik: Potong bentuk dari lembaran plastik dengan warna primer (merah, kuning dan biru). Kemudian, biarkan anak Anda bermain dengan bentuk dan melihat sendiri cara setiap warna berinteraksi untuk membuat sesuatu yang baru.

Usia 5-8: Perkenalkan ide warna sekunder dengan memberi anak-anak cat warna primer, dan minta mereka untuk mencampurnya dengan cara yang berbeda dan melukis gambar!

Ages 8+ : Terinspirasi oleh seniman Prancis Georges Seurat yang terkenal melukis hanya menggunakan titik-titik kecil cat, minta anak Anda untuk membuat gambar hanya menggunakan titik-titik warna, dengan gaya ‘Pointillist’! Dengan cara ini mereka dapat melihat bagaimana bagian-bagian kecil dari warna dapat membuat sesuatu yang sama sekali berbeda jika dilihat dari kejauhan.

2. Aktivitas Menggambar Tanpa Penghapus

Kebanyakan anak-anak terbiasa menggambar terutama menggunakan pensil, jadi jika mereka melakukan kesalahan dapat dengan mudah dikoreksi. Latihan berikut menghilangkan penghapus, sehingga anak-anak dapat belajar meluangkan waktu saat menggambar, dan juga meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam pekerjaan mereka.

Di bawah 5s: Karena ini mungkin perkenalan pertama mereka dengan pena, bersiaplah untuk kekacauan kecil! Beri anak Anda spidol dan kertas, dan biarkan mereka menggambar atau mencoret-coret apa pun yang mereka suka. Tunjukkan pada mereka bahwa kali ini apa yang mereka buat tidak dapat dihapus, dan milik mereka untuk disimpan!

Usia 5+: Karena Anda tidak dapat menghapus saat melukis, cobalah untuk tidak menghapus saat menggambar! Biarkan anak-anak bersenang-senang membuat gambar apa pun yang mereka suka di atas kertas. Tapi, ada tangkapan! Tantang mereka untuk tidak menggunakan penghapus sama sekali saat menggambar – ini akan membantu mereka membuat keputusan cerdas saat menggambar, dan mendapatkan kepercayaan diri pada kemampuan mereka.

3. Pengantar Cat Air

Salah satu teknik melukis yang paling sederhana (dan paling mudah dicuci!), cat air telah ada selama berabad-abad. Ini juga cara yang bagus untuk mengajak anak-anak melukis, karena cepat, mudah, dan dapat digunakan selain menggambar dan jenis cat lainnya.

Di bawah 5 tahun: Jika anak Anda suka menggunakan pensil, cobalah selangkah lebih maju dan perkenalkan mereka untuk memegang kuas. The Paige Diaries memiliki beberapa ide bagus dan mudah tentang ‘Cara Memperkenalkan Lukisan Warna Air pada Balita’, yang sangat menyenangkan dan akan membantu anak-anak menjadi lebih akrab dengan melukis di atas kertas.

Usia 5-8: Ini bisa menjadi tantangan untuk bekerja dengan cat air pada awalnya, jadi lihat pelajaran sederhana di Nurturestore.co.uk yang sempurna untuk memperkenalkan anak-anak pada semua cara berbeda mereka dapat membuat seni cat air yang indah.

Usia 8+: Salah satu hal terbaik tentang cat air adalah kenyataan bahwa Anda dapat menggambar di atasnya setelah kering! Mengapa tidak mengambil beberapa pena dan membuat beberapa lukisan bulu cat air yang sangat mudah dengan menambahkan detail garis hitam pada bagian cat air Anda. Memerlukan keahlian minimal untuk hasil yang indah, konsep ini juga mudah diterapkan pada ide-ide lain, jadi tidak ada batasan untuk apa yang bisa dibuat oleh anak-anak!

4. Pelajaran Dalam Lukisan Akrilik

Dianggap sebagai salah satu jenis cat yang paling serbaguna, akrilik sangat cocok untuk membantu anak-anak belajar melukis. Tidak hanya dapat ditipiskan dengan mudah, tetapi juga dapat digunakan untuk membuat lukisan yang cerah dan bertekstur (ditambah sangat cepat kering!).

Di bawah 5s: Ketika berbicara tentang akrilik, Anda dapat membuat beberapa lukisan abstrak yang mempesona. Cukup atur beberapa cat (kami sarankan Anda sedikit menyiramnya untuk digunakan dengan anak-anak kecil), dan biarkan anak-anak membiasakan diri dengan tekstur, warna baru, dan bagaimana mereka semua berinteraksi.

Usia 5-8: Lukisan akrilik sangat menyenangkan, dan ada begitu banyak pilihan untuk apa yang bisa Anda buat. Panduan melukis abstrak yang mudah ini menyenangkan dan sederhana bagi anak-anak untuk terlibat.

Usia 8+: Jika anak Anda suka melukis, sekarang bisa menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan mereka bekerja di atas kanvas. Kanvas kecil yang diregangkan sebelumnya tidak mahal dan membuat lukisan Anda menjadi karya seni instan yang siap digantung. Felt Magnet menawarkan panduan langkah demi langkah untuk menggunakan akrilik untuk pemula dari segala usia, berisi banyak tips tentang cara meningkatkan keterampilan melukis Anda.

5. Lukisan Untuk Musik

Kegiatan melukis yang sangat menyenangkan ini sangat menyenangkan bagi anak-anak dari segala usia, dan sangat membantu mereka untuk belajar lebih banyak tentang gaya artistik mereka sendiri. Yang perlu Anda lakukan adalah memilih beberapa lagu dari genre yang berbeda (pikirkan klasik, rock, pop, atau reggae) dan biarkan anak-anak merespons melalui seni! Atur mereka dengan cat, kertas, dan air, dan biarkan mereka benar-benar fokus pada apa yang ingin mereka buat. Lihat sumber daya fantastis di artfulparent.com untuk mendapatkan lebih banyak ide tentang cara melukis musik dengan anak-anak.

6. Pelajaran Still Life Sederhana

Menggambar dan melukis observasional adalah cara yang fantastis bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan mereka, dan menjadi lebih akrab dengan dunia di sekitar mereka.

Di bawah 5 tahun: Mulailah anak-anak dengan still life dengan membuat mereka berpikir tentang bentuk. Blok warna-warni dan barang-barang sederhana lainnya adalah ide yang sempurna untuk digunakan sebagai prompt lukisan.

Usia 5-8: Untuk latihan yang sangat membantu dalam ‘melihat’, Artful Parent juga memberikan panduan menggambar observasional yang mendorong anak-anak untuk melihat sesuatu dari sudut pandang artistik, dan mengekspresikannya melalui melukis dan menggambar.

Usia 8+: Jika anak Anda tertarik untuk mulai belajar cara membuat benda mati dengan akurat, Teknik Still Life dari artyfactory.com pasti akan membantu kemampuan menggambar dan melukis observasional mereka.

Tip Teratas: Melukis benda mati bisa jadi menakutkan, tetapi penting untuk diingat bahwa tidak semuanya harus realistis. Bahkan seniman terbaik pun membuat kesalahan, dan setiap orang memiliki gaya unik mereka sendiri yang penting bagi mereka. Jika anak Anda merasa frustrasi dengan hasilnya, ingatkan mereka bahwa tidak ada artis yang buruk, dan dengan berlatih, mereka membuat kemajuan yang luar biasa.

7. Lukisan Potret Mudah

Melukis dari kehidupan adalah salah satu keterampilan paling menantang dan bermanfaat yang dapat dipelajari seorang seniman. Dengan mencoba kegiatan mudah ini, anak-anak dapat mulai mengembangkan kemampuan mereka untuk bekerja dari kehidupan, dan mulai berpikir tentang apa yang ingin mereka ciptakan secara pribadi.

Di bawah 5 tahun: Dengan anak-anak yang lebih kecil, membuat potret adalah tentang warna, ekspresi, dan imajinasi. Minta anak-anak untuk membuat gambar anggota keluarga, hewan peliharaan, atau sosok imajiner, dan biarkan mereka lepas dengan cat dan kertas!

Usia 5-8: Yang Anda butuhkan untuk aktivitas potret diri yang mudah ini adalah cermin dan beberapa perlengkapan melukis! Halo, Wonderful menawarkan dua belas ide potret diri yang merupakan awal yang baik untuk membantu anak-anak mempelajari semua tentang membuat karya seni yang mewakili diri mereka sendiri.

Usia 8+: Jika anak Anda sangat antusias melukis, sekarang adalah kesempatan bagus untuk memperkenalkan mereka pada cat minyak. Secara tradisional digunakan oleh para master, cat minyak membutuhkan kesabaran dan persiapan tetapi merupakan keterampilan yang sangat berharga untuk dipelajari anak-anak sejak dini. ‘4 Langkah Mudah Mengajarkan Lukisan Cat Minyak Anak’ di tropicdrawing.com memaparkan dasar-dasar melukis cat minyak untuk anak-anak, sehingga anak Anda dapat mempelajari semua yang mereka butuhkan untuk membuat karya seni yang menakjubkan.

10 Cara Membuat Anak Anda Menyukai Bunga Dan Berkebun

10 Cara Membuat Anak Anda Menyukai Bunga Dan Berkebun – Bukankah memesona melihat wajah anak-anak saat mereka melirik bunga taman? Cara mereka menjadi terpesona, hampir terbius oleh warna-warna indah dan kelopak-kelopak lembut. Bau harum menarik mereka seperti uap ajaib dan kemudian sesuatu yang tidak dapat dijelaskan terjadi.

10 Cara Membuat Anak Anda Menyukai Bunga Dan Berkebun

saferouteswa – Mereka menjadi tenang. Dan kemudian, lebih baik lagi, mereka menjadi penasaran.

Melansir flowerpowerdaily, Bunga dan berkebun mau tidak mau menjadi cinta seumur hidup. Ini memiliki semua titik pemicu tersembunyi untuk membuat mereka bersemangat dan fokus. Serta kata-kata terpenting yang ingin didengar orang tua. Tidak ada Tek. Menempati mereka selama berjam-jam. Poin bonus tambahan? Ini mengajarkan mereka pelajaran hidup yang berharga.

Baca juga : 6 Strategi Membantu Anak Belajar dan Berpikir Secara Berbeda

Kami di Flower Power sangat yakin akan manfaat berkebun bagi keluarga Anda, sehingga kami memberi Anda daftar – dengan ciuman. Anda akan berterima kasih kepada saya di tahun-tahun mendatang.

Jadi, inilah 10 cara untuk membantu anak Anda menyukai bunga, berkebun, dan belajar.

1) Beri anak-anak ruang untuk menelepon mereka sendiri

Jika Anda menetapkan anak Anda sebidang kebun Anda sebagai tempat khusus mereka, itulah yang akan terjadi. Mereka akan lebih banyak berinvestasi. Jika Anda memiliki beberapa anak, maka bagilah bagian taman mana pun yang tersedia. Bagian luar biasa dari berkebun adalah kegiatan kelompok untuk semua kelompok umur.

Jika tidak ada ruang taman tambahan, tidak ada masalah besar. Buat poin khusus untuk membiarkan anak-anak Anda memetik bunga apa pun di kamar bayi saat tanaman khusus mereka tumbuh.

2) Gunakan perencanaan lanjutan untuk membangun kegembiraan

Isi suara Anda dengan antusias saat Anda membawa pulang katalog berkebun untuk dituangkan. Buat buku khusus dengan gambar tanaman favorit yang Anda pilih dari ratusan yang tersedia. Antisipasi benih yang datang. Membuka paket dengan anak-anak Anda dan mendengar paket benih bergoyang adalah soundtrack untuk hidup Anda.

Anak saya sama sekali tidak tertarik dengan hal ini.

Namun, ketika saya memberi tahu dia bagaimana benih diangkut dengan kapal perang dan terkadang bernilai lebih dari emas, minatnya memuncak. Kemudian saya menceritakan kepadanya bagaimana dalam banyak sejarah keluarga, kerabat membawa benih bunga tercinta yang menjadi satu-satunya kenangan untuk mengakarkannya ke warisan mereka – karena terkesiap – tidak ada yang memiliki iPhone 100 tahun yang lalu.

Biji dan bunga memiliki sejarah kuno. Ini dapat mendorong percakapan tentang bunga apa yang mungkin Anda ingat sebagai seorang anak. Mereka kemudian belajar lebih banyak tentang kakek-nenek dan akar keluarga mereka melalui botani.

3) Dapatkan alat berkebun ramah anak dalam ukuran mereka

Ada begitu banyak yang tersedia. Sekop plastik, gerobak dorong, dan garu ini menjadikannya resmi. Mereka adalah seorang tukang kebun. Sekop untuk orang dewasa terlalu berat untuk tangan mungil mereka dan tidak dapat bermanuver. Jika Anda tidak memiliki alat ini, pikirkan untuk menggunakan sendok. Dapatkan buku yang dipatok ke berbagai kelompok umur tentang serangga atau bunga apa yang dapat mereka temukan di taman. Ini benar-benar membuat proyek jadi lebih menyenangkan.

4) Biarkan anak-anak menjadi kotor dan jangan panik

Itu adalah suatu keharusan. Biarkan anak-anak menjelajahi Ibu Pertiwi. Biarkan mereka memetik batu dan daun untuk melihat apa yang ada di bawahnya. Jelaskan bagaimana adanya cacing yang menggeliat untuk mengaduk tanah dan menghasilkan nutrisi yang lebih baik untuk memberi makan bunga. Ajari mereka untuk mengidentifikasi serangga yang tidak berbahaya dan yang mengganggu.

Yakinkan mereka bahwa kebanyakan lebah tidak akan menyengat jika Anda menahan diri untuk tidak memukul mereka seperti yang Anda lakukan pada adik atau adik Anda. Anda juga tidak boleh menginjak manusia atau lebah.

Bergembiralah ketika Anda menggali lubang di tanah untuk menempatkan tanaman yang dipilih setiap anggota keluarga sebagai favorit mereka. Biarkan mereka menepuk bumi dengan kenyamanan dan tanpa penghakiman. Karena bumi memiliki energi yang akan mereka sambungkan selamanya. Ini memiliki efek menenangkan yang dikonfirmasi oleh penelitian di seluruh dunia. Tetapi Anda harus mengalaminya terlebih dahulu.

5) Buat game dan kontes berkebun

Buat kontes untuk melihat siapa yang paling banyak mencabut rumput liar di sekitar bunga. Kemudian ajari mereka untuk mengagumi bagaimana rumput liar dengan tarikan belaka akan terbang keluar dari tanah seperti pesawat ruang angkasa yang berdebu tetapi bunga memiliki akar yang lebih kuat. Dan ketika mereka mau tidak mau mengeluarkan bunga, Anda akan terkikik dan berkata, “Kita semua membuat kesalahan dan kemudian belajar darinya.”

Tidak yakin apakah kita harus memiliki permainan di mana kita memetakan “Siapa yang Lebih Besar,” karena menyirami tanah nilai-nilai mereka harus mendorong keterlibatan yang mendukung.

Omong-omong, itu adalah angan-angan. Semua saudara akan melihat tanaman siapa yang tumbuh lebih besar. Namun, sebagai orang tua, orang dewasa, wasit moral, Anda dapat berdiri kokoh seperti pohon ek. Pergeseran arah seperti angin dan tunjukkan bahwa tanaman berbunga anak lain adalah warna terindah yang pernah Anda lihat.

Anda tahu bagaimana anak-anak menyukai nama-nama lucu.

Nah, bunga dan tanaman adalah hadiah yang terus diberikan. Tunjukkan bagaimana seorang impatiens juga dikenal sebagai “Bizzy Lizzy”, dan bagaimana “Hot Poker” terlihat seperti pedang yang menyala dan ada juga Dutchman’s Breeches dan sebuah bunga yang disebut Chocoholic Snakeroot. Kemudian nyalakan imajinasi dan minta mereka menyebutkan jenis tanaman dari itu.

Dapatkan kembang sepatu – menyenangkan untuk diucapkan dan bagus untuk ditanam. Itu tumbuh begitu besar. Bunganya sangat besar.

Dan meskipun mati ke tanah di musim gugur, ia membesar di musim semi dan akhirnya menjadi tanaman tinggi lagi pada pertengahan musim panas. Anak-anak akan menganggapnya seperti Jack & the Beanstalk. Semacam tanaman dongeng. Terlihat eksotis, seperti sesuatu dari daerah tropis.

6) Jadilah berwarna-warni dalam pilihan tanaman Anda

Ada alasan mengapa Fisher Price menghasilkan banyak uang dengan mainan yang berserakan di ruang tamu Anda yang berbenturan dengan carikan krem ????yang Anda habiskan selama dua hari untuk memutuskan. Anak-anak tertarik pada warna! Warna-warna berani yang cerah. Dengan bunga, ada banyak pilihan seperti krayon Crayola. Selamat bersenang-senang.

Setelah ditanam, mereka akan ooh dan aah sebagai kuncup dengan benang seperti tongkat berwarna merah jambu dan ungu tua yang mengintip dari tangkai hijau. Kemudian Anda dapat mulai menghitung berapa banyak bunga yang bermekaran karena warnanya menonjol di antara kerumunan.

7) Buat mereka kagum dengan tanaman dan bunga yang mekar dengan cepat

Tanam bunga matahari dan saksikan pertumbuhannya. Beberapa varietas bisa sebesar wajah anak kecil. Juga, cari varietas yang tumbuh dengan cepat. Mandevillas akan mendaki satu kaki dalam seminggu. Hibur mereka dengan dahlia, bunga nasional Meksiko. Dahlia tumbuh dari umbi yang tampak lucu, hadir dalam berbagai warna, dan akan tumbuh menjadi tanaman seukuran semak yang membutuhkan dukungan dan mengeluarkan bunga sampai beku.

Ajari anak-anak bahwa jika mereka mencubit kuncup samping, kuncup bunga tengah akan tumbuh besar. Juga, pertimbangkan untuk meminta mereka menyebarkan beberapa biji bunga liar, dan biarkan mereka menghargai keajaiban bunga-bunga halus, seperti bunga lupa-aku-biru dan napas bayi putih kecil. Banyak bunga liar adalah bunga ukuran anak-anak dan melibatkan banyak berbaring tengkurap untuk melihat, jadi tanamlah di sepanjang jalan, atau di tepi taman.

8) Biarkan mereka belajar untuk tidak takut pada alam – bahkan lebah

Ini akan mengajarkan mereka untuk berhati-hati dan memahami bahwa hal-hal yang berbahaya dapat dikelola dan membantu. Bunga diserbuki oleh lebah dan karena statistik menunjukkan penurunannya, kita perlu melindunginya. Setiap orang memiliki tujuan dalam rantai makanan kehidupan.

Biarkan mereka memahami bahwa ada berbagai cara untuk tumbuh.

Beberapa bunga adalah umbi, seperti tulip dan bakung. Beberapa biji seperti zinnias, aster dan bunga liar. Dan beberapa akar seperti semak mawar.. Bunga datang dalam berbagai warna dan ukuran. Tapi semua indah dengan caranya sendiri. Ada yang suka naungan. Ada yang menyukai matahari. Beberapa layu dan tidak mekar tetapi mungkin tahun depan. Ini mengajarkan kesabaran dan ketekunan.

9) Beli tanaman eksotis setiap tahun

Buatlah sesuatu yang belum pernah Anda kembangkan sebelumnya. Mendorong mencoba sesuatu yang baru dan belajar tentang varietas atau bunga baru. Ini juga menjadi proyek keluarga yang dapat Anda bagikan bersama. Atau pilih saja warna khusus tanaman yang sudah dikenal setiap tahun.

10) Setelah bunga tumbuh, jangan berhenti belajar

Duduk di taman dengan bantalan gambar. Mungkin anak Anda bisa seperti Pierre-Joseph Redoute, seniman botani terhebat sepanjang masa. Biarkan penggemar sains Anda melihat seberapa teliti setiap kelopak bunga dan bagaimana ia menciptakan pola yang sempurna. Beri tahu mereka bagaimana bunga berkembang biak dengan cara yang berbeda.

Umbi membuat bohlam kecil di tanah. Sebuah benih tanaman membuat benih di bunga yang jatuh seperti hujan di tanah untuk membuat lebih banyak bunga. Mereka yang memiliki akar, seperti mawar dan peony, dibagi untuk mendapatkan lebih banyak tanaman.

Mungkin Anda juga membeli bunga yang menarik kolibri dan kupu-kupu. Kupu-kupu raja menyukai tanaman milkweed. Dengarkan saja suara-suara yang tertarik dengan usaha anak-anak Anda dan komunitas yang diciptakan.

Kesimpulannya

inilah saatnya berhenti untuk mencium aroma mawar. Serta bunga bakung lembah, eceng gondok, dan alyssum manis. Duduk diam dan dengarkan suara alam serta, suara terpenting dari semuanya. Tawa kecil penemuan.

Datang musim gugur, Anda memiliki kesempatan lain. Menanam bunga bakung dan tulip. Ketika bola lampu membawa lagu terompet mereka, seorang anak belajar kesabaran dan perencanaan yang matang. Bunga selalu menjadi hadiah. Tanam untuk musim gugur dan kemudian dibuka seperti hadiah alam di musim semi.

6 Strategi Membantu Anak Belajar dan Berpikir Secara Berbeda

6 Strategi Membantu Anak Belajar dan Berpikir Secara Berbeda – Guru anak Anda mungkin menggunakan berbagai strategi pengajaran di kelas mereka. Tetapi apakah strategi ini membantu anak-anak yang belajar dan berpikir secara berbeda? Tidak ada satu cara bagi guru untuk menyampaikan instruksi kepada siswa mereka. Namun, beberapa strategi didukung oleh penelitian dan lebih efektif daripada yang lain.

6 Strategi Membantu Anak Belajar dan Berpikir Secara Berbeda

saferouteswa – Pendekatan dan teknik ini dapat bermanfaat bagi semua siswa. Tapi mereka sangat membantu untuk anak-anak yang belajar dan berpikir secara berbeda. Mereka dapat membuat perbedaan besar dalam seberapa baik siswa yang kesulitan menerima dan bekerja dengan informasi. (Beberapa bahkan dapat digunakan sebagai akomodasi formal di IEPs
dan 504plans.)

Melansir understood, Anda mungkin pernah mendengar satu atau lebih strategi ini dari kelas anak Anda atau guru pendidikan khusus. Jika tidak, Anda dapat bertanya kepada guru apakah mereka menggunakan strategi tersebut dan bagaimana Anda dapat menyesuaikannya untuk digunakan di rumah. Berikut adalah enam strategi pengajaran umum. Pelajari lebih lanjut tentang apa itu dan bagaimana mereka dapat membantu anak-anak yang belajar dan berpikir secara berbeda.

Baca juga : 10 Tips Mengajarkan Perkalian Pada Anak Tingkat SD

1. Waktu tunggu

“Waktu tunggu” (atau “waktu berpikir”) adalah jeda tiga hingga tujuh detik setelah seorang guru mengatakan sesuatu atau mengajukan pertanyaan. Alih-alih memanggil siswa pertama yang mengangkat tangan, guru akan berhenti dan menunggu.

Strategi ini dapat membantu dengan masalah berikut:

– Kecepatan pemrosesan lambat: Untuk anak-anak yang memproses dengan lambat , mungkin terasa seolah-olah pertanyaan guru datang dengan kecepatan tinggi. “Waktu tunggu” memungkinkan anak-anak untuk memahami apa yang diminta guru dan memikirkan jawabannya.

– ADHD: Anak-anak dengan ADHD bisa mendapatkan keuntungan dari waktu tunggu untuk alasan yang sama. Mereka memiliki lebih banyak waktu untuk berpikir daripada memanggil jawaban pertama yang muncul di pikiran.

2. Instruksi multisensori

Instruksi multiindrawi adalah cara mengajar yang melibatkan lebih dari satu indera pada satu waktu. Seorang guru mungkin membantu anak-anak mempelajari informasi menggunakan sentuhan, gerakan, penglihatan dan pendengaran.

Cara mengajar ini dapat membantu masalah-masalah ini:

– Disleksia: Banyak program untuk pembaca yang kesulitan menggunakan strategi multisensor . Guru mungkin meminta siswa menggunakan jari mereka untuk mengetuk setiap suara dalam sebuah kata, misalnya. Atau siswa mungkin menggambar kata di udara menggunakan lengan mereka.

– Diskalkulia : Instruksi multisensor juga membantu dalam matematika . Guru sering menggunakan alat praktis seperti balok dan gambar. Alat-alat ini membantu anak-anak untuk “melihat” konsep matematika. Menambahkan 2 + 2 lebih konkret ketika Anda menggabungkan empat blok di depan Anda. Anda mungkin mendengar guru menyebut alat ini sebagai manipulatif .

– Disgrafia: Guru juga menggunakan instruksi multisensori untuk perjuangan tulisan tangan. Misalnya, siswa menggunakan indera peraba ketika mereka menulis di atas kertas yang “bergelombang”.

– ADHD: Instruksi multisensor dapat membantu dengan gejala ADHD yang berbeda. Itu terutama benar jika tekniknya melibatkan gerakan. Mampu bergerak dapat membantu anak-anak membakar energi berlebih. Gerakan juga dapat membantu anak-anak untuk fokus dan menyimpan informasi baru .

3. Pemodelan

Kebanyakan anak tidak belajar hanya dengan diberitahu apa yang harus dilakukan. Guru menggunakan strategi yang disebut “Saya Lakukan, Kami Lakukan, Anda Lakukan” untuk memodelkan keterampilan. Guru akan menunjukkan bagaimana melakukan sesuatu (“Saya melakukan”), seperti bagaimana mengerjakan soal matematika. Selanjutnya, guru akan mengajak anak-anak untuk mengerjakan soal dengan guru (“kita lakukan”). Kemudian, anak-anak akan mencoba soal matematika sendiri (“Anda bisa”).

Strategi ini dapat membantu mengatasi masalah ini:

– Semua perbedaan belajar dan berpikir: Ketika digunakan dengan benar, I Do, We Do, You Do dapat bermanfaat bagi semua pelajar. Itu karena seorang guru dapat memberikan dukungan selama setiap fase. Namun, guru harus tahu dukungan apa yang harus diberikan. Mereka juga perlu tahu kapan siswa memahami konsep dengan cukup baik untuk bekerja sendiri. Anggap saja seperti mengendarai sepeda: Guru perlu tahu kapan harus melepas roda latihan.

4. Penyelenggara grafis

Penyelenggara grafis adalah alat visual. Mereka menunjukkan informasi atau hubungan antara ide-ide. Mereka juga membantu anak-anak mengatur apa yang telah mereka pelajari atau apa yang harus mereka lakukan. Para guru menggunakan alat-alat ini untuk “memegang perancah”, atau memberikan dukungan di sekitar, proses pembelajaran bagi pembelajar yang kesulitan. (Ide yang sama seperti ketika pekerja memasang perancah untuk membantu membangun sebuah bangunan.)

Ada banyak jenis pengatur grafik, seperti diagram Venn dan diagram alir. Mereka dapat sangat membantu dengan masalah ini:

– Diskalkulia: Dalam matematika, pengatur grafik dapat membantu anak-anak memecah masalah matematika menjadi beberapa langkah. Anak-anak juga dapat menggunakannya untuk belajar atau meninjau konsep matematika.

– Disgrafia: Guru sering menggunakan pengatur grafik ketika mereka mengajar menulis. Penyelenggara grafis membantu anak-anak merencanakan ide dan tulisan mereka . Beberapa juga menyediakan garis tulis untuk membantu anak-anak mengatur kata-kata mereka.

– Masalah fungsi eksekutif: Anak-anak dengan keterampilan eksekutif yang lemah dapat menggunakan alat ini untuk mengatur informasi dan merencanakan pekerjaan mereka. Organizer grafis dapat membantu anak-anak menyingkat pikiran mereka menjadi pernyataan singkat. Ini berguna untuk anak-anak yang sering kesulitan menemukan ide terpenting saat membuat catatan.

5. Instruksi satu-satu dan kelompok kecil

Salah satu strategi yang digunakan guru adalah memvariasikan ukuran kelompok tempat mereka mengajar. Beberapa pelajaran diajarkan ke seluruh kelas. Yang lain lebih baik untuk sekelompok kecil siswa atau satu siswa. Belajar dalam grup kecil ataupun satu lawan satu bisa sangat membantu anak- anak dengan perbedaan belajar dan berpikir.

Sebagian anak ditempatkan dalam kelompok kecil karena IEP atau intervensi mereka . Tapi itu tidak selalu terjadi. Guru sering bertemu dengan kelompok kecil atau satu siswa sebagai cara untuk membedakan instruksi. Ini berarti bahwa mereka menyesuaikan pelajaran dengan kebutuhan siswa.

Strategi ini membantu dengan:

– Disleksia: Siswa dengan disleksia sering bertemu dalam pengaturan kelompok kecil untuk membaca. Di kelas umum, guru sering bekerja dengan sekelompok kecil anak-anak pada tingkat membaca yang sama atau untuk fokus pada keterampilan tertentu. Mereka mungkin juga bertemu karena anak-anak memiliki minat yang sama pada sebuah buku.

– Diskalkulia: Untuk anak-anak dengan diskalkulia, guru mengumpulkan satu atau lebih siswa untuk melatih keterampilan yang beberapa siswa (tetapi tidak seluruh kelas) membutuhkan bantuan ekstra.

– Disgrafia: Di banyak ruang kelas, guru mengadakan “konferensi menulis.” Mereka bertemu dengan siswa satu lawan satu untuk membicarakan kemajuan mereka dengan apa yang mereka tulis. Untuk siswa dengan disgrafia, seorang guru dapat menggunakan kesempatan ini untuk memeriksa dan fokus pada keterampilan khusus untuk siswa tersebut.

– ADHD dan masalah fungsi eksekutif: Jenis instruksi ini sering terjadi dalam pengaturan dengan gangguan yang lebih sedikit. Guru juga dapat membantu siswa tetap pada tugas dan mempelajari keterampilan seperti pemantauan diri.

– Kecepatan pemrosesan lambat: Guru dapat menyesuaikan kecepatan pengajaran untuk memberi siswa waktu yang mereka butuhkan untuk menerima dan menanggapi informasi. Dalam kelompok ini,guru bisa fokus pada prioritas pelajaran alhasil anak didik mempunyai waktu buat memahami teori yang sangat penting. Berada dalam pengaturan yang terfokus juga dapat membantu mengurangi kecemasan yang dirasakan siswa dalam pelajaran seluruh kelas.

6. Strategi Desain Universal untuk Pembelajaran (UDL)

UDL adalah jenis pengajaran yang memberikan semua siswa cara yang fleksibel untuk belajar dan berhasil. Strategi UDL memungkinkan anak-anak mengakses materi, terlibat dengan mereka, dan menunjukkan apa yang mereka ketahui dengan cara yang berbeda. Ada banyak contoh bagaimana strategi ini membantu anak – anak yang belajar dan berpikir secara berbeda.

– ADHD: UDL memungkinkan siswa untuk bekerja di lingkungan belajar yang fleksibel. Untuk siswa yang berjuang dengan kurangnya perhatian dan keteralihan , guru mungkin mengizinkan siswa untuk bekerja di tempat yang tenang jauh dari kelas. Atau siswa mungkin ingin memakai earbud atau headphone.

– Masalah fungsi eksekutif: Mengikuti petunjuk mungkin sulit bagi anak-anak dengan masalah fungsi eksekutif. Salah satu strategi UDL adalah memberikan arahan dalam lebih dari satu format. Misalnya, seorang guru mungkin memberikan arahan dengan lantang dan menuliskannya di papan tulis.

– Disleksia: Ketika guru mengikuti prinsip UDL, mereka menyajikan informasi dalam berbagai cara. Misalnya, alih-alih memberi tahu siswa bahwa mereka harus membaca buku, mereka akan diundang untuk mendengarkan buku audio. Ini menghilangkan hambatan bagi siswa yang berjuang dengan membaca.

– Disgrafia: Salah satu strategi UDL adalah memberikan pilihan tugas. Anak-anak dengan disgrafia mungkin kesulitan untuk menunjukkan seberapa banyak yang mereka ketahui tentang sejarah dengan menulis esai. Tapi mereka mungkin bersinar saat menyampaikan presentasi atau memerankan sandiwara sejarah.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang salah satu strategi pengajaran ini, bicarakan dengan guru anak Anda. Tanyakan strategi mana yang mereka gunakan, apakah itu berbasis bukti dan bagaimana Anda dapat menggunakannya di rumah.

10 Tips Mengajarkan Perkalian Pada Anak Tingkat SD

10 Tips Mengajarkan Perkalian Pada Anak Tingkat SD – Penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian adalah operasi matematika dasar yang perlu diketahui siswa sejak mereka berada di tingkat dasar. Sayangnya, sering kali anak mengalami kesulitan ketika harus melakukan transisi dari pengurangan dan penjumlahan ke perkalian dan pembagian.

10 Tips Mengajarkan Perkalian Pada Anak Tingkat SD

saferouteswa – Masalah utama adalah bahwa anak-anak sering mendapatkan waktu yang lebih singkat untuk terlibat dengan perkalian dan pembagian daripada ketika mereka belajar tentang penjumlahan dan pengurangan.

Melansir beneylu, Sementara itu, konsep matematika lain yang membutuhkan perkalian dan pembagian sedang menunggu untuk dikerjakan. Itulah masalah-masalah yang sering terjadi di sekolah. Jadi, tanpa basa-basi lagi, berikut adalah 10 Tips mengajarkan perkalian pada anak tingkat SD:

Baca juga : 5 Tips Mengajar Anak Usia Sekolah Dasar di Rumah

1. Gunakan Hands On Material atau Gambar untuk Memperkenalkan

Tidak semua anak mampu mencerna hal-hal abstrak seperti angka. Jangan menghabiskan energi Anda dengan angka-angka ketika mereka tidak dapat memahami apa yang Anda maksud. Sebelum Anda menghabiskan energi dan waktu Anda dengan kata-kata, biarkan manipulatif dan alat bekerja untuk Anda. Setelah mereka menguasai konsepnya, Anda dapat mulai menggunakan nomor tersebut.

2. Pastikan Untuk Menguasai Konsep Sebelum Menghafal

Anak-anak seringkali harus menguasai bilangan perkalian dengan cepat karena banyak konsep yang perlu mereka ketahui di usia muda. Pasti akan menjadi mimpi buruk ketika anak-anak yang lemah dalam matematika harus segera menguasai bilangan perkalian . Mereka masih belum memiliki gagasan tentang konsepnya sehingga akan sulit bagi mereka untuk beradaptasi dengan gagasan yang berbeda ini.

Untuk menghindari mereka kelelahan, cobalah untuk membuat mereka benar-benar memahami dan menikmati konsep dengan baik. Maksud saya, mereka perlu tahu bahwa ini adalah konsep yang bermakna.

3. Menghafal Setiap Seri dalam Urutan

Menjatuhkan mereka fakta perkalian akan membuat anak-anak kewalahan dan segera kehabisan tenaga. Itu akan sama untuk orang dewasa juga. Oleh karena itu, jangan pernah mencoba untuk menjatuhkan fakta sekaligus.

– Mulai dari perkalian 0 dan 1. Mereka akan senang dan percaya diri menguasai angka-angka tersebut.
– Beri mereka beberapa periode latihan dengan yang pertama.
– Dapatkan perkalian lainnya sekali setiap kali secara bertahap.
– Selalu beri mereka waktu untuk berlatih, baik secara lisan maupun tertulis.

4. Tinjau Seri Sebelumnya Sebelum Memulai Yang Baru

Cobalah untuk mendapatkan anak-anak beberapa tinjauan untuk perkalian sebelumnya secara berurutan dan secara acak – sebelum Anda memperkenalkan mereka untuk perkalian baru. Berikut adalah contoh urutan menghafal berdasarkan materi:

– Berikan konsep Perkalian 2 atau bilangan ganda.
– Lakukan latihan lisan angka ganda secara berurutan (beberapa hari atau bahkan beberapa minggu)
– Lakukan latihan lisan angka ganda secara acak (beberapa hari atau bahkan beberapa minggu)
– Berikan latihan tertulis
– Berikan konsep perkalian 3
– Lakukan latihan lisan perkalian 3 secara berurutan (beberapa hari atau bahkan beberapa minggu)
– Lakukan latihan lisan perkalian 3 secara acak (beberapa hari atau bahkan beberapa minggu)
– Campurkan ulasan dengan perkalian 0, 1, dan 2

Resensi tidak hanya untuk menghafal , tetapi juga untuk melatih refleks dalam menjawab pertanyaan.

5. Perkenalkan Anak pada Keluarga Perkalian dan Pembagian

Penambahan selalu dipasangkan dengan pengurangan dan perkalian harus dipasangkan dengan pembagian dalam konsep. Daripada mempelajari pasangan secara terpisah, lebih praktis untuk mempelajarinya secara bersamaan. Berikut adalah contohnya:

Anak-anak perlu membaca keluarga satu per satu:

2 x 3 = 6
3 x 2 = 6
6: 3 = 2
6: 2 = 3

Kaitkan angka 2, 3, dan 6 dengan istilah:

– Produk
– Faktor
– Hasil bagi
– Pembagi
– Dividen

Kedengarannya sulit, tetapi kita tidak bisa langsung memahami istilahnya. Menggambar mereka di papan tulis dengan gambar atau gambar untuk menunjukkan konsep akan berguna bagi pelajar visual.

6. Gunakan Game untuk Membantu

Sangat bagus jika Anda memiliki koneksi internet untuk digunakan untuk latihan anak-anak. Jika Anda tidak memilikinya, cobalah untuk mendapatkan atau membuat beberapa permainan atau permainan papan yang dapat membantu anak-anak untuk berlatih perkalian. Penggunaan permainan dapat membuat anak lebih terlibat dalam belajar. Pembelajaran yang kering akan terhapus.

– Software Matematika favorit kami adalah Reflex Maths.
– Saya menyusun beberapa Permainan Papan di papan Pinterest saya . Anda dapat memeriksanya dan mencari topik terkait yang Anda miliki.

7. Pasang poster di dinding

Banyak pelajar yang visual. Mereka tertarik untuk melihat hal-hal visual. Untuk pelajar visual, Anda dapat membantu mereka dengan memasang poster atau kartu di dinding. Bisa di ruang makan, kamar tidur, ruang tamu, dan kemanapun anak-anak bisa pergi. Jika di kelas, Anda dapat memasang poster selain waktu ujian.

8. Bawa Lembar Cheat

Lembar Cheat sangat membantu untuk membantu anak-anak berlatih fakta perkalian di mana saja mereka suka. Dapatkan beberapa kertas dan cetak fakta-fakta di atasnya . Saya membuat satu untuk anak saya yang mungkin ingin Anda unduh di blog saya . Anda dapat mengunduh poster perkalian, tabel perkalian, dan kartu flash perkalian.

9. Gunakan Konsep Perkalian dalam Kehidupan Sehari-hari

Ada banyak sekali soal-soal praktis menggunakan perkalian yang bisa Anda gunakan untuk menunjukkan manfaat belajar perkalian . Berikut adalah beberapa kesempatan yang dapat kita gunakan untuk menekankan perkalian dengan anak-anak:

– Beli barang di supermarket atau toko kelontong.
– Kebutuhan distribusi.
– Memesan beberapa makanan.
– Menghitung harga.

Baca juga : 11 Cara Mendorong Anak Anda Aktif Secara Fisik

10. Pelajari Fakta dengan Metode Menulis atau Kinetik

Anda juga bisa menggunakan tulisan untuk membuat variasi hafalan. Beberapa anak juga merupakan pembelajar kinetik. Cobalah untuk menemukan beberapa metode menghafal untuk mengakomodasi kebutuhan mereka. Belajar perkalian adalah investasi jangka panjang dalam pembelajaran anak dan akan digunakan sepanjang hidup mereka.

Oleh karena itu, dibutuhkan banyak kesabaran bagi guru dan orang tua untuk membantu anak menguasai konsep ini dan menjadikan perkalian sebagai refleks dalam setiap kasus matematika. Terakhir, coba gali metodenya dan sesuaikan dengan gaya belajar anak untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat. Berhasil!

Tips Mengajar Anak-Anak Berkebun

Tips Mengajar Anak-Anak Berkebun – Berkebun adalah kegiatan menyenangkan di luar ruangan yang dapat Anda bagikan dengan anak Anda. Lihat tips kami untuk membantu anak Anda belajar tentang berkebun.

Tips Mengajar Anak-Anak Berkebun

saferouteswa – Ahli hortikultura dan penulis taman Inggris Gertrude Jekyll berkata, “Taman adalah guru yang agung. Taman itu mengajarkan kesabaran dan kewaspadaan yang cermat itu mengajarkan industri dan penghematan; di atas semua itu, mengajarkan seluruh kepercayaan.”

Mengajarkan anak-anak untuk berkebun juga mendorong sikap konservasi dan menghormati alam. Mungkin yang paling penting, berkebun dengan anak-anak benar-benar menyenangkan. Anak-anak adalah penjelajah alam yang menemukan kegembiraan dalam kesenangan sederhana menanam benih atau mencari cacing tanah.

Baca Juga :5 Tips Mengajar Anak Usia Sekolah Dasar di Rumah

Berkebun tidak harus mahal, rumit, atau memakan waktu. Hanya dengan beberapa menit per minggu, Anda dapat mengembangkan proyek taman sederhana bersama anak Anda. Berikut adalah beberapa ide untuk Anda mulai:

Tips Mengajari Anak Cara Berkebun

Mulai dari yang kecil . Anda tidak perlu halaman yang luas untuk mengajari anak Anda tentang berkebun. Faktanya, kecil dan sederhana umumnya lebih baik karena anak-anak lebih cenderung mempertahankan minat dan cenderung tidak kewalahan.

Tanam kacang atau bunga matahari dalam cangkir yang ditempatkan di jendela yang cerah. Tanam tanaman tomat dalam pot di teras Anda. Atau tanam kotak jendela dengan rempah-rempah. Gunakan proyek sederhana seperti ini untuk mengajari anak Anda tentang dasar-dasar berkebun, seperti tanah yang sehat, sinar matahari, dan air. Saat anak Anda memperoleh pengalaman dan minat, Anda dapat melanjutkan ke kebun sayur atau bunga kecil.

Pilih tanaman berbunga tinggi. Biarkan anak Anda membantu memutuskan tanaman mana yang akan ditanam, berdasarkan minatnya. Tomat ceri membuat camilan lezat dan biasanya menghasilkan buah lebih awal dari tomat yang lebih besar.

Tanaman daun, seperti bayam serta selada, tumbuh dengan cepat dan dapat dipanen lebih dari satu kali. Lobak, kacang polong, dan wortel dapat ditanam di musim semi untuk panen awal. Bagaimana dengan menanam labu raksasa untuk ukiran atau labu gula cantik untuk pai? Jika anak Anda memiliki satu yen untuk bunga, pertimbangkan tanaman tahunan yang berbunga cepat, seperti snapdragons, marigold, atau petunia.

Gunakan alat yang tepat. Setiap tukang kebun membutuhkan satu set alat dan sarung tangan berkebun berkualitas tinggi, dan anak-anak tidak terkecuali. Berikan ibu jari hijau Anda sekop dan cangkul ukuran anak-anak, bersama dengan sepasang sarung tangan yang tahan lama.

Tanamkan kebiasaan baik. Seperti banyak hal dalam hidup, kesuksesan berkebun banyak berkaitan dengan konsistensi seperti halnya dengan keberuntungan atau keterampilan. Ajari anak Anda untuk menyimpan alat setelah digunakan. Sisihkan 15 hingga 20 menit sekali atau dua kali seminggu untuk merawat taman. Tunjukkan pada anak Anda cara mencabut rumput liar dan menyirami taman. Pengalaman-pengalaman ini menawarkan pelajaran kecil tentang tanggung jawab dan organisasi.

Baca Juga : Anak-anak Yang Makan Lebih Banyak Buah dan Sayuran Memiliki Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Makanlah hasil jerih payahmu. Anak-anak mendapatkan pengalaman langsung dari siklus makanan ketika tanaman yang mereka tanam muncul di meja makan Anda. Mintalah anak Anda membantu di dapur dengan menyiapkan dan memasak makanan yang lezat . Buat pizza Margherita dengan tomat dan basil. Gosok wortel untuk camilan cepat. Iris stroberi untuk sereal sarapan Anda. Lebih baik lagi, undang teman untuk bergabung dalam pesta atau berikan kelebihan sayuran Anda ke bank makanan.

Kunjungi pertanian atau pasar petani. Melalui berkebun di rumah, anak-anak mulai memahami dari mana makanan mereka berasal . Kunjungan ke pertanian atau pasar petani membantu mereka menghubungkan titik-titik lebih jauh dan menumbuhkan pemahaman dan penghargaan untuk bumi dan para petani yang bekerja keras untuk membawakan kita makanan.

Saat Anda merencanakan kegiatan berkebun dengan anak-anak, pertimbangkan musim tanam dan iklim di daerah Anda. Pilih tanaman yang dikenal tumbuh baik di sana. Pikirkan tentang jadwal Anda, termasuk liburan, dan rencanakan dengan tepat.

Jauh lebih baik untuk menumbuhkan taman kecil dengan sukses daripada merencanakan proyek besar yang tidak realistis yang berakhir dengan hasil yang buruk. Kunjungi pembibitan lokal terkemuka atau layanan ekstensi universitas online negara bagian Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang berkebun di daerah Anda.

5 Tips Mengajar Anak Usia Sekolah Dasar di Rumah

5 Tips Mengajar Anak Usia Sekolah Dasar di Rumah – Ketika saya pertama kali mulai mengajar kelas Nursery saya, saya seperti berbicara dengan bahasa yang sama sekali berbeda. Saya pikir anak usia empat tahun secara ajaib bisa membuat diri mereka sibuk menyelesaikan lembar kerja tambahan di meja, dan saya bisa mengajar dari depan kelas seperti guru yang saya ingat dari sekolah.

5 Tips Mengajar Anak Usia Sekolah Dasar di Rumah

saferouteswa – Saya terus-menerus mengajukan pertanyaan yang tidak satupun dari mereka tahu jawabannya dan secara umum membuat diri saya sedikit bodoh. Jelas, semakin tua seorang anak, semakin mereka dapat secara mandiri menyelesaikan tugas-tugas yang ditetapkan oleh guru mereka. Tetapi semua anak, terutama di sekolah dasar, membutuhkan bantuan untuk tetap mengerjakan tugas. Perlu juga diingat seberapa banyak anak-anak dapat belajar melalui pengalaman dan apa yang kita anggap ‘bermain’.

Melansir century, Berikut adalah tip utama saya tentang cara terbaik untuk membantu anak-anak usia sekolah dasar belajar di rumah selama penutupan sekolah.

Baca juga : Mengajarkan Tanggung Jawab Pada Anak Dengan Merawat Hewan Peliharaan

1. Letakkan rutinitas (fleksibel) pada tempatnya

Semakin muda seorang anak, semakin mereka mendapat manfaat dari rutinitas yang berulang dan terstruktur. Minta mereka untuk menggambar atau menulis ‘jadwal’ yang dapat mereka ubah setiap hari sesuai kebutuhan. Di kelas saya, kami memiliki ‘jadwal visual’ di mana siswa saya mengambil gambar dari setiap bagian hari itu setelah selesai. Saya juga akan memasukkan kelas saya di awal hari dalam pilihan tertentu tentang jadwal, misalnya, jika kita akan bernyanyi atau membacakan cerita sebelum makan siang.

Memberi tahu anak kecil apa yang diharapkan membantu mengurangi kecemasan dan mempersiapkan mereka untuk aktivitas apa pun yang mungkin tidak mereka sukai. Jangan khawatir jika tidak sesuai rencana. Bahkan guru terbaik pun harus beradaptasi di menit terakhir. Aku tahu aku pasti melakukannya.

2. Beristirahatlah secara teratur

Setiap orang membutuhkan istirahat, tetapi anak-anak kecil khususnya perlu bergerak. Penelitian menunjukkan bahwa ‘istirahat otak’ yang teratur di mana anak-anak berolahraga membantu mereka belajar lebih baik setelahnya. Istirahat ini dapat membantu fokus, konsentrasi, dan perilaku mereka. Tapi jangan khawatir, olahraga juga bisa dilakukan di dalam ruangan. Jika Anda sendiri tidak ingin melakukan rutinitas olahraga, Joe Wicks melakukan pelajaran olahraga pagi yang menyenangkan secara langsung di YouTube setiap hari.

Situs web seperti GoNoodle memiliki video latihan pendidikan fantastis yang disukai murid saya. Video favorit saya adalah video dengan banyak aktivitas fisik yang juga mengajarkan anak-anak tentang mata pelajaran lain, misalnya, berbagai bagian kerangka atau suku kata dalam kata-kata.

3. Rayakan prestasi anak-anak Anda

Biarkan anak-anak Anda berbagi prestasi mereka. Meskipun penting bahwa anak-anak tidak hanya diberi makan sebagai hadiah untuk belajar, tetap penting bahwa kerja keras mereka dihargai dan dihargai.

Jika mereka telah membuat poster yang sangat menarik, mereka dapat meletakkannya di jendela untuk membagikan karya hebat mereka. Jika mereka baru saja mendapatkan 100% nugget (pelajaran mikro tentang CENTURY), biarkan mereka mengambil foto untuk Anda kirimkan melalui email ke teman mereka. Dorong mereka untuk melakukan obrolan video dengan kerabat untuk menjelaskan apa yang baru saja mereka pelajari atau membacakan cerita yang baru saja mereka selesaikan.

Jika mereka menemukan sesuatu yang rumit, mereka dapat mencoba menelepon teman untuk meminta bantuan. Ketika saya mengajar, saya sering mengirim siswa untuk memamerkan karya mereka kepada anak-anak di kelompok tahun lain. Anak-anak paling aman dalam pembelajaran mereka ketika mereka dapat menjelaskannya kepada orang lain juga. Dan ingat, keterampilan sosial adalah salah satu hal terpenting yang dipelajari anak-anak di sekolah.

4. Gunakan teknologi bersama pendekatan lain

Alat pembelajaran online seperti CENTURY (sekarang gratis untuk sekolah atau keluarga yang terpengaruh) dapat sangat membantu. Ada ribuan sumber belajar di ujung jari anak Anda dan itu berarti Anda tidak perlu khawatir tentang menandai pekerjaan mereka. Namun, teknologi pendidikan bekerja paling baik bila dikombinasikan dengan pena dan kertas kuno yang bagus. Dorong anak-anak Anda untuk mencatat apa pun yang mereka pelajari, lakukan, atau bahkan buat poster tentang berbagai topik untuk dipasang di sekitar kamar mereka.

‘Pengelola pengetahuan’ telah sangat populer di sekolah dasar baru-baru ini karena mereka membantu siswa menyimpan informasi penting tentang subjek yang dapat mereka pelajari kembali kapan saja. Siswa meneliti dan mengatur informasi tentang topik tertentu dengan cara yang terstruktur. Video buatan guru CENTURY dapat menjadi awal yang baik bagi anak-anak yang ingin memulai proyek semacam itu.

5. Tenang!

Jika Anda merasa kesulitan, ketahuilah bahwa guru biasanya juga demikian. Anda mungkin sudah mengajar anak-anak Anda lebih dari yang Anda sadari melalui kegiatan sehari-hari. Berbicara secara teratur membantu perkembangan bahasa mereka dan oleh karena itu keterampilan literasi mereka. Jangan merasa perlu untuk terus-menerus mempertanyakan, karena bahasa pemodelan dapat menjadi salah satu cara paling berharga bagi anak-anak kecil untuk belajar.

Baca juga : 10 Tips Kesehatan Terbaik untuk Anak

Melibatkan mereka dengan memasak makan malam bisa menjadi kesempatan bagus untuk mendiskusikan massa, bagaimana bahan berubah atau rasio. Dan, seperti biasa, berbagi cerita dan membaca bisa menjadi cara yang bagus untuk terhubung dengan anak-anak Anda dan membantu keterampilan literasi mereka. Keterlibatan orang tua adalah salah satu indikator terbaik keberhasilan dalam pendidikan – dengan kepedulian, Anda sudah melakukan pekerjaan yang cukup fantastis.

CENTURY adalah platform pembelajaran rumah online bertenaga AI yang menyesuaikan materi pelajaran dengan kebutuhan setiap anak. Semua kursus CENTURY diselaraskan dengan kurikulum nasional bahasa Inggris, memastikan bahwa pembelajaran di rumah anak Anda melengkapi tugas sekolah mereka. Belajarlah lagi.

Mengajarkan Tanggung Jawab Pada Anak Dengan Merawat Hewan Peliharaan

Mengajarkan Tanggung Jawab Pada Anak Dengan Merawat Hewan Peliharaan – Belajar merawat hewan peliharaan adalah cara yang bagus untuk membuat anak tidak hanya lebih bertanggung jawab, tetapi juga berempati terhadap kebutuhan orang lain.

Mengajarkan Tanggung Jawab Pada Anak Dengan Merawat Hewan Peliharaan

saferouteswa – Hewan peliharaan adalah cara sempurna untuk mengajari anak-anak Anda tentang tanggung jawab. Semua anak suka memiliki hewan peliharaan mereka sendiri, tetapi untuk membuat mereka benar-benar merawat hewan peliharaan itu, memberinya makan, dan membersihkannya setelahnya bisa jadi sulit. Seringkali, hewan peliharaan tidak sesuai usia, yang membuat tugas merawatnya lebih sulit dari yang seharusnya.

Melansir petassure, Langkah penting pertama adalah memilih hewan peliharaan yang sesuai dengan usia anak Anda. Seorang anak kecil, seperti anak berusia 4 tahun pasti tidak akan bisa merawat anjing besar, tetapi akan lebih baik jika memelihara kelinci percobaan atau anak kucing. Seorang anak di bawah usia empat tahun masih mempelajari dasar-dasarnya sendiri, jadi mencoba mengajarinya cara juga merawat hewan peliharaan mungkin terlalu banyak dipelajari untuk seseorang yang begitu muda.

Baca juga : 11 Kegiatan Seru Untuk Mengajari Anak Anda Menulis Huruf dan Angka

Untuk Anak-anak Kecil

Jika Anda sudah memiliki hewan peliharaan keluarga, anak Anda sudah terbiasa dengan semua rutinitas yang berhubungan dengan hewan peliharaan seperti memberinya makan, berjalan-jalan, dan bahkan membersihkannya setelahnya. Langkah selanjutnya adalah menjelaskan kepada anak bahwa salah satu pekerjaan itu sekarang akan menjadi tanggung jawab mereka.

Pastikan Anda memilih sesuatu yang benar-benar dapat dilakukan anak Anda tanpa membahayakan dirinya sendiri atau hewan peliharaannya, dan tanpa kesulitan. Misalnya: Membuat anak kecil membersihkan kotak kotoran kucing cukup berbahaya. Anak-anak yang lebih kecil sering memasukkan jari mereka ke dalam mulut atau mata mereka, jadi ini akan menjadi pekerjaan yang lebih baik untuk anak yang lebih besar. Sebuah contoh yang baik dari tanggung jawab bebas risiko akan memberikan air segar untuk hewan peliharaan keluarga Anda setiap hari.

Satu hal yang perlu diingat ketika mencoba mengajari anak Anda tanggung jawab dengan merawat hewan peliharaan keluarga adalah memastikan Anda tidak membuat anak kewalahan sekaligus. Memberi terlalu banyak tanggung jawab dapat berdampak negatif yang menyebabkan anak membenci hewan peliharaan. Ingatlah untuk membiarkan jumlah tanggung jawab terkait hewan peliharaan tumbuh bersama anak. Sedikit demi sedikit, Anda bisa membiarkan anak Anda memberi makan hewan peliharaan dan mengajaknya berjalan-jalan. Dengan lebih banyak tanggung jawab, anak Anda juga akan merasa lebih berharga dan harga dirinya akan tumbuh.

Memiliki hewan peliharaan adalah cara yang bagus untuk membuat anak tidak hanya lebih bertanggung jawab, tetapi juga berempati terhadap kebutuhan orang lain. Secara alami, anak-anak sebagian besar terfokus, jika tidak secara eksklusif, pada kebutuhan mereka sendiri, sehingga meluangkan waktu untuk merawat hewan peliharaan akan memiliki pengaruh besar pada kepribadian mereka, serta mengajari mereka untuk fokus pada kebutuhan orang lain juga.

Anda dapat meminta, misalnya, agar anak Anda memperhatikan suasana hati hewan peliharaan dan memberi tahu Anda jika hewan peliharaan tampak sedih atau sakit, sehingga Anda berdua dapat membawanya ke dokter hewan. Latihan ini mungkin tampak sederhana, tetapi mengajarkan anak Anda pelajaran yang sangat penting – untuk bersimpati dengan kebutuhan dan perasaan orang lain.

Untuk Anak yang Lebih Besar

Untuk anak yang lebih besar yang menginginkan hewan peliharaan mereka sendiri, sangat penting untuk mendiskusikan tanggung jawabnya sebelum benar-benar mendapatkan hewan peliharaan. Jelaskan kepada anak Anda bahwa hewan peliharaan bukanlah mainan, dan ia harus diberi makan dan dibersihkan setiap hari, sama seperti Anda tidak akan melewatkan merawat mereka pada hari-hari Anda lelah atau terlalu sibuk. Lebih penting lagi, pastikan anak Anda memahami bahwa hewan peliharaan membutuhkan perhatian dan tidak dapat diabaikan hanya karena dia lelah atau dalam suasana hati yang buruk.

Jika anak Anda lebih dari enam tahun, Anda harus mengizinkan mereka untuk memilih hewan peliharaan mereka sendiri, apakah itu anjing, kucing, atau kelinci percobaan. Namun, sebelum perjalanan ke toko hewan peliharaan, akan lebih bijaksana untuk melakukan perjalanan ke perpustakaan atau toko buku setempat untuk mendapatkan buku tentang hewan peliharaan yang dipilih anak Anda.

Mintalah anak Anda untuk membaca buku tersebut dan kemudian bagikan informasi dari buku tersebut kepada Anda. Catat kesediaannya untuk melakukannya, serta seberapa teliti dia memahami informasi dalam buku. Jika dia tidak terlalu memperhatikan isi buku, atau membacanya hanya dalam beberapa saat, kemungkinan ini adalah indikator yang baik tentang seberapa baik dia akan merawat hewan peliharaannya. Ini tidak berarti dia tidak benar-benar menginginkannya, tetapi kegembiraan hewan peliharaan, bersama dengan energi yang diberikan untuk merawatnya, cenderung memudar dengan cukup cepat.

Pastikan anak Anda memahami semua tanggung jawab hewan peliharaan baru yang akan mereka miliki; dan ada lebih banyak tanggung jawab dengan beberapa hewan peliharaan daripada dengan yang lain. Jika anak Anda menginginkan seekor anjing, jelaskan kepadanya bahwa seekor anjing perlu diberi makan dua kali sehari, memiliki air bersih, berjalan-jalan setiap hari dan menerima banyak perhatian agar sehat dan berkembang. Setelah jenis hewan peliharaan dipilih, duduk dan buat daftar semua tanggung jawab yang terlibat dalam perawatan hewan peliharaan Anda dan bicarakan dengan anak-anak Anda tentang tugas apa yang mereka rasa dapat mereka tangani sendiri.

Lebih baik memberi anak tanggung jawab hewan peliharaan harian yang mudah daripada yang sulit yang jarang terjadi. Sekali lagi, selalu ingat untuk memberikan tugas yang sesuai dengan kemampuan anak atau perasaan frustrasi akan mencemari hubungan anak/hewan peliharaan,dan hewan peliharaan keluarga akan segera menjadi sumber frustrasi daripada sumber kegembiraan. Ini membantu untuk menjelaskan kepada anak Anda dengan tepat mengapa tanggung jawab yang Anda berikan kepada mereka penting untuk kesejahteraan hewan peliharaan, bersama dengan konsekuensi untuk hewan peliharaan jika tugas tidak dilakukan dengan benar atau diabaikan sama sekali.

Tugas Sesuai Usia

Balita – Usia 5

– Bantu orang tua memasukkan makanan dan air ke piring hewan peliharaan, meskipun orang tua harus tetap menjadi orang yang aktif memberikan makanan kepada hewan, terutama dalam kasus anjing.
– Bersihkan dan singkirkan piring hewan peliharaan.
– Bantu singkirkan mainan hewan peliharaan dan bantu pembersihan kecil (dibantu orang tua).
– Membantu dengan menyikat dan perawatan.

Usia 5 – 10

– Taruh makanan dan air di piring, masih dengan pengawasan orang tua dengan anjing karena mereka bisa menjadi bersemangat dan menggigit dan menggigit saat makanan terlibat. Semua hewan peliharaan lainnya dapat diberi makan tanpa pengawasan.
– Membantu membersihkan dan memelihara area hewan peliharaan, seperti membersihkan tempat tidur hewan peliharaan atau permadani dari kandang, menyapu area hewan peliharaan, mencuci dan membersihkan piring hewan peliharaan.
– Perawatan dan mungkin mandi, tergantung pada ukuran hewan peliharaan (dibantu orang tua).
– Bantuan dengan olahraga dan berjalan, tergantung pada ukuran hewan peliharaan (dibantu orang tua).
– Membersihkan setelah hewan peliharaan pergi ke kamar mandi, dengan orang tua memastikan anak mencuci tangannya sampai bersih setelahnya.

Usia 10 tahun ke atas

Pada usia ini, semua aspek perawatan hewan peliharaan dapat dilakukan secara bertanggung jawab kecuali Anda memiliki anjing yang sangat besar. Anak Anda harus berhati-hati membersihkan area kamar mandi hewan peliharaan (menyekop kotoran di halaman), yang akan selalu menjadi salah satu tugas tersulit yang harus dilakukan anak.

Dorongan Memperkuat Tanggung Jawab

Ketika Anda pertama kali mendapatkan hewan peliharaan keluarga Anda, pastikan untuk memuji anak Anda setiap kali tugas hewan peliharaan dilakukan tanpa diminta untuk melakukannya, tidak peduli seberapa besar atau seberapa kecil tugas tersebut. Cobalah untuk menghargai anak Anda dengan cara kecil dengan aktivitas hewan peliharaan yang menyenangkan yang membawa perasaan cinta dan hubungan dengan hewan peliharaan.

Bila memungkinkan, yang terbaik adalah memuji dan memberi penghargaan segera setelah tugas selesai untuk penguatan positif yang paling kuat. Trik yang bagus untuk anak-anak yang lebih kecil adalah dengan antusias memuji anak Anda dengan nada suara senang berbicara dengan hewan peliharaan saat anak berada di dalam ruangan. Ini bekerja sangat baik dengan anjing, yang melompat-lompat dengan penuh semangat, membuat anak lebih bahagia.

Seiring berjalannya waktu dan anak Anda terbiasa dengan tanggung jawab merawat hewan peliharaan, Anda dapat mengurangi pujian yang terus menerus, tetapi pastikan untuk mengucapkan selamat dari waktu ke waktu karena telah menjadi pemilik hewan peliharaan yang penuh perhatian dan penuh kasih.

Ketika Tanggung Jawab Mulai Lepas

Peringatan lembut adalah cara terbaik untuk membuat anak-anak di bawah usia 12 tahun berlatih berpikir secara bertanggung jawab. Meskipun Anda mungkin merasa frustrasi, jangan membuat anak-anak merasa bersalah karena tidak konsisten merawat hewan peliharaan keluarga.

Sebagian besar anak masih menyempurnakan seni menjaga rutinitas pribadi mereka sendiri dan memenuhi tanggung jawab, sehingga kritik yang terlalu banyak hanya akan menanamkan perasaan gagal dalam diri mereka atau kemarahan terhadap hewan peliharaan yang tidak bersalah yang tanpa disadari membuat anak menjadi fokus keluhan. Ini tidak sehat untuk anak dan hewan peliharaan dan jarang menyelesaikan masalah.

Jika ada pemberian makan atau pembersihan kandang yang terlewat terus-menerus, duduklah bersama anak Anda dan dengan riang menawarkan untuk membantu mereka mencari tahu apa yang tidak berhasil dan bagaimana hal itu dapat ditangani dengan lebih efisien. Terkadang membuat tanda bersama dan meletakkannya di pintu kamar anak Anda atau tempat lain yang terlihat di sekitar rumah bisa menjadi pengingat yang baik.

Ingat, anak Anda mungkin telah memulai aktivitas baru di sekolah yang membuat mereka lebih sedikit waktu atau ada sesuatu dalam hidup mereka yang bertentangan dengan perawatan hewan peliharaan seperti yang sedang dilakukan. Terkadang yang dibutuhkan hanyalah sedikit penyesuaian dalam jadwal dan waktu untuk membuatnya bekerja. Sabar. Jika perbedaan tidak dapat diselesaikan selama seminggu dan Anda perlu memikul tanggung jawab ekstra untuk itu,bicarakan tentang meminta anak Anda melakukan pekerjaan hewan peliharaan tambahan di akhir pekan ketika ada lebih banyak waktu untuk menanganinya secara efektif.

Baca juga : Cara Melindungi Anak dari Penyakit Musim Hujan

Ringkasan

Ingat, cara terbaik untuk mengajari anak-anak Anda bagaimana menjadi pemilik hewan peliharaan yang bertanggung jawab adalah dengan menunjukkan kepada mereka dengan memberikan contoh yang baik sebagai diri Anda sendiri. Saat Anda mengalami hari yang sibuk, pastikan Anda masih meluangkan waktu untuk mengajak jalan-jalan anjing atau menyikat kucing, menarik perhatian anak Anda pada fakta ini dengan cara yang positif. Dengan kesabaran, ketekunan, dan penguatan positif, anak-anak mulai memahami betapa Anda adalah pemilik yang baik dan akan terdorong untuk mengikutinya.

11 Kegiatan Seru Untuk Mengajari Anak Anda Menulis Huruf dan Angka

11 Kegiatan Seru Untuk Mengajari Anak Anda Menulis Huruf dan Angka – Harapan standar dalam pendidikan adalah bahwa siswa muda belajar bagaimana menulis huruf yang dapat dibaca dan disusun dengan baik.

11 Kegiatan Seru Untuk Mengajari Anak Anda Menulis Huruf dan Angka

saferouteswa – Penelitian menunjukkan bahwa tulisan tangan adalah keterampilan dasar yang dapat memengaruhi membaca, menulis, penggunaan bahasa, dan pemikiran kritis siswa . Ini memiliki peran penting dalam perkembangan otak. Hal ini diperlukan di samping teknologi di kelas dan untuk meningkatkan keberhasilan dalam mata pelajaran akademik lainnya.

Melansir educationandbehavior, Tulisan tangan memberi anak-anak kesempatan untuk membuat model internal untuk sistem simbol yang diperlukan untuk berhasil dalam disiplin akademis (Dinehart 2013). Penelitian juga menunjukkan bahwa anak-anak belajar paling baik dengan terlibat dalam pembelajaran multisensori langsung yang menggabungkan panca indera.

Baca juga : 5 Cara Mudah Mengajari Anak Anda Menggambar

Studi lain, yang dilakukan oleh Kast, Meyer, Vogeli, Gross, dan Jancke (2007) , menemukan bahwa merencanakan berbagai indera selama program menulis membantu siswa dengan dan tanpa disleksia perkembangan untuk meningkatkan keterampilan menulis.

Instruksi multisensor juga dapat membantu anak-anak menjadi lebih banyak berinvestasi di kelas. Hasil penelitian Molenda dan Bhavangri (2009) menyatakan bahwa siswa terlibat secara emosional dalam kegiatan multisensori di dalam kelas.

Penelitian Dukungan Penggunaan Pendekatan Multisensori Saat Mengajar

Berikut adalah sepuluh pendekatan multi-indera/langsung untuk membantu anak-anak mengembangkan keterampilan menulis tangan dan mengatasi masalah seperti huruf/angka yang tidak terbaca, inkonsistensi dalam ukuran huruf/angka, dan pembalikan huruf/angka.

1. Menjiplak

Perankan pada anak Anda sebuah surat dan minta dia untuk memperhatikan bagaimana surat itu terbentuk. Kemudian anak minta Anda untuk mencoba menjiplaknya dari ingatan di atas meja , pintu, jendela, dll. Anda juga dapat melacak huruf di permukaan apa pun dan meminta anak Anda menebak apa itu. Gunakan permukaan besar atau permukaan kecil. Menulis huruf besar atau kecil.

Jika anak Anda benar-benar kesulitan untuk melacak atau menebak huruf, memintalah dia meletakkan tangan di atas tangan Anda saat Anda menelusuri surat itu atau meletakkan tangan Anda di saat Anda mengarahkannya untuk melacak surat itu.

Anda bahkan dapat menjiplak huruf di tangan Anda dan memintanya menebaknya dan memintanya untuk menjiplak sebuah huruf di tangan Anda dan meminta Anda menebaknya. Penelitian menunjukkan bahwa meminta anak-anak untuk mencoba menulis/menggambarkan huruf dari ingatan adalah strategi yang efektif untuk mencoba atau mencoba untuk meningkatkan pembentukan huruf.

2. Minta anak Anda untuk menjiplak huruf/angka dengan memasang panah.

Siswa dapat menjiplak dengan tanda panah pada selembar kertas atau papan penghapus kering. Setelah mereka menguasainya (mungkin memerlukan beberapa sesi), meminta mereka untuk melacak tanpa pantauan.

Penelitian menunjukkan bahwa ketika menggunakan panah adalah strategi yang efektif bekerja dengan anak-anak dalam pembentukan huruf yang benar. Anda juga bisa mendapatkan buku kerja tulisan tangan seperti Banyak dan Banyak Surat Tracing atau buku penghapus kering di mana anak Anda dapat menghapus dan menulis ulang huruf/angka sebanyak yang mereka inginkan.

3. Lihat surat itu lalu tulis di kertas atau papan tulis dari memori.

Jika seorang anak berjuang untuk menjaga agar huruf tetap dalam garis karena masalah dengan kontrol motorik atau kesulitan persepsi, berikan mereka kertas bergaris lebar. Anak kecil juga dapat mengambil manfaat dari pulpen/pensil yang lebih pendek/ukuran anak.

4. Gunakan Metode Basah-Kering-Coba

Metode Basah-Kering-Coba adalah komponen dari Program Tulisan Tangan Tanpa Air Mata, program intervensi tulisan tangan berbasis penelitian.
Bagaimana cara kerja metode Basah-Kering-Coba?

Pertama. orang dewasa menulis surat di papan tulis. Lanjut anak menggunakan spons dan kemudian jari mereka untuk menelusuri surat itu untuk membuat versi basah yang bagus dari surat itu. Kemudian anak itu membiarkan surat itu mengering dan menjiplak surat itu dengan kapur. Tulisan Tangan Tanpa Air Mata bahkan telah keluar dengan aplikasi di mana anak Anda dapat mencoba metode Basah-Kering-Coba di iPad.

5. Bicara tentang pembentukan huruf.

Misalnya, gambarkan seperti apa huruf-“a B memiliki garis lurus dan dua kurva keluar ke kanan, huruf C seperti bulan sabit, huruf E seperti sisir dengan beberapa gigi yang hilang, huruf V dua miring garis yang bertemu di bagian bawah, dll. Jelaskan kepada anak Anda dan mintalah anak Anda menjelaskannya kepada Anda. Bicara tentang pembentukan huruf Anda melihat, menulis, atau menelusuri surat.

6. Menulis surat di tanah liat

Anak Anda dapat menggunakan ujung atau ujung belakang pensil/pena atau alat ukir lainnya. Ini akan memungkinkan mereka merasakan resistensi saat menulis yang berguna untuk merasakan formasi huruf dan membangun kekuatan tangan. Anak Anda dapat melihat saat mereka menulis atau melihat (hanya jika diperlukan) dan mereka mencoba menulis dari ingatan.

7. Memasukkan musik dan gerakan ke dalam pembelajaran

Penelitian menunjukkan bahwa musik meningkatkan pembelajaran dan komponen pembelajaran multisensor sering kali mencakup pembelajaran kinestetik (pembelajaran yang dilakukan oleh siswa yang melakukan aktivitas fisik).

Ingatlah hal-hal berikut ketika bekerja dengan Siswa dalam Menulis:

Pertahankan sesi latihan yang singkat (2 sampai 10 menit untuk anak-anak yang lebih muda atau anak-anak yang mudah frustrasi dan 10 sampai 15 menit untuk anak-anak yang lebih besar atau anak-anak yang dapat bekerja untuk waktu yang lebih lama tanpa frustrasi ), kecuali jika anak tersebut ingin melanjutkan.

Untuk saran tentang cara mendorong anak untuk menyelesaikan tugas atau tugas yang tidak ingin mereka lakukan, baca 3 Cara Menggunakan Timer untuk Mendorong Pekerjaan Rumah dan Penyelesaian Tugas dan Cara Menggunakan Jadwal untuk meningkatkan Perilaku Anak .

Ingatlah untuk selalu tenang saat bekerja dengan anak atau siswa, bahkan jika menurut Anda seharusnya mendapatkan sesuatu yang tidak mereka dapatkan. Jika Anda frustrasi dengan mereka, mereka mungkin mulai merasa cemas, marah, rendah diri, bodoh, dll. Yang akan menyebabkan sesi belajar menjadi kurang produktif.

Ingin tahu apakah strategi yang direkomendasikan dalam artikel ini berhasil?

Minta anak Anda untuk menulis alfabet dan angka 1 – 10. Periksa berapa banyak huruf yang memiliki bentuk, posisi, dan dapat dikenal dengan jelas. Terapkan strategi dalam artikel ini dua hingga lima kali seminggu. Pada akhir periode waktu yang dipilih (misalkan 10 minggu) nilai kembali kemampuan anak Anda untuk menulis 26 huruf alfabet dan angka 1 – 10 dengan benar.

Jika Anda melihat peningkatan, Anda tahu intervensinya berhasil. Penting bagi anak-anak untuk berusaha menguasai satu huruf sebelum pindah ke yang berikutnya. Penguasaan berarti mereka dapat dengan benar menulis surat di selembar kertas dari ingatan.

Informasi Tambahan Tentang Dukungan Menulis untuk Anak Anda

Studi memperkirakan bahwa antara 10 sampai 30 persen anak sekolah dasar berjuang dengan tulisan tangan (Karlsdottir dan Stephansson 2002, seperti dikutip dalam Feder dan Majnemer 2007). Jika Anda khawatir anak Anda mengalami kesulitan dengan tulisan tangan, serta dengan sekolah anak Anda untuk mengetahui apakah mereka memiliki masalah yang sama.

Jika Anda masih tidak yakin, Anda dapat menikmati dengan dokter anak Anda atau meninjau tonggak dan pedoman tulisan tangan seperti yang ada di North Shore Pediatric Therapy yang menunjukkan bahwa usia enam tahun anak-anak biasanya dapat menulis atau menulis nama mereka dan dapat menulis alfabet tanpa menghilangkan huruf.

Ini juga menyatakan bahwa anak-anak diharapkan untuk menulis alfabet dalam huruf besar dan kecil tanpa mengubah bentuk keseluruhan dan juga harus menggunakan huruf kapital dan tanda baca yang tepat untuk menulis kalimat lengkap. Pada usia tujuh tahun, anak-anak diharapkan dapat menulis huruf dalam formasi dan posisi yang benar.

Jika anak Anda mengalami masalah dengan pembentukan huruf, tulisan tangan, atau memperoleh keterampilan akademik lainnya, meskipun telah dijalankan dan dibimbing secara konsisten, beri tahu sekolah dan/atau dokter anak Anda. Mereka dapat merujuk Anda ke profesional yang tepat untuk menentukan apa yang mungkin mengganggu kemajuan anak Anda dan strategi tambahan apa yang mungkin membantu.

Sebuah terapis okupasi dapat menilai postur, pensil grip, persepsi visual, tangan-kekuatan, dll (semua keterampilan penting untuk perkembangan menulis) dan bekerja dengan anak Anda ke daerah-daerah alamat tertentu dari kebutuhan. Terapi okupasi dapat ditemukan di sekolah anak Anda atau komunitas Anda. Hubungi sekolah, daerah, atau penyedia asuransi anak Anda untuk informasi lebih lanjut tentang terapis okupasi.

5 Cara Mudah Mengajari Anak Anda Menggambar

5 Cara Mudah Mengajari Anak Anda Menggambar – Menggambar itu seperti belajar bermain piano, semakin banyak Anda berlatih semakin baik Anda menjadi. Garis, bentuk dan warna seperti not, masing-masing berperan dalam membuat musik di atas kertas atau kanvas.

5 Cara Mudah Mengajari Anak Anda Menggambar

saferouteswa – Sebagai orang tua, Anda tidak harus menjadi musisi atau seniman untuk membantu mendorong, mendukung, dan mengasuh anak Anda dalam seni. Anda hanya perlu mengetahui beberapa catatan untuk membantu mereka memulai.

Melansir sassymamahk, Berikut adalah lima cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu memodelkan dan mengajari anak-anak Anda cara menggambar.

Baca juga : 20 Prilaku Sopan Santun Bisa Anda Ajarkan Pada Anak Anda

1. Mencoret-coret

Mencoret-coret sama dengan mengetuk beberapa tuts pada piano. Siapa pun dapat melakukannya dan dengan membiarkan diri Anda bermain, Anda dapat belajar dari setiap nada dan setiap tanda. Mencoret-coret bisa sesederhana mengulangi garis, bentuk, dan warna untuk membangun pola atau menggambar figur tongkat. Mencoret-coret adalah tindakan melepaskan dan membiarkan tangan Anda bermain di atas kertas.

Baik itu di tatakan di restoran atau di buku sketsa yang dikhususkan untuk mencoret-coret, dorong anak Anda untuk mencorat-coret dan ajari mereka bahwa gambar mereka tidak harus terlihat seperti apa pun. Investasikan pada beberapa spidol, pena, atau pensil baru untuk memberi mereka instrumen untuk dimainkan. Setiap tanda yang dibuat adalah belajar bagaimana menciptakan melalui tindakan bermain. Ingat, Beethoven memainkan banyak nada sebelum dia menulis sebuah simfoni.

2. Gunakan Referensi

Jauh lebih mudah untuk memainkan not-not dari sebuah lagu jika Anda memiliki lembaran musiknya. Hal yang sama berlaku untuk menggambar. Ketika Anda memiliki gambar atau gambar untuk digunakan sebagai referensi, itu memberikan informasi visual untuk membantu menggambar dasar. Mengharapkan anak untuk dapat menggambar sesuatu dan seseorang yang nyata dan representatif (tidak imajiner) seperti meminta mereka untuk belajar piano dengan mendengarkan.

Mereferensikan suatu gambar, gambar atau ilustrasi saat Anda menggambar bukanlah penyalinan; itu berlatih lagu untuk kemudian memutarnya dari memori. Baik itu gambar dari internet atau dari buku “Cara Menggambar” langkah demi langkah, menyediakan referensi dan mendorong anak Anda untuk menggunakannya membantu membangun kepercayaan diri mereka dan mempersiapkan mereka untuk sukses.

3. Gambar Observasi

Gambar observasional adalah menggambar apa yang dilihat mata Anda – menggambar kehidupan, benda mati, rendering. Sangat menantang untuk mencoba membuat ulang gambar realistis berdasarkan kehidupan nyata bahkan untuk seniman yang paling terlatih sekalipun. Melatih mata Anda untuk terhubung dengan tangan Anda hanya terjadi melalui latihan dan kesabaran.

Untuk anak-anak, mulailah dengan meminta mereka berlatih menggambar mainan mereka, tanaman rumah, boneka binatang mereka dan memecah benda-benda menjadi bentuk dan garis yang disederhanakan untuk membantu mereka berlatih terlihat seperti seorang seniman. Sisihkan waktu untuk berlatih menggambar seperti yang Anda lakukan dengan latihan piano. Berikut adalah video tutorial kecil dan mudah diikutimemperkenalkan gambar observasional kepada anak-anak dengan menggunakan potongan buah sebagai subjeknya. Cara yang menyenangkan untuk berlatih menggambar observasional serta kesempatan untuk menikmati makanan ringan sebelum pelajaran piano itu!

4. Gambar Imajinatif

Gambar imajinatif adalah menggambar apa yang dilihat oleh pikiran Anda. Inilah yang sering dilakukan anak-anak secara otomatis. Anak kecil sering kali menghasilkan gambar yang menceritakan lebih besar dari kisah hidup, tetapi ketika mereka sedikit lebih tua, mereka menjadi lebih sadar akan apa yang dapat mereka hasilkan karena masyarakat sering menilai kemampuan seni pada kemampuan menggambar secara realistis.

Gambar imajinatif meningkat ketika Anda memiliki lebih banyak perpustakaan visual untuk diambil setelah berlatih menggambar observasional. Seperti melihat objek atau referensi, gambar dalam pikiran Anda adalah apa yang Anda coba sajikan, oleh karena itu semakin mudah Anda merender gambar, semakin mudah Anda menggambar dari imajinasi Anda. Seorang musisi jazz perlu mengetahui nada-nadanya sebelum mereka dapat bereksperimen dengannya. Seperti Menggambar Observasi, sisihkan waktu untuk melatih anak Anda menggambar apa yang mata dan pikirannya. Berikut adalah daftar 100 petunjuk menggambar imajinatif konyol untuk membantu Anda memulai.

5. Buat Tanda Saja

Salah satu cara untuk mengajar anak-anak menggambar adalah dengan memulainya! Pesan dalam buku anak-anak karya Peter Reynolds, ‘ The Dot ‘, adalah jika Anda tidak tahu apa yang harus digambar, buatlah tanda dan lihat ke mana ia akan membawa Anda. Satu titik, garis bergoyang, atau percikan cat dapat membantu memecah keheningan halaman, kertas, atau kanvas.

Terlalu banyak kebebasan dapat membuat Anda kewalahan sehingga titik referensi seperti tanda dapat membantu memberikan konteks sehingga lebih mudah untuk berpikir kreatif dalam parameter yang disediakan. Apa yang bisa menjadi coretan ini? Bisakah saya mengubah noda ini menjadi binatang? Berikut adalah sedikit pelajaran yang didasarkan pada The Dot serta buku Barney Saltzberg, Beautiful Ups untuk menunjukkan bagaimana Anda dan anak Anda dapat mengubah oops, titik, coretan, dan cipratan menjadi karya seni.

Masyarakat tidak mengharapkan anak-anak tahu cara bermain piano tanpa pelajaran, guru atau jam latihan. Menggambar seharusnya tidak berbeda. Banyak orang dewasa tahu cara memainkan satu atau dua lagu di piano sama seperti mereka dapat menggambar seekor anjing kartun dengan sangat baik. Untuk dapat menggunakan garis, bentuk dan warna untuk membuat pola, mewakili kehidupan atau menggambar impian Anda membutuhkan waktu dan komitmen.

Baca juga : 5 Hal yang Perlu Orangtua Lakukan untuk Kesehatan Anak di Masa Depan

Dibutuhkan mempelajari not dan melatih tangga nada, menampilkan pelajaran dan memandang menggambar sebagai mata pelajaran yang harus dipelajari dan diasah. Mengajari anak-anak Anda cara menggambar berarti menjelaskan dan menunjukkan kepada mereka bahwa latihan memberi Anda kepercayaan diri dan kepercayaan diri memberdayakan Anda. Setelah Anda mengajari mereka itu, Anda telah memberi mereka semua nada dalam skala dan semua warna dalam pelangi.